Negara Bagian Pegunungan Amerika Serikat

Negara Bagian Pegunungan Amerika Serikat – Di antara semua wilayah geografi utama dunia, hanya Afrika khatulistiwa di dekat mata air Sungai Nil yang sama terlambatnya masuk ke dalam peta dengan wilayah Amerika Utara yang sekarang terbagi atas enam Negara Bagian Pegunungan. Wilayah ini mencakup Kolorado, Idaho, Montana, Nevada, Utah dan Wyoming.

Meskipun bangsa Spanyol telah menyusuri pesisir Kalifornia 50 tahun sesudah pelayaran Columbus ke Dunia Baru, tetapi wilayah yang luar biasa luasnya di antara belokan ke utara Sungai Missouri dan lembah tengah Kalifornia ini tetap merupakan teka-teki selama tiga abad lagi.

Begitu selubung ketidaktahuan itu mulai tersingkap pada abad ke19, pengetahuan mengenai Barat Jauh Amerika merembet seperti cahaya matahari setelah fajar menyingsing. Sebelum berakhirnya abad itu, wilayah yang mahaluas ini telah dijelajahi dengan cermat dan telah pula masuk dalam laporan serta banyak permukiman tetap telah dimulai.

Nama-nama ciri alam monumentalnya seperti Danau Garam Besar (Great Salt Lake), Taman Yellowstone. Puncak Pikes. Lembah Monumen, Teton Anggun (Grand Teton), Taman Dewa-Dewa telah menjadi terkenal di seluruh dunia.

Berbagai perbedaan mencolok antara padang-padang pegunungan bergletser yang sejuk dan bukit bukit pasir yang panas menyengat, antara danaudanau alpina yang membiru dan endapan lava yang menghitam, antara sungai-sungai yang mengalir deras dan gurun-gurun pasir luas yang membara, dan antara barisan pegunungan yang membentang dari timur ke barat dan kisaran-kisaran di dekatnya yang membujur dari utara ke selatan itu telah sangat mempersulit pemecahan misteri Pegunungan Rocky.

Perbedaan-perbedaan mencolok inilah yang membuahkan ketakjuban terhadap jantung Pegunungan Rocky sehingga menggugah dan menggelitik perhatian dunia. Daya pikat lahan yang menakjubkan di wilayah ini diperbesar lagi oleh ditemukannya berbagai barang tambang yang berharga, terutama perak dan emas, pada masa awal sejarahnya.

Roman dan legenda yang tumbuh di seputar perjuangan mereka yang pertama kali menakIukkan wilayah tersebut semakin menggelitik. Keajaiban alam yang berupa pegunungan yang menjulang, dataran-dataran, dan gurun-gurun pasir itu sama memesonakannya dengan kisah-kisah misteri Raja Arthur.

Lagu dan cerita, kemudian juga film dan televisi, berkisah tentang manusia-manusia ”Barat Liar” dengan tokoh-tokoh semi mitologisnya yaitu koboi, Indian, pasukan berkuda, sheriff, kusir kereta barang, penjahat, jago tembak, penari bar, guru sekolah, penjudi, buruh tambang, peternak, dan petani.

Bayangan-bayangan bergerak itu, baik yang nyata maupun yang fiksi, semuanya menjadi populer di seluruh dunia. Meskipun wilayah Pegunungan Rocky sekarang menampung industri modern dan berbagai fasilitas penelitian teknologi tinggi, tetapi sejarah dan legendanya masih tetap mempunyai tempat tersendiri dalam legenda Amerika.

Peta Negara Bagian Pegunungan Amerika Serikat

Lihat Peta Amerika Serikat atau di google map

Geografi

Negara Bagian Pegunungan miskin air tetapi kaya dalam kemolekan, ruang, tantangan, dan dalam logam-logam mulia. Proyek-proyek irigasi telah menyulap gurun pasir yang dahulunya sangar itu menjadi ribuan mil persegi taman dan kebun buah-buahan. Ladang-ladang es tempat para penjelajah tersengat kebekuan kini dibanjiri oleh para penggemar olahraga ski.

Tempat dahulu gadis-gadis penari bar berjingkrak-jingkrak, kini berdiri gedung-gedung teater yang terkenal di seluruh negara. Jarak yang dahulu ditempuh oleh kereta barang selama berbulan-bulan, sekarang dapat ditempuh hanya dalam sehari dengan kereta api atau mobil-atau dalam beberapa menit saja dengan pesawat jet. Kemegahan puncak dan ngarai yang dahulu membuat takjub manusia gunung yang kesunyian, kini menarik jutaan wisatawan setiap tahun.

Idaho, Montana, dan Wyoming

Meskipun bagi orang luar Pegunungan Rocky itu tampak merupakan sebuah wilayah tunggal, bagi para penghuninya, keenam Negara Bagian Pegunungan tersebut masing-masing mempunyai keunikannya sendiri. Negara-negara bagian di gugus utara yaitu Idaho, Montana, dan Wyoming-menanjak dari prairi-prairi Dakota di sebelah timur ke puncak-puncak dan jurang-jurang tak’berpenghuni wilayah Ngarai Neraka pada titik temu Idaho dan Oregon.

Sebagian besar Idaho dan Montana baratlaut masih merupakan lahan perawan, yang hanya terjangkau oleh manusia-manusia tegar yang menjelajahi jalan-jalan setapak dengan berjalan kaki, menunggang kuda tangguh, atau menantang arus deras Sungai Salmon dengan rakit-rakit karet. Namun, Idaho juga merupakan lahan para petani kentang, penebang kayu, dan penggembala Basque.

Stasiun Pengujian Reaktor Nasional dari Komisi Pengatur Tenaga Nuklir (The Nuclear Regulatory Commission’s National Reactor Testing station) yang merupakan suatu sentuhan masa depan di lahan yang ngarai-ngarai terpencilnya belum banyak berubah sejak masa Lewis dan Clark terletak di dekat Arco, Idaho.

Montana adalah yang terbesar di antara Negara Bagian Pegunungan. Sebagian besar daerah baratlaut yang berhutan dimanfaatkan untuk hutan-hutan nasional, suaka-suaka Indian, Taman Nasional Cletser, dan kam penebangan kayu.

Montana Power dan Anaconda Copper adalah raksasa-raksasa industri di negara bagian tersebut. Lahan-lahan peternakan yang menonjol memelihara lebih dari 2.500.000 ekor ternak. Lahan-lahan peternakan bergaya barat yang modern dan indah di negara bagian itu merupakan atraksi wisata penting.

Di sudut baratlaut Wyoming, yang membentang sampai ke Montana dan Idaho, terdapat cikal bakal dari semua taman nasional Amerika-yaitu Taman Nasional Yellowstone, yang didirikan pada tahun 1875 selama pemerintahan Presiden Ulysses S. Grant.

Dengan geyser-geyser dan sumber-sumber belerangnya, taman itu masih tetap merupakan taman nasional terbesar di negara ini. Di sebelah selatannya barisan Teton yang berselimut salju abadi menjulang setinggi lebih dari satu mil dari dataran-dataran Wyoming.

Daerah pedesaan Buffalo Bill yang legendaris itu melandai ke timur dari tebing-tebing megah itu. Sekarang daerah itu sebagian besar dihuni oleh koboi-koboi, peternak timur, insinyur pertambangan, dan para pengusaha yang mengadu nasib mereka untuk emas hitam dari ladang-ladang minyak Wyoming.

Kolorado, Utah, dan Nevada

Di gugus selatan, Negara Bagian Pegunungan membentang di sepertiga benua-1.600 km dari perbatasan Kolorado ke jalur negara bagian NevadaKalifornia di pinggir Pegunungan Sierra Nevada. Mereka yang bepergian ke arah barat tahu bahwa mereka telah benar-benar sampai di Barat sewaktu

tiba di Denver, sebuah kota kosmopolitan modern tetapi masih bernapas demam emas dan petualangan koboi. Kolorado, yang dijuluki ”Atap Pegunungan Rocky”, tinggi rata-ratanya adalah 2.100 m dan bahkan titik-titik rendahnya pun seringkali masih setinggi 1 mil.

Negara bagian ini adalah yang terkaya di antara negara bagian di Pegunungan Rocky, dengan landasan ekonomi yang paling beragam-berbagai badan pemerintah Amerika Serikat yang sibuk, tambang, kawasan wisata, aneka industri, lahan pertanian, dan industri peternakan yang besar.

Di sebelah’barat Kolorado adalah Utah, yang masih merupakan lahan orang Mormon. Tujuh puluh persen penduduk negara bagian ini adalah orang Mormon. Ibu kota negara bagian dan pusat agama Mormon, Kota Salt Lake, adalah salah satu kota paling rapi dan paling tertib di antara kota besar Amerika.

Di dekatnya, Danau Garam Besar mencakup areal seluas hampir 4.000 km2 dengan airnya yang demikian asinnya sehingga orang tidak mungkin terbenam di dalamnya. Di Bonneville Salt Flats, para pembalap motor berlomba, sedangkan para penggemar ski air berpakaian renang bertebaran di bukit-bukit garam padat di gurun tersebut. Utah membanggakan lubang terbesar ciptaan manusia-yaitu tambang tembaga alur terbuka Ngarai Bingham yang kaya itu.

Dari kisaran Wasatch di Utah, Cekung Besar yang tak berpenghuni membentang ke barat melintasi Nevada-lahan mandul mirip permukaan bulan yang hanya sesuai untuk pengujian rudal dan tikus-tikus gurun.

Namun, mereka yang ingin cepat kaya masih terus membanjiri Nevada seperti di zaman Comstock Lode. Meskipun demikian, surga mereka sekarang adalah Las Vegas, tempat bidang usaha Barat Liar (Wild West) lainnya, yakni perjudian, yang telah terangkat menjadi bidang usaha raksasa.

Penduduk

Berbagai suku Indian telah tinggal di daerah Negara Bagian Pegunungan selama ribuan tahun, tetapi permukiman Eropa baru dimulai pada abad ke-19. Pemburu, penangkap binatang, dan pedagang Indian adalah yang pertama kali datang, disusul oleh orang Mormon pada tahun 1840-an.

Ditemukannya emas di Kolorado pada tahun 1858 telah menarik ribuan orang ke kam-kam pertambangan yang tumbuh menjamur. Banyak di antara mereka yang menetap sebagai pemukim. Kemajuan di bidang perkeretaapian pada akhir abad itu mengakibatkan terjadinya banjir manusia lagi, kali ini dari Timur. Meskipun demikian, pertumbuhan daerah itu masih lamban. Baru setelah Perang Dunia II penduduk memperlihatkan pertumbuhan yang dramatis.

Sekarang ini Negara Bagian Pegunungan sekaligus merupakan daerah yang paling jarang penduduknya di negara ini dan salah satu di antara yang paling pesat pertumbuhannya. Kolorado adalah yang paling padat jumlah penduduknya, yakni 2.889.964 jiwa pada tahun 1980.

Angka tersebut menunjukkan adanya pertambahan penduduk lebih dari 30% dalam waktu sepuluh tahun. Negara bagian yang paling cepat pertumbuhannya adalah Nevada, yang mengalami pertambahan penduduk 63,500 antara tahun 1970-1980. Sebagian besar penduduk Nevada tinggal di dua daerah metropolitan, yaitu Las Vegas dan Reno.

Kedua daerah itu menampung sekitar 80°o dari seluruh penduduk negara bagian tersebut. Semua Negara Bagian Pegunungan mengalami pertambahan penduduk dalam dasawarsa antara 1970-1980. Montana, dengan pertumbuhan 13% lebih sedikit, mencatat pertumbuhan yang paling lamban. Idaho adalah yang paling bersuasana pedesaan di antara negara-negara bagian itu; 46% penduduknya hidup di lahan-lahan pertanian dan peternakan.

Ekonomi

Orang Eropa pertama yang menyusup ke Pegunungan Rocky adalah para penjelajah dan penangkap binatang, yang memburu kulit berang-berang yang sangat menguntungkan itu. Mereka memburu dan menjebak berang-berang dan memperjualbelikan kulitnya kepada orang Indian setempat.

Para pemukim pertama berminat kepada pertanian, peternakan, ataupun pertambangan. Industri bulu binatang telah berlalu, tetapi ketiga sektor lainnya itu masih tetap merupakan tulang punggung perekonomian Negara Bagian Pegunungan. Ketiga sektor tersebut telah ditambah pula dengan pariwisata dan, sampai batas tertentu,,gjuga aneka industri.

Usaha Tani dan peternakan

Banyak di antara lahan di daerah itu setengah gersang dan diperlukan irigasi yang tersebar luas untuk usaha tani. Karena tingginya biaya sistem irigasi, usaha tani besar banyak dilakukan. Di Nevada, misalnya, lahan pertanian rata-rata mencakup 1.820 ha, di Montana 1.165 ha, dan di Utah 305 ha.

Gandum, jewawut, oat, berbagai jenis rerumputan (terutama alfalfa) dan jagung merupakan hasil pertanian yang penting. Idaho terkenal ke seluruh dunia karena kentangnya, yang merupakan hasil pertanian terpenting negara & bagian tersebut.

Selama abad ke-19, upaya untuk membudidayakan bit gula ternyata gagal di seluruh Amerika Serikat. Akhirnya, kira-kira pada tahun 1890, baru ditemukan bahwa bit gula tumbuh subur di negara bagian Pegunungan Rocky. Sekarang ini negara-negara bagian tersebut (beserta Kalifornia dan Oregon) boleh dikatakan menyediakan seluruh kebutuhan bit gula di negara ini.

Sapi, domba, dan babi dipelihara di semua negara bagian itu. Kolorado, misalnya, memiliki 3.000.000 ekor sapi; Idaho, hampir 2.000.000; Montana 2.600.000; dan Wyoming, 1.300.000. Domba untuk sembelihan ataupun untuk diambil wolnya penting kedudukannya di daerah tersebut.

Mineral

Beberapa di antara endapan mineral terkaya di dunia terdapat di Pegunungan Rocky. Emas, perak, timbel, tembaga, dan seng merupakan penyebab terjadinya zaman keemasan pertambangan pada abad ke-19, dan semuanya itu masih ditambang di sana. Pada abad ini, endapan besar minyak-bumi dan gas alam telah ditemukan, dan terdapat juga endapan batubara yang kaya.

Daerah itu juga kaya dengan mineral yang langka tapi penting-seperti feldspar, gips. uranium, dan molibdenum. Tambang molibdenum terbesar di dunia terdapat di Climax, Kolorado. Tambang tersebut dan tambang-tambang lainnya di negara bagian itu menyediakan 40% dari seluruh kebutuhan molibdenum dunia Barat. ‘

Pemanufakturan

Secara tradisional, daerah Pegunungan Rocky belum merupakan pusat pemanufakturan utama, tetapi sekarang telah terdapat pabrik-pabrik di semua negara bagian tersebut, yang terpusat di sekitar pusat metropolitan seperti Denver dan Kota Salt Lake. Di antara banyak pemanufakturan itu terdapat produk minyak bumi dan kimia, mesin, produk pangan, dan percetakan.

Pariwisata

Kemegahan pemandangan alam Pegunungan Rocky, dipadu dengan pemusatan besar taman-taman nasional, telah membuat pariwisata industri utama di seluruh daerah itu. Olahraga musim dingin melimpah; dan di Nevada, tempat perjudian dinyatakan sah, para penjudi berhimpun sepanjang tahun di Las Vegas untuk mengadu untung.

Wyoming, yang memiliki banyak gerombolan rusa elk dan antelop bertanduk ramping terbesar di dunia itu, menyerap 5.000.000 pemburu dan penangkap ikan setiap tahunnya.

Kota Besar

Negara Bagian Pegunungan tidak mempunyai daerah metropolitan yang patut dibanggakan, tetapi kota-kota kecil di daerah itu tetap memperlihatkan bukti masa lalu mereka yang penuh rona.

Banyak di antaranya yang terhormat dan konservatif, tetapi para warganya menoleh ke belakang dengan kebanggaan dan kerinduan kepada masa silam yang telah sirna. Bahkan nama-nama yang terkait dengan kota-kota itu Laramie, Cheyenne, Last Chance Culch, Cripple Creek, Kota Carson adalah bagian dari hikayat Amerika dan bagian dari kisah-kisah kepahlawanan Barat Lama yang tak kunjung pudar.

Kota kedua terbesar di Kolorado adalah Kolorado Springs (berpenduduk 215.150 jiwa). Kota ini merupakan pusat pariwisata terkemuka di negara bagian itu dan markas besar beberapa lembaga pendidikan tinggi, termasuk Akademi Angkatan Udara Amerika Serikat. Kolorado Springs didirikan pada tahun 1891, ketika emas dan perak ditemukan di dekatnya, yakni di Cripple Creek.

Boise (berpenduduk 102.160 jiwa) adalah ibu kota dan kota terbesar di Idaho. Kota itu didirikan pada tahun 1862 sebagai kam untuk para pencari emas. Di antara industri modernnya adalah pabrik pemrosesan bit gula. Pocatello (berpenduduk 46.340 jiwa) didirikan di tepi Sungai Snake pada tahun 1882 sebagai pusat kereta api. Kota itu sampai sekarang masih merupakan pusat pengapalan untuk hasil-hasil pertanian dan pertambangan daerah tersebut.

Billings (berpenduduk 66.798 jiwa), kota terbesar di Montana, didirikan pada tahun 1882 oleh Perusahaan Kereta Api Pasifik Utara dan menjadi pusat transportasi penting. Banyak di antara kegiatan industri Montana terpusat di Billings.

Ibu kotanya, Helena, berpenduduk 23.938 jiwa, didirikan pada tahun 1864, ketika emas ditemukan di Last Chance Gulch, yang sekarang adalah jalan utama di kota Helena. Kota terbesar di Nevada dan pusat pariwisata utamanya adalah Las Vegas (berpenduduk 164.674 jiwa). Reno berpenduduk 100.756 jiwa, sedangkan ibu kotanya, Kota Carson, berpenduduk 30.807 jiwa.

Kota Salt Lake (berpenduduk 162.960 jiwa) adalah ibu kota dan sekaligus kota terbesar di Utah. Kota ini adalah markas besar Gereja Yesus Kristus Orang Suci Zaman Akhir, yang juga dikenal sebagai Gereja Mormon. Atraksi utamanya adalah Mormon Tabernacle yang termasyur ke seluruh dunia karena paduan suaranya. Kota itu didirikan pada tahun 1847 oleh Brigham Young, yang memimpin para pengikut Mormonnya melintasi Dataran Besar dari Illinois.

Kota tersebut menjadi markas besar Negara Bagian Deseret, yang pada hakekatnya merupakan sebuah negara merdeka sampai masuk menjadi anggota Uni sebagai negara bagian Utah. Provo, Utah (berpenduduk 74.108 jiwa) yang didirikan oleh orang Mormon pada tahun 1849, adalah tempat beradanya Universitas Brigham Young.

Cheyenne adalah ibu kota dan kota terbesar di Wyoming (berpenduduk 47.283 jiwa). Kota itu didirikan pada tahun 1867 oleh Perusahaan Kereta Api Union Pacific. Kota itu merupakan tempat persinggahan dan pusat pengadaan untuk buruh tambang dan salah satu di antara kota peternakan legendaris di Barat Amerika.

Casper (berpenduduk 51.016 jiwa), di tepi sungai Platte Utara, dibangun di lokasi penyeberangan dan pangkalan kapal tambang utama di jalur Oregon. Minyak ditemukan di sana pada tahun 1890 dan kota itu menjadi pusat industri perminyakan Wyoming.

Sampai sekarang kota itu masih mempunyai pabrik penyulingan minyak yang besar dan industri yang berkaitan dengan minyak. Laramie, Wyoming, sebuah kota Barat Lama yang legendaris lainnya, adalah tempat beradanya Universitas Wyoming dan pusat pariwisata yang terkemuka. Jumlah penduduknya adalah 24.410 jiwa.

Sejarah

Setelah Thorrias Jefferson membeli Wilayah Louisiana dari Prancis pada tahun 1803, dia mengirim serombongan penjelajah yang dipimpin oleh Meriwether Lewis dan William Clark untuk menyelidiki segala sesuatu yang dikandung wilayah tersebut.

Dalam salah satu di antara penjelajahan paling cermat yang pernah dilakukan, Ekspedisi Lewis dan Clark mendaki Sungai Missouri, menyeberangi Pegunungan Rocky, menghabiskan musim dingin di muara Sungai Kolumbia, dan kembali ke St. Louis dengan menyandang kemenangan pada tanggal 23 September, 1806.

Ternyata hasil laporan yang diajukan kepada Presiden itu mengecewakan. Lewis dan Clark terpaksa melaporkan bahwa tidak terdapat jalur air yang dapat dilayari di antara sungai-sungai Kolumbia dan Missouri dan, dengan demikian, membuyarkan impian Thomas Jefferson untuk mewujudkan jalur perniagaan lintas benua.

Meskipun demikian, laporan lain yang diberikan oleh ekspedisi tersebut agaknya jauh lebih penting. Para penjelajah itu berkisah tentang riam-riam di Pegunungan Rocky yang sarat dengan berang-berang. Di musim panas berikutnya ratusan penjebak binatang Amerika dari St. Louis menyusuri Sungai Missouri dan Sungai Yellowstone untuk mengeruk khasanah tersebut.

Panjangnya perjalanan dan sengitnya perlawanan orang Indian terhadap penyusup lahan mereka itu membuat penjebakan binatang di Pegunungan Rocky itu demikian berbahayanya sehingga setelah tiga tahun dihantui maut dan musibah, sebagian besar para penjebak binatang itu meninggalkan usaha mereka.

Sementara itu, John Jacob Astor, seorang saudagar New York, yang memimpikan sebuah kerajaan dagang, mengirim ekspedisi melalui laut ke sekitar Tanjung Tanduk untuk mendirikan Astoria, sebuah pos perniagaan di muara Sungai Kolumbia. Dia berharap dapat mempertautkan perdagangan berang-berang laut baratlaut dengan pasar-pasar raya di Cina.

Dia juga mengirim ekspedisi pendukung melalui darat. Ekspedisi laut itu mendarat di muara Sungai Kolumbia pada tahun 1811, sedangkan yang lewat darat tiba pada tahun 1812. Dalam perjalanan pulang, rombongan yang lebih kecil menemukan jalur lainnya, yaitu yang melintas ke timur melalui Celah Selatan. Jalur tersebut kelak menjadi jalur induk perjalanan lintas benua.

Kericuhan yang diakibatkan oleh Perang 1812 memorakporandakan rencana Astor. Baru pada tahun 1820 bangsa Amerika mengambil langkah besar lagi untuk menaklukkan Pegunungan Rocky. Pada tahun itu Mayor Stephen Long memimpin suatu rombongan kecil ke hulu Sungai Platte menuju ke sisi timur Pegunungan Rocky, mendaki Puncak Pikes, dan turun kembali ke Sungai Arkansas. Dia melaporkan bahwa seluruh daerah tersebut terlalu mandul dan gersang sehingga tidak mungkin layak dihuni. Istilah ”Gurun Pasir Besar Amerika” mulai dipakai.

Manusia Pegunungan

Dalam masa itu layar mulai tersingkap di panggung pertentangan sengit antara dua kekuatan yang saling bermusuhan-yaitu Britania Raya dan Amerika Serikat-yang bakal menentukan siapa yang menjadi pemilik tetap Pegunungan Rocky. Inggris bersitegang bahwa wilayah Amerika Serikat tidak sampai mencakup sebelah barat Pemisah Besar.

Manusia pegunungan negara bagian Amerika Serikat

Andalan Inggris adalah Hudson’s Bay Company, yang mengirim brigadebrigade penjebak binatang dari basis mereka di Sungai Kolumbia sampai jauh menyusup ke pegunungan itu terus ke selatan sampai Sungai Kolorado hilir.

Andalan kepentingan Amerika Serikat, yaitu para manusia pegunungan, ternyata jauh lebih tangguh lagi. Sebagai sekutu lepas berbagai perusahaan bulu binatang Amerika, para manusia pegunungan itu mulai menyerbu masuk ke Pegunungan’Rocky. Mereka adalah putra para keluarga yang telah menanggalkan status perintis mereka di Sungai Missouri, karena terpana oleh kemahaluasan Dataran Besar yang tak berpohon itu. Bagaimana mereka mampu bertahan tanpa kayu atau air?

Namun, para putra mereka telah siap mental dan berbulat tekad untuk bertualang. Sebagian berhasil sampai ke Santa Fe untuk mengimbalbelikan barang-barang Amerika dengan perak Meksiko, atau menantang bahaya lebih jauh lagi, menjebak binatang ke arah barat sampai Taos. Sebagian lagi menuju ke Missouri atau langsung menyisir dataran untuk memburu berang-berang gunung.

Selama tahun 1820an dan 1830-an, para penjebak binatang bebas tersebut bergerak menembus Pegunungan Rocky dari Sungai Gila di selatan sampai Sungai Flathead di utara. Dengan demikian, pertentangan Inggris-Amerika itu terselesaikan, bukan dengan baku tembak, melainkan melalui persaingan dagang. Akhirnya Hudson’s Bay Company mundur ke belakang perbatasan Sungai Kolumbia.

Manusia-manusia pegunungan itu berkelana di berbagai bentangan lahan paling sunyi di pegunungan tersebut selama bertahun-tahun sekali jalan. Mereka berhimpun bersama dengan manusia-manusia pegunungan lainnya sekali setahun untuk bersukacita dalam perjumpaan di musim panas, tempat mereka saling bertemu untuk menjual hasil tangkapan mereka dalam tahun itu di lokasi yang telah ditentukan di pegunungan tersebut.

Sepanjang musim dingin mereka berjuang menyusuri perairan yang dingin membeku menahan kelaparan, kebekuan, dan serangan orang Indian dan beruang abuabu. Ratusan orang di antara mereka mati konyol, tetapi mereka merasakan kepuasan yang tidak terkira karena tahu bahwa diri mereka ternyata lebih berani, lebih tangguh, dan lebih merdeka daripada orang lain.

Ketika mereka bertemu dalam perjumpaan tersebut, mereka bergaya dan berbaku hantam serta membual, berjudi dan bermabuk-mabuk sampai sempoyongan. Mereka menghias-rias isteri-isteri Indian mereka, kuda-kuda mereka, dan diri mereka sendiri dengan perhiasan yang mahal-mahal. Mereka adalah barbar seutuhnya, dan mereka merebut dan mempertahankan Pegunungan Rocky demi Amerika Serikat

Kenyataannya, zaman manusia pegunungan ini tidak berumur panjang. Caya topi pria berubah; topi sutera menggantikan topi berang-berang sebagai penutup kepala pria pesolek. Harga kulit berang-berang merosot, tetapi berang-berang juga semakin langka. Perjumpaan antar manusia pegunungan pada tahun 1840 adalah yang terakhir kalinya.

Namun, mereka telah memenuhi panggilan tugas mereka. Mereka akrab dengan Pegunungan Rocky dan mereka siap untuk memandu kereta barang berimigrasi besar ke arah barat. Karena pada tahun 1840an banyak keluarga perintis mulai bergerak ke barat lagi.

Migrasi ke Barat

Iring-iringan emigran pertama yang terorganisasi, yakni Rombongan Bidwell, berangkat pada musim semi tahun 1841, dipandu oleh manusia pegunungan Thomas Fitzpatrick. Meskipun mengalami kesengsaraan, para anggota rombongan itu akhirnya sampai pula ke tujuan mereka; sebagian menuju ke Kalifornia dan sebagian lagi ke Oregon.

Setiap tahun mereka disusul oleh iring-iringan kereta barang yang bahkan lebih besar lagi melintasi Pegunungan Rocky. Kadang-kadang jalur-jalur Oregon dan Kalifornia itu benar-benar penuh sesak.

Tempat-tempat persinggahan dan tanda-tanda alam pada jalur-jalur bersejarah tersebut menjadi legendaris dalam hikayat Amerika, misalnya Scott’s Bluff, Chimney Rock, Fort Laramie, Independence Rock, Devil’s Gate, South Pass, Fort Bridger, Emigrant Cap, Sutter’s Fort, dan Fort Vancouver. Dengan banyaknya emigran tersebut, tak ayal lagi wilayah itu bakal menjadi wilayah Amerika.

Perang Meksiko (1846-1848) memformalkan proses tersebut. Dengan kemenangannya, Amerika Serikat mencaplok wilayah yang sekarang adalah negara-negara bagian Texas, Kolorado, Meksiko Baru, Utah, Arizona, Nevada, dan Kalifornia.

Perbatasan antara Kanada dan negara bagian Washington yang sekarang ditentukan melalui Perjanjian Oregon tahun 1846. Dengan demikian, seluruh wilayah Pegunungan Rocky dengan resmi menjadi Wilayah Amerika Serikat.

Pemukiman Dimulai

Sampai tahun 1847 wilayah yang kelak menjadi Negara Bagian Pegunungan itu dianggap semata-mata sebagai tempat yang bagus untuk menjebak berang-berang dan hewan-hewan berbulu lainnya dan suatu bentangan lahan berbahaya yang terpaksa harus dilalui untuk mencapai Daerah Kalifornia dan Oregon.

Kemudian pada musim semi tahun 1847, Brigham Young memimpin rombongan perintis yang terdiri atas orang Mormon ke lahan buangan yang terpencil di dekat Kota Salt Lake dan mengikrarkannya sebagai ”tempat” yang akan dipakainya membangun Negara Bagian Deseretnya. Orang Mormon berharap bahwa orang-orang lain akan menganggap lahan tersebut terlalu jelek dan akan meninggalkannya dengan damai.

Sudah barang tentu tidak demikian jadinya. Pada tahun 1859 emas ditemukan di dekat Denver yang sekarang, sedangkan perak ditemukan di Comstook Lode, Nevada, sehingga para pencari barang tambang membanjiri Pegunungan Rocky seperti manusia pegunungan dalam dasawarsa sebelumnya.

Kereta-kereta bertuliskan ”Puncak Pikes atau Bangkrut” mengangkut para pemburu harta karun memasuki ngarai-ngarai Kolorado sehingga dalam tempo beberapa tahun para pencari barang tambang menjelajahi seluruh daerah tersebut.

Kam-kam pertambangan yang didirikan untuk melayani para pencari barang tambang menjadi kota-kota dan kelompok-kelompok masyarakat petani dan peternak terbentuk di sekitarnya. Para pencari barang tambang itu ada yang meneruskan perjalanan mereka atau menjadi bagian dari kelompok petani, peternak sapi, dan peternak biri-biri yang menetap.

Tonggak bersejarah terpancang pada tanggal 10 Mei 1869, di Promontory, Utah, ketika jalur-jalur kereta api Union Pacific dan Central Pacific dihubungkan dengan pemancangan Paku Emas. Dengan demikian rampunglah sudah jalur kereta api lintas benua yang pertama. Amerika Serikat telah dipertautkan.

Jalur kereta api lintas benua pertama di Amerika Serikat

Daerah rintisan tersebut tidak lagi menjadi suatu garis yang bergerak ke barat dan menjadi suatu lingkaran yang menciut ke dalam ke pegunungan tersebut. Penciutan lingkaran itu menandai saat masuknya daerah tersebut ke dalam Serikat Negara Bagian Pegunungan, yaitu Nevada, pada tahun 1864; Kolorado, 1876; Montana, 1889; Wyoming, 1890; Idaho, 1890; dan Utah, 1896.

Kota-kota tumbuh menjamur dan daerah tersebut mulai membentuk aspek-aspek Iegendarisnya yang sekarang begitu dikenal oleh para penggemar film di seluruh dunia. Pendatang baru berdatangan mendahului hukum, saling bersaing dengan lebih bersemangat dan bukannya mengendur.

Orang Indian sebelumnya membiarkan iring-iringan kereta lewat tanpa mengusiknya karena orang kulit putih hanya sekadar lewat saja. Sekarang orang Indian mulai menentang pendudukan atas tempat hidup mereka dan pembantaian hewan-hewan, terutama kerbau, yang menjadi sumber pangan dan sandang mereka.

Usaha mereka itu ternyata sia-sia belaka karena mereka harus menghadapi pasukan berkuda Amerika Serikat. Mereka yang lolos dari maut digiring ke suaka-suaka, sedangkan lahan mereka diamankan untuk para pemukim Amerika. Pada saat itu juga, para peternak sapi mengiring sapi-sapi bertanduk panjang ke utara dari Texasuntuk menduduki lahan-lahan peternakan yang luas di Negara Bagian Pegunungan.

Selama satu dasawarsa atau lebih, setiap kelompok masyarakat baru masih bersifat primitif sehingga prakarsa perorangan merupakan kaidah perilaku utama, maka baku tembak ”di siang bolong” banyak memakan korban yang dimakamkan di pekuburan Boot Hill.

Namun, pertumbuhan penduduk yang terus-menerus dan peningkatan komunikasi lambat-laun menjinakkan Barat Liar. Meskipun demikian, watak Barat Lama belum terkikis habis. Seabad kemudian, warga daerah tersebut masih mempertahankan ciri-ciri khas yang membuat mereka berbeda dengan kerabat-kerabat mereka di timur.

Diulas oleh: DALE VAN EVERY, Penulis, The American Erontier
Editor: Sejarah Negara Com

Artikel Terkait