Iklim Amerika Utara

Iklim Amerika Utara – Iklim yang bertanggungjawab atas glasiasi itu, sangat besar pengaruhnya dalam berbagai segi lainnya di Amerika Utara. Perubahan iklim mendominasi kurun waktu penemuan dan permukiman pertama di Amerika Utara.

Selama zaman Es terdapat kurun waktu hangat, yang disebut interglasial, yaitu ketika es mencair kembali. Bahkan selama berlangsungnya gerak maju utama terdapat kurun waktu hangat singkat, yang disebut interstadial.

Empat gerak maju es besar, yang dikenal sebagai gerak maju Nebraska, Kansas, Illinois, dan Wisconsin, dipisahkan oleh tiga kurun waktu interglasial yang panjang.

Glasiasi Wisconsin diseling oleh beberapa interstadial, selama waktu itu manusia menggunakan kesempatan untuk menyeberang dari Siberia ke Alaska dan kemudian bergerak ke selatan memasuki benua yang masih kosong itu. Diperkirakan bahwa perjalanan tersebut dilakukan 30.000 tahun silam.

Gerakan maju baru Wisconsin mempercepat perpindahan mereka ke selatan dan menghadang imigrasi baru. Setelah sebagian besar es Wisconsin lenyap, selama beberapa ratus tahun berlangsunglah cuaca dingin, basah, dan berbadai yang nyaris tak tertahankan.

Kemudian cuaca menjadi jauh lebih hangat-pada kenyataannya, lebih hangat daripada cuaca masa kini. ”Titik optimum iklim” tercapai. Hal ini berarti bahwa kondisi ideal bagi manusia telah tercipta.

Kurun waktu ini lebih dari 4.000 tahun silam-menyaksikan terjadinya kemajuan nyata dalam bidang teknologi sehingga manusia menjadi kurang primitif. Di Meksiko, manusia belajar membudidayakan jagung dan labu dan menjadi tukang kebun, penghuni kota, penghuni desa, pemburu, dan penghuni tenda. Mereka telah mengambil langkah pertama ke arah peradaban.

Akhirnya, iklim Amerika Utara yang kita kenal sekarang ini mulai berkembang meskipun masih terdapat berbagai keanekaragaman. Zaman Es Kecil, salah satu di antara keanekaragaman tersebut, mungkin telah ikut berperan, melalui cuaca dingin dan badainya, dalam menyirnakan permukiman Viking di Tanah Hijau.

Iklim Amerika Utara

Kunjungi Peta Amerika Utara atau di google map

Dalam dekade-dekade pertama abad ke-19 cuaca sejuk dan berbadai, sedangkan dalam dekade-dekade terakhir abad itu cuaca kering dan hangat. Suatu kurun waktu hangat yang panjang berlangsung sampai pertengahan abad ke-20, ketika gletser-gletser di Pegunungan Pantai menyurut.

Amerika Utara sekarang ini tampaknya berada dalam kurun waktu stabil. Meskipun hanya terjadi beberapa perubahan iklim kecil pada abad-abad terakhir ini, perubahan itu sangat penting artinya bagi penjinakan lahan semi gersang, seperti Dataran Besar Amerika Serikat (yang mudah dihantam kekeringan) atau daerah subarktik Kanada (yang cepat menjadi beku).

Iklim Amerika Utara dikuasai oleh empat gugus angin, yaitu Angin Kutub, Angin Tropis, Angin Kutub Pasifik, dan Angin Tropis Atlantik. Cuaca sehari-hari di benua terjadi karena perbauran di antara berbagai massa udara ini.

Gugus angin Kutub Benua adalah yang terbesar dan paling berpengaruh. Gugus ini bersarang di kepulauan Kanada dan daerah Teluk Hudson. Menjelang akhir Oktober daratan dan perairan sebelah utara berselimut es. Angin yang bergerak di atas es ini membentuk kubah cuaca dingin raksasa, yang menciptakan suatu titik pusat tekanan tinggi yang besar.

Menjelang November angin kutub itu telah menyebar ke atas wilayah Prairi dan distabilkan di tepian Danau-Danau Besar. Terjadi gerak maju yang cepat sekali di atas Pegunungan Appalachia sampai Inggris Baru dan New York di bulan Desember. Gerak maju ini dibarengi suatu gerak maju ke sungai Ohio dan Mississippi dan melintasi Dataran Besar.

Pada akhir Januari angin Kutub Benua mereda lagi sesampainya di Pegunungan Ozark. Angin yang terkadang disebut ”angin utara” ini mendorong angin dingin ke Florida dan Louisiana di selatan dan melintasi pegunungan ke Kolumbia Inggris dan Kalifornia di barat. Pada akhir Februari angin itu mulai menciut dan menjelang Juni angin itu kembali lagi ke cekung Teluk Hudson.

Musim dingin juga ditandai dengan angin Kutub Pasifik yang semakin kuat. Hal ini ada kaitannya dengan sistem tekanan rendah Pegunungan Aleutia. Perairan Pasifik Utara, yang dihangatkan oleh arus Kuroshio, jauh lebih hangat daripada daratan. Angin cenderung menjadi hangat dan meninggi di daerah ini sehingga lebih banyak udara yang tersedot.

Sebagai akibatnya, terbentuklah suatu pusaran angin, yang merembet ke Alaska, Kolumbia Inggris, Baratlaut Pasifik, dan Kalifornia sebelah utara.” Sistem tekanan rendah serupa terletak di atas Islandia dan menyedot udara. Sebagian dari angin ini, disebut angin Kutub Atlantik, melintasi Labrador, Propinsi Atlantik Kanada, dan Inggris Baru.

Angin Tropis Benua muncul di musim panas di atas Wilayah Baratdaya Amerika, Angin tropis kering terbentuk di cekung Meksiko, di Kalifornia Selatan, dan di Cekung Besar. Angin ini diperkuat oleh suatu perluasan sabuk tekanan tinggi tropis di Pasifik sebelah timur.

Angin bertiup di sekitar pinggiran barat sabuk ini dari pedalaman benua ke laut sehingga pengaruh Samudra Pasifik terhadap cuaca ditiadakan sama sekali di atas sebagian besar Wilayah Barat. Angin kering dan panas juga bertiup melewati celah-celah Pegunungan Rocky ke Dataran Besar.

Gugus angin Tropis Atlantik juga paling kuat di musim panas. Angin ini meluas ke arah barat dari sabuk tekanan tinggi antara Kepulauan Azora dan Bermuda sampai, pada awal musim semi, angin ini menyerang dataran pesisir Atlantik dan Teluk.

Pada awal musim panas angin ini menyusup di celah antara Pegunungan Appalachia dan Ozark. Dengan memanfaatkan Lembah Mississippi, angin ini bergerak cepat melintasi Dataran Tengah ke Danau-Danau Besar. Di sini angin pecah menjadi dua. Yang satu menebar ke hulu Sungai Ohio dan ke hilir ke Danau-Danau Besar dengan memanfaatkan celah Mohawk-Hudson menyeberang ke New York dan Inggris Baru.

Yang satunya lagi menyusup jauh ke baratlaut di hilir Sungai Merah, melintasi Prairi Kanada, dan turun ke Cekung Mackenzie. Segera setelah angin ini menembus celah Mississippi hilir, tidak ada lagi yang menghalanginya menelusuri hampir seluruh Dataran Rendah Pedalaman benua.

Secara keseluruhan, Amerika Utara memiliki iklim yang sangat berpengaruh, dengan berbagai perubahan musiman yang kuat, dan dengan perubahan harian yang mencolok dalam setiap musim. Perubahan itu terjadi waktu angin itu membengkak atau menciut dan pada saat zone-zone yang berlawanan muncul.

Terjadi hempasan besar cuaca berbadai ketika hari-hari cerah dan mendung, panas dan dingin, lembap dan kering saling bergantian dengan cepat. Pada kenyataannya tidak ada benua lain, kecuali Eropa, yang mempunyai kondisi yang demikian berpengaruh dan menjengkelkan.

Sudah barang tentu ada pula tantangan, yaitu kebekuan di timurlaut, sarang angin Kutub Benua, dan kekeringan di tenggara, tempat bersarangnya angin Tropis Benua.

Sebenarnya tantangan utama bukannya menghadang di daerah yang terus-menerus dicekam kebekuan atau terserang kekeringan setiap tahun, melainkan di zonezone antara, terutama Wilayah Prairi bagian utara dan Sabuk Tanah-Liat Besar Ontario dan Quebec. Daerah ini diserang kebekuan

Dataran Besar dan Wilayah Prairi bagian selatan dihantam kekeringan. Tantangan ini telah terjawab melalui ”usaha tani dingin” dan ”usaha tani kering”, yakni metode usaha tani ilmiah yang ternyata sangat efektif dan melalui pembiakan aneka tanaman yang tahan terhadap kebekuan dan kekeringan. Perkembangan ini telah membantu menempatkan metode usaha tani Amerika Utara menjadi yang paling efisien di dunia.

Artikel Terkait