Bagaimanakah Etika Bekerja Seorang Karyawan

  • Whatsapp

Tempat kerja adalah salah satu wahana bersosialisasi. Layaknya bermasyarakat, di dalam tempat kerja ada aturan-aturan tak tertulis yang kita kenal dengan etika bekerja. Etika bekerja ini sangat penting sebagai salah satu bahan penilaian diri Anda sebagai karyawan. Pada akhirnya akan menjadi bahan pertimbangan untuk memajukan karir Anda.

Etika Karyawan

Beberapa Hal dalam Etika Bekerja

Berikut ini adalah beberapa poin penting yang menjadi penilaian orang lain atas etika bekerja Anda:

Bacaan Lainnya

1. Tutur kata

Tutur kata merupakan cermin sikap seseorang. Akan tetapi Anda harus bisa menyesuaikan bicara Anda dengan lawan bicara, dan tempat di mana Anda sedang berada. Misalnya jika berbicara dengan yang level jabatannya sama dengan Anda, maka Anda bisa menggunakan gaya bicara santai.

Namun jika Anda sedang berbicara dengan yang levelnya di atas Anda, maka Anda harus lebih sopan dan profesional. Untuk orang-orang ini, jika Anda mengenalnya dengan baik, Anda boleh berbicara santai di luar lingkungan tempat kerja. Namun di tempat kerja, Anda tetap harus menghormatinya sebagai atasan.

2. Bahasa tubuh

Bahasa tubuh juga menjadi perhatian orang di sekeliling kita di tempat kerja. Hindari sikap kurang baik seperti garuk-garuk kepala, menguap, bersandar, bermain game atau memainkan handphone, dan tertawa keras-keras. Bisa-bisa Anda dinilai tidak sopan, tidak serius dalam melakukan pekerjaan, atau tidak siap bekerja.

3. Pakaian

Pakaian juga menjadi nilai etika bekerja yang tidak boleh dikesampingkan. Bagi Anda dengan pakaian kerja bebas, kenakanlah pakaian kerja yang rapi dan sopan. Hindari mengenakan t-shirt dan celana jeans jika tidak ada ‘hari-berpakaian-santai’ di tempat kerja Anda.

Dan kecuali jika Anda bekerja dalam industri seni, pilihlah warna-warna netral untuk busana kerja Anda, seperti hitam, putih, coklat, dan krem. Untuk alas kaki, gunakan yang bersifat formal dan tertutup di bagian depan dan belakang. Hindari mengenakan sandal.

4. Cara berkomunikasi lewat tulisan

Pada perusahaan yang relatif besar, komunikasi lewat tulisan sering terjadi. Misalnya lewat email. Email merupakan sarana perusahaan. Gunakanlah email hanya untuk tujuan pekerjaan. Anda juga harus berhati-hati dalam menulis email.

Hindari menulis bercetak tebal (bold), berwarna merah, dan huruf kapital. Karena bisa jadi Anda dianggap marah oleh pembaca email Anda. Sebagai gantinya, jika Anda ingin memberi highlight pada tulisan Anda, gunakanlah cetak miring. Untuk warna, pilihlah biru, ungu, atau magenta.

5. Berhubungan dengan bagian lain

Jika Anda tidak puas atas pekerjaan seseorang dari bagian lain, sampaikanlah langsung kepadanya. Jika ia tidak bisa bekerja sama dan dampaknya merugikan Anda, Anda boleh menyampaikan kepada atasannya.

Sebaliknya jika Anda ingin minta bantuan kepada seseorang yang bukan bawahan Anda, bicarakanlah dengan atasannya terlebih dahulu. Jika atasannya sudah menyetujui, baru Anda sampaikan maksud Anda kepada orang tersebut.

Anda juga tidak boleh melakukan pekerjaan yang di luar deskripsi pekerjaan atau area kerja Anda. Setiap orang memiliki wilayah kekuasaannya masing-masing. Jika Anda ingin dihormati, Anda harus lebih dulu menghormati orang lain.

Baca juga: 5 etika Bisnis Online yang harus diketahui

Pos terkait