Glasiasi Amerika Utara

Glasiasi Amerika Utara – Glasiasi banyak menyederhanakan lahan Amerika Serikat, terutama di sebelah utara titik temu Sungai Ohio, Mississippi, dan Missouri. Karena banyaknya bagian benua ini yang terletak di bagian utara yang tinggi, maka terdapat timbunan salju dan es yang luas selama Zaman Es Besar.

Labrador, yang masih merupakan salah satu di antara bagian paling bersalju di Amerika Utara, Pegunungan Rocky, dan Barisan Pasifik juga tertutup es demikian tebalnya sehingga lambat-laun terbentuk lapisan es yang besar sekali.

Lidah es, yang bergerak ke timur dan tenggara ke Atlantik dan melintasi Pegunungan Appalachia bagian utara, membantu menggerogoti dan memperdalam dasar dari apa yang sekarang adalah Danau-Danau Besar.

Cuping es yang bergerak ke barat mendesak ke bawah depresi Danau Winnipeg Sungai Merah dan memperdalam cekung yang sekarang diisi oleh Danau Athabasca, Budak Besar, dan Beruang Besar.

Glasiasi Amerika Utara

Kunjungi Peta Amerika Utara atau di google map

Arus es menurun dari Pegunungan Rocky saling bertemu dalam bentuk kipas raksasa melintasi prairi sebelah barat Kanada dan Dataran Besar Kanada dan Amerika Serikat, sedangkan gletser lain, yang merembeti Pegunungan Pantai, memotong fiordfiord dalam Alaska, Kolumbia Inggris, dan selat Puget di negara bagian Washington.

Ketika es bagian terdepan itu terhenti, gugus batu besar, kerikil, dan pasir mengendap, dan terbentuklah banyak morain terminus besar yang panjangnya beberapa-puluh kilometer dan tingginya beberapa puluh meter, yang sekarang membercaki Tanah Rendah Tengah.

Mungkin hasil mencolok dari Zaman Es adalah banyaknya danau besar yang ditinggalkannya. Sewaktu melaju, es tersebut menggusur batuan lunak jajaran sungai sehingga membentuk cekung. Ketika es tak bergerak lagi, es ini menjebak air di dalam cekungini, terutama di tempat es menyumbat pintu keluar ke laut.

Danau berpermukaan es terbentuk. Pada kasus-kasus lainnya cekung itu terisi gugus raksasa es ”mati” yang setelah mencair, menjadi danau di situ. Paras danau ini pada semua kasus telah merosot.

Oleh karenanya, gugus es itu telah meninggalkan serangkaian pesisir tua yang terangkat yang ternyata sangat bermanfaat bagi manusia dalam membangun jaringan jalan dan jalur kereta api, dalam menciptakan kota, dan dalam usaha tani buah-buahan dan usaha tani tanaman perdagangan.

Sungai St. Lawrence merupakan pintu pembuangan utama DanauDanau Besar. Akan tetapi, ketika es masih menutupi St. Lawrence, DanauDanau Besar membuat saluran luapan ke Sungai Mississippi, Ohio, Susquehanna, dan Hudson sehingga menemukan pintu pembuangan untuk air yang meninggi itu.

Saluran tersebut diisi lagi oleh upaya kerekayasaan manusia di zaman terusan pada awal abad ke-19. Beberapa di antara terusan ini masih dipakai-misalnya terusan Sungai Richelieu (yaitu St. Ours dan Chambly) di Kanada dan Terusan Erie serta Terusan Illinois dan Michigan di Amerika.

Artikel Terkait