Pemerintahan Uni Soviet

Pemerintahan Uni Soviet – Sistem politik Soviet dikendalikan oleh Partai Komunis. Tidak ada partai politik lain di Uni Soviet karena, menurut ideologi komunis, tidak lagi diperlukan partai lain di saat tidak terdapat kelompok-kelompok yang bertikai dalam masyarakat tidak seorang pun yang mengeksploitasi dan dieksploitasi.

Partai Komunis mengklaim menyuarakan pendapat setiap’orang. Partai membuat keputusan di setiap bidang kehidupan-termasuk hal-hal seperti berapa banyak peluru kendali yang harus dihasilkan, siapakah yang boleh bepergian ke luar negeri, novel apakah yang dijadikan daftar bacaan di sekolah, masalah elektronik, minyak, budaya, dan pendidikan yang masing-masing memiliki kementerian sendiri-sendiri.

Dewan Menteri bertanggung jawab terhadap Soviet Tertinggi, badan pembuat undang-undang negara.

Kiev, ibu kota Rusia lama

Kunjungi Rusia di google map

Dalam praktiknya, anggota Soviet Tertinggi ini hanya memiliki kekuasaan sedikit badan ini hanya bertemu 2 kali setahun selama beberapa hari untuk meratifikasi undang-undang yang telah dipersiapkan. Masing-masing dari ke-15 republik di Uni Soviet juga memiliki dewan menteri di Soviet Tertinggi ini dan terdapat juga soviet di tingkat propinsi, distrik, dan kota.

Salah satu cara Partai di dalam mengendalikan pemerintah adalah dengan menjamin bahwa hanya orang-orang yang didukung Partai sajalah yang dapat dipilih sebagai wakil. Partai mengawasi penunjukan para calon.

Karena hanya terdapat satu partai, maka hanya terdapat satu calon untuk setiap posisi yang dapat dipilih atau diterima oleh para pemberi suara. Para penguasa dapat mengajar bagaimana rakyat seharusnya memilih, karena satu-satunya alasan untuk masuk ke dalam bilik pemilihan yang tertutup tabir ini hanyalah kalau ia memilih ”tidak” dengan memberi tanda silang pada kartu suara nama calon.

Kalau ia ”setuju” memilih calon itu, seorang pemberi suara cukup memasukkan kembali kartu suaranya tanpa tersentuh ke dalam kotak suara di hadapan setiap orang yang hadir. Namun, jarang terjadi bahwa seorang calon itu tidak terpilih.

Tidak terdapat jalan untuk mengeluarkan Partai Komunis dari pemungutan suara karena Partai sendiri tidak ikut dalam pemilihan oleh rakyat. Namun, di dalam Partai sendiri selalu terjadi pertarungan politik antara orang-orang yang berusaha menguasai Partai ini atau posisi-posisi penting Partai.

Secara teori, Badan Partai Tertinggi adalah Kongres Uni yang beranggotakan 5.000 utusan yang bersidang hanya sekitar 5 tahun sekali. Badan ini memilih Komite Sentral yang beranggotakan sekitar 240 orang yang biasanya bersidang dua kali setahun.

Menurut undang-undang resmi Partai, Komite Sentral lalu memilih anggota Politbiro yang berjumlah 10-15 orang yang merupakan para pemimpin Partai dan pemerintahan yang paling penting. Sekretaris Jenderal, pejabat Partai yang paling berkuasa, mengepalai Sekretariat serta mengawasi berbagai kegiatan Partai sehari-hari.

Politbiro merupakan badan tertinggi dalam suatu struktur yang menyerupai piramid, sebagai dasarnya adalah sel-sel partai yang jumlahnya ratusan ribu. Terdapat satu sel partai di setiap lahan pertanian, pabrik, kementerian, dan berbagai institusi lain dalam masyarakat Soviet. Para anggota Partai di dalam sel partai ini memastikan bahwa institusi merekalah yang melaksanakan berbagai keputusan partai.

Menjadi anggota Partai berarti menjalani keterikatan seumur hidup dan tidak setiap orang dapat menjadi anggotanya. Orang harus terlebih dahulu mendapat rekomendasi berdasarkan prestasi kerjanya di dalam berbagai kegiatan dan organisasi yang disponsori oleh Partai. Dia merupakan orang yang aktif di Pionir atau Komsomol.

Para anggota partai diharapkan menerima, tanpa bertanya, setiap keputusan pemimpin tertinggi. Namun, sebelum keputusan ini diambil, diadakan beberapa pembicaraan terlebih dahulu di dalam Partai.

Di setiap kelompok profesi-baik di bidang kesusastraan, ilmu pengetahuan, manajemen, industri maupun militer-terdapat anggota Partai yang berbicara atas nama partai.

Seorang perencana kota mungkin mengimbau untuk disediakan lebih banyak dana bagi perumahan. Seorang militer mungkin akan mengatakan senjata manakah yang seharusnya mendapatkan prioritas tertinggi.

Seorang penulis mungkin akan menyatakan bahwa kebijakan Partai terhadap seni tidak sejalan dengan kepentingan rakyat Soviet. Para pemimpin tertinggi tidak seharusnya menerima begitu saja setiap rekomendasi.

Namun, mereka mendengarkan setiap pendapat para ahli karena masyarakat Soviet telah menjadi begitu kompleks dibandingkan dengan masyarakat di masa Stalin.

Artikel Terkait