X

Pakaian Adat Riau Lengkap

Pakaian adat RiauRiau merupakan sebuah provinsi di Indonesia yang terletak di Pulau Sumatera. Provinsi ini memiliki beraneka ragam adat budaya, sebagai contoh pakaian tradisional mulai yang dikenakan pada aktivitas sehari-hari sampai acara resmi.

Masyarakat Riau berpegang teguh pada ajaran Islam, hal ini mempengaruhi ciri khas pakaian adat Riau masyarakatnya. Agar lebih jelas di sini akan kami lampirkan 4 jenis pakaian tradisional provinsi tersebut berdasarkan penggunaannya, yaitu: pakaian yang digunakan sehari-hari mulai dari anak-anak sampai orang dewasa, pakaian resmi, pakaian upacara adat, dan pakaian upacara perkawinan.

Pakaian sehari-hari

Dalam aktivitas sehari-hari masyarakat Riau memiliki pakaian tradisional sendiri, namun pakaian keseharian di sini bisa dikatakan sederhana, tidak banyak aksesoris yang disematkan. Berdasarkan usianya, pakaian adat Riau dibagi menjadi 3, yaitu: pakaian untuk anak-anak, untuk dewasa, dan orang tua.

Pakaian anak-anak

Anak-anak Riau memiliki pakaian adat yang terkesan sederhana namun lucu, tak banyak sematan pada baju maupun celana. Warnanya mayoritas ngejreng, menggunakan penutup kepala baik dan kain sarung. Selengkapnya silahkan perhatikan pada gambar pakaian anak Riau di bawah ini.

Pakaian Dewasa

Seorang pria dewasa mengenakan pakaian adat yang bernama baju kurung cekak musang, yang biasanya dikenakan untuk melengkapi kain sarung dan kopiah. Sedangkan untuk wanita dewasa terdapat tiga macam baju, yaitu: Baju Kurung Laboh, Baju Kebaya Pendek, dan Baju Kurung Tulang Belut. Biasanya baju-baju tersebut dikenakan bersama dengan selendang penutup kepala saat mereka beraktivitas di ladang..

Pakaian Orang Tua

Pria yang sudah mendekati usia tua atau tua di Riau mengenakan pakaian adat Baju Kurung Cekak Musang atau Baju Kurung Teluk Belanga. Pakaian ini berbahan dasar kain lejo/kain katun. Sedangkan para wanitanya mengenakan Baju Kebaya Pendek, Baju Kurung Teluk Belanga, dan Kebaya Laboh yang kerudung selendang sebagai pelengkapnya.

Pakaian Adat Riau Untuk acara resmi

Pada zaman kerajaan, pakaian resmi penduduk Riau ini dikenakan hanya pada acara resmi pertemuan yang diadakan oleh raja. Pakaian adat resmi pria disebut Baju Kurung Cekak Musang. Pakaian ini terbuat dari kain berkualitas tinggi, sutra, atau kain satin, dengan perlengkapan kopiah dan kain samping yang mayoritas terbuat dari kain songket dan tenun.

Sedangkan pakaian adat resmi wanita Riau disebut Kebaya Laboh dan Baju Kurung Cekak Musang. Pakaian ini juga terbuat dari kain pilihan, seperti Tenun Trengganu, Tenun Indragiri, dan Tenun Siak.

Pakaian Tradisional Riau untuk upacara adat

Ketika masyarakat Riau mengadakan upacara adat mereka mengenakan pakaian adat, para pria mengenakan Baju Kurung Cekak Musang, dan untuk wanita mengenakan Baju Kebaya Laboh Cekak Musang dan Baju Kurung Tulang Belut. Pakaian tersebut terbuat dari kain sutra.

Pakaian seperti ini biasa digunakan untuk acara-acara penting, misalnya: upacara penobatan raja, upacara pelantikan, upacara penerimaan anugerah, upacara penyambutan tamu, dan acara penting lainnya.

Wanita Riau yang mengenakan baju adat tersebut pada rambutnya dihiasi dengan sanggul joget, berwujud sanggul lipat pandan dengan hiasan bunga goyang pada bagian atasnya, jurai panjang disebelah kanan, dan jurai pendek di sebelah kiri.

Berdasarkan warnanya terdapat 2 jenis baju kebaya adat Riau, warna hitam dan kuning. Baju kebaya warna hitam dikenakan untuk upacara penobatan raja, pembesar, menteri, atau datuk. Sedangkan untuk kebaya berwarna kuning dipakai untuk upacara penerimaan tamu agung atau upacara penerimaan anugerah.

Pakaian Tradisional Riau saat perkawinan

Pada saat diadakan upacara perkawinan di Riau, pengantin pria mengenakan Baju Kurung Cekak Musang (Baju Kurung Teluk Belanga) yang dilengkapi dengan kain sarung yang warna dan motifnya disesuaikan dengan baju kurungnya.

Tidak itu saja, pakaian pengantin pria disematkan berbagai ornamen, mahkota, sepatu runcing, rantai panjang di leher, sebai berwarna kuning di bahu bagian kiri, canggai di kelingking, dan keris berkepala burung serindit diselipkan di bagian pinggang kiri.

Sedangkan pengantin perempuan, mengenakan pakaian yang tidak tentu, hal ini tergantung dari waktu diadakan upacaranya. Berikut perbedaannya:

  • Upacara malam berinai, mereka mengenakan baju kurung teluk belanga.
  • Upacara berandam, mereka mengenakan baju kurung kebaya pendek.
  • Upacara akad nikah mereka mengenakan baju kurung teluk.
  • Upacara bersanding mereka mengenakan kebaya laboh.

Demikian 4 Macam Pakaian Adat Riau Lengkap Gambar dan Penjelasannya, semoga menjadi informasi budaya Indonesia khususnya pakaian tradisional.

Referensi lainnya dapat anda baca di sini

Categories: Baju Adat
Tags: Riau