Bisnis Kuliner: Konsep, alasan, dan cara memulainya

  • Whatsapp

Apa itu Bisnis Kuliner? Bisnis kuliner adalah jenis usaha yang dilakukan seseorang namun bergerak dibidang makanan. Bisnis ini merupakan salah satu bisnis yang mudah dilakukan setiap orang. Mengapa? Karena hanya dengan menyanyikan berbagai jenis makanan dan minuman tanpa melalui melalui tahap promosi maka setiap orang yang menginginkannya bisa langsung mampir dan memesan makanan yang diinginkannya.

Saat ini atau mungkin sudah sedari dulu bisnis kuliner seakan tidak ada matinya. Maklum saja bisnis ini cukup berpeluang untuk menghasilkan keuntungan.

Bacaan Lainnya

Namun beberapa pengusaha masih ada yang belum tau bagaimana cara memulainya hingga sukses. Berikut ulasan singkat seputar bisnis kuliner dari alasan harus menggelutinya serta cara memulainya.

Peluang bisnis kuliner

Peluang bisnis kuliner merupakan usaha yang tak akan ada matinya, karena makanan merupakan kebutuhan pokok setiap orang. Banyak orang rela pergi jauh hanya untuk merasakan sebuah masakan yang konon rasanya tak ada duanya, apalagi jika diembel-embeli “harganya murah lagi”.

Sering bukan mendengar percakapan orang yang dengan berapi-api menceritakan menu makanan yang mereka coba di sebuah warung? Mereka tak peduli seberapa jauhnya, bahkan tak mempermasalahkan berapa harganya, tetapi rasa bumbu di lidah mereka tak pernah terlupakan dan membuat kecanduan.

Nah untuk itu, peluang bisnis kuliner sebenarnya sangat besar untuk menuntun anda ke dunia kesuksesan. Namun, bisnis kuliner juga tidak bisa sembarangan untuk memulainya. Anda harus belajar banyak terutama urusan rasa yang menarik selera banyak orang. Mari kita ulas lebih lanjut.

Baca juga: 5 strategi memulai bisnis bagi pengusaha pemula

5 konsep bisnis kuliner

konsep bisnis kuliner

Sebuah konsep yang matang sangat dibutuhkan ketika kita membangun bisnis kuliner. Ketika menyusun konsep bisnis kuliner, mayoritas orang hanya memerhatikan pemilihan lokasi, produk, dan metode pemasarannya. Namun sebenarnya ada beberapa hal rahasia umum yang perlu diperhatikan dan diterapkan para pelaku bisnis kuliner, antara lain sebagai berikut:

1. Selera

Jangan sepelekan urusan selera, karena di situlah sebuah menu makanan akan dilirik atau tidak oleh konsumen. Faktor utama yang menentukan kesuksesan dari usaha kuliner adalah citarasa makanannya. Buatlah citarasa makanan yang banyak diminati mayoritas orang.

Jika perlu lakukan survei pasar untuk menemukan apa yang sebenarnya diinginkan masyarakat. Hindari menjadi subjektif terhadap citarasa produk jualan Anda. Artinya, jangan menilai keinginan orang seperti keinginan anda diri sendiri, karena anda dengan orang banyak tentu saja berbeda.

2. Gaya hidup

Di zaman medsos sekarang ini, makanan bukan lagi hanya sebagai pemuas rasa lapar, tetapi sudah menjadi bagian dari gaya hidup. Coba perhatikan FB atau IG, di sana banyak orang selfi lagi di mana, makan apa. Kebanyakn mereka selalu berfoto dengan makanan di meja sebelum menyantapnya, untuk kemudian di upload di akun medsos mereka.

Dengan ini, jika anda jeli pasti akan menemukan bagaimana membuat sebuah bisnis kuliner yang akan menarik banyak orang. Hal ini bukan hanya mengenai makanan yang anda sajikan saja, tetapi tempat yang mengesankan akan menjadi magnet para pecinta kuliner.

3. Daya beli

Selezat apapun sebuah masakan jika daya beli mayoritas masyarakat tak menjangkaunya pastilah akan membuat bisnis anda sepi pembeli. Sebelum menentukan produk yang akan dijual, lihat dulu lokasi yang menjadi tujuan usaha Anda, dan lingkungan sekelilingnya. Observasi akan menentukan produk jualan berdasarkan daya beli masyarakat. Jika produk yang dijual terlalu mahal, sedangkan daya beli masyarakat rendah, maka bisnis tidak akan berjalan lancar.

4. Rencana produksi

Konsep yang ke-empat adalah rencana produksi. Ini juga harus anda pikirkan. Coba analisa dengan teliti mulai dari sumber bahan baku, alur produksi, harga produksi, peralatan, kualitas, keunggulan produk, hingga kemasan produk yang akan dijual. Jangan hanya asal menjual produk jadi saja, sementara sumber bahan baku sulit dijangkau, karena hal ini akan mengganggu kelangsungan produksi produk.

5. Rencana pemasaran

Konsep bisnis kuliner yang tetakhir adalah rencana pemasaran. Sebelum memutuskan bisnis yang akan dijalankan, analisalah pasar sekaligus gaya pemasaran yang khas. Lokasi akan menentukan tingkat persaingan, karena akan membantu menentukan kesempatan Anda untuk mengembangkan usaha. Perhatikanlah juga teknik promosi yang mantab. Promosi yang tidak efektif dan salah sasaran hanya akan membuang-buang uang.

Baca juga: Bagaimana cara menjangkau Pelanggan melalui Digital Marketing?

Mengapa Berbisnis Kuliner Layak Dicoba?

Ada macam-macam alasan mengapa bisnis kuliner sebaiknya dicoba. Bisnis ini cukup menarik apalagi saat ini sudah banyak pelaku usaha yang mulai sukses menggelutinya. Berikut alasan mengapa bisnis ini sangat direkomendasikan untuk dicoba:

1. Bisnis Yang Tidak Pernah Ada Matinya

Selama orang masih makan dan minum sepertinya bisnis ini tidak akan punah. Baru-baru ini mungkin banyak bisnis bidang lain yang mengalami gulung tikar. Penyebabnya adalah masa trend yang semakin menurun. Hal inilah yang tidak akan pernah terjadi pada bisnis bidang kuliner.

2. Produk Yang Beragam

Tidak perlu bingung mau berjualan kuliner apa. Banyak sekali jenis kuliner yang bisa dibuat. Inspirasi bisa datang dari mana saja, bahkan dari kreasi diri sendiri. Mau yang lebih unik, bisa dicoba dengan menjual makanan luar negeri yang diberikan sedikit inovasi.

3. Kuliner Sangat Mudah Untuk Diinovasi Dan Dikreasikan

Untuk bertahan di persaingan bisnis memang sangat dibutuhkan inovasi. Nah bisnis ini sangat mudah untuk dilakukan inovasi. Sehingga kemungkinan gulung tikar sebenarnya sangat minim.

4. Keuntungan Yang Berlipat

Bisnis ini juga mampu mendatangkan keuntungan yang cukup banyak sehingga menjanjikan. Hal ini dapat terjadi karena untuk menjual kuliner hanya dibutuhkan membeli bahan baku yang harganya kadang tidak seberapa. Harga pun pengusaha bisa menentukan sendiri, asalkan produk yang dijual lezat semahal apapun pasti akan tetap dibeli konsumen.

5. Menjadi Tujuan Wisata Masyarakat

Kini trend berwisata telah berubah haluan. Masyarakat ketika berkunjung ke suatu tempat, tidak lagi hanya mencari tempat rekreasi saja. Namun juga mencari menu kuliner favorite tempat tersebut. Istilah jaman sekarang yaitu wisata kuliner.

6. Lokasi Usaha Tidak Terbatas

Bisnis bidang kuliner saat ini juga tidak melulu harus dijalankan di tempat yang strategis. Mungkin pengecualian bagi yang ingin berjualan dengan target langsung pada konsumen. Jika tidak maka bisnis ini sebenarnya makin mudah dijalankan, terutama dalam hal flexibilitas.

Baca juga: Bisnis yang Menguntungkan

Dengan adanya teknologi media sosial, bisnis ini bahkan bisa dikerjakan di rumah sendiri. Mulai dari pemesanan bahkan pengiriman produk kuliner juga sangat terbantu dengan adanya ojek online.

7. Jumlah Pegawai Yang Sedikit Di Awal Usaha

Tidak perlu banyak karyawan untuk membantu kegiatan usaha saat awal-awal berdiri. Ini akan membuat biaya yang dibutuhkan sebagai modal pasti akan lebih kecil.

Baca Juga: Sekolah Bisnis Terbaik

Cara Memulai Bisnis Kuliner

Usaha kuliner memang banyak diminati bahkan sudah dari dulu. Hal ini karena bentuk bisnis ini tergolong tidak ada matinya dan bisa mendatangkan untung yang lumayan. Ada beberapa cara saat akan memulai bisnis tersebut agar dapat berjalan lancar serta mendapatkan keuntungan yang berlipat. Simak uraian selengkapnya berikut ini

1. Pahami Dulu Konsep Bisnis

Hal pertama yang harus dipikirkan saat akan menggeluti bisnis kuliner yaitu pahami dahulu konsep bisnis yang akan dibuat. Usahakan cari konsep bisnis semenarik mungkin, yang paling original belum pernah ada sebelumnya. Juga yang penting berbeda dengan konsep kuliner kebanyakan. Misalnya konsep yang membuat orang penasaran sehingga ingin mencoba untuk membeli.

Beberapa pengusaha kuliner sudah lebih dulu mencoba menggunakan konsep nama yang unik untuk bisnis mereka. Selain itu ada juga yang menggunakan teknik pengemasan yang menarik dengan dekorasi yang belum pernah terpikirkan sebelumnya. Konsep yang seperti ini sudah terbukti benar adanya.

Hal tersebut karena masyarakat cenderung selalu ingin mencoba hal-hal baru. Jadi begitu ada yang unik, umumnya mereka langsung tertarik untuk coba membelinya. Makanan atau kuliner dengan rasa yang enak saja rasanya tidak cukup untuk menarik konsumen lebih banyak.

2. Perhitungkan Modal Awal

Tidak hanya pengusaha bidang kuliner saja yang membutuhkan modal awal, tapi semua bisnis. Banyak dari mereka yang merasa kurang percaya diri untuk memulai usaha karena hal ini. Padahal masalah modal awal jika diperhitungkan dengan benar dan menggunakan seefisien mungkin, pasti bisa diatasi.

Ambil contoh saja saat ingin membeli perlengkapan dan bahan untuk memulai bisnis ini. Sebaiknya tidak terlalu harus memaksakan untuk membeli semuanya, atau mengambil yang hanya seperlunya saja. Gunakan modal awal dari uang yang sedang dimiliki. Seiring berjalannya bisnis berjalan, sisihkan keuntungan untuk tambahan modal selanjutnya.

Jika benar-benar merasa kurang, modal awal bisa didapatkan dari meminjam pada koperasi. Bisa juga pada lembaga keuangan lain seperti Kredit Usaha Rakyat yang diperuntukkan untuk pelaku UKM.

3. Tentukan Target Pasar

Setelah tahu sumber modal yang akan digunakan dari mana, saatnya menetapkan target pasar yang akan dituju. Sebetulnya target pasar bisnis bidang kuliner ini bisa dikatakan sangat luas. Namun jika dipikirkan dan ditentukan lebih spesifik, akan lebih mudah menentukan tujuan dan langkah selanjutnya.

Misalnya saja ingin membuka bisnis kuliner di dekat kampus. Maka yang cocok untuk dijual mungkin makanan yang harganya terjangkau untuk kantong mahasiswa. Dari segi tempatnya pun harus setidaknya membuat mereka nyaman. Contohnya saja menjual nasi namun dengan konsep café. Buat mereka selalu merasa nyaman dengan menambah beragam fasilitas penunjuang.

Misalnya saja free wifi, tambahkan fasilitas untuk mempermudah mengisi daya gadget mereka dan lain-lain. Pasar yang sudah tertarget seperti ini akan makin mempermudah untuk penjualan kuliner yang sedang dijalankan.

4. Pilihlah Lokasi Yang Tepat

Tidak kalah penting yaitu memikirkan masalah lokasi yang strategis. Ini penting dan sebetulnya tidak perlu untuk dibahas lebih jauh. Oleh karena, sudah pasti lokasi yang strategis sangat berpengaruh terhadap konsumen yang kemungkinan akan datang. Lokasi yang strategis ini dapat berarti tempatnya yang sering dilewati banyak orang.

Percuma konsep yang matang, kemasan yang bagus, rasa yang enak jika lokasi berjualan yang minim aktivitas maka akan sia-sia. Bisa juga dicoba dengan bergabung pada sentra-sentra pedagang kuliner lainnya. Misalnya saja food court atau tempat pusat perdagangan makanan lainnya.

5. Pilih Pemasok Bahan Baku Tetap

Dalam menjalankan bisnis kuliner, patut dipikirkan untuk memilih supplier pemasok bahan baku yang terbaik. Seperti yang telah diketahui, bahan dasar yang dipakai akan berpengaruh banyak terhadap kualitas rasa makanan. Supplier akan membantu menyediakan apa saja bahan dasar semua olahan kuliner yang dibuat.

Ada baiknya pilih supplier yang tetap agar konsisten menjaga kualitas. Bekerja sama dengan supplier atau pemasok bahan baku tetap juga memiliki keuntungan tersendiri. Terutama dalam masalah harga, yang pasti akan dibedakan dengan pembeli lain (bisa lebih murah). Selain itu akan mendapat kemudahan jika tiba-tiba perlu bahan yang sekiranya langka didapatkan.

6. Sumber Daya Manusia

Saat menjalankan bisnis kuliner, mungkin di awal-awal merasa tidak terlalu sulit untuk melakukan semua sendiri. Namun jika bisnis sudah mulai berkembang dan banyak pelanggan, mungkin dibutuhkan karyawan. Jika masih tergolong bisnis kecil seorang asisten sudah cukup membantu.

Jika memungkinkan untuk memiliki karyawan, sebaiknya buat aturan atau SOP sendiri saat bekerja. Ini bisa membuat mereka dapat bekerja sesuai tugasnya masing-masing. Adakan pelatihan beberapa kali agar semua karyawan semakin memahami tugasnya dengan baik. Namun jangan lupa untuk selalu memperhatikan kesejateraan mereka, yaitu masalah gaji yang sepadan.

7. Menentukan Jenis Promosi Yang Tepat

Promosi dari mulut ke mulut memang terbukti sangat sederhana, tepat sasaran dan ampuh terutama untuk bisnis kuliner. Namun sebelum proses mulut ke mulut ini berjalan, paling tidak harus ada satu orang yang merasakan bagaimana rasa kuliner yang dibuat. Pastikan juga orang tersebut puas dengan rasa kuliner tersebut.

Maka orang inilah yang mampu menjadi cikal bakal untuk orang lain kemungkinan akan membeli juga. Strategi promosi saat ini sudah banyak yang bisa dilakukan. Mulai dari terjun langsung ke lapangan atau memanfaatkan media sosial. Misalnya saja line, instagram, whats up dan lain-lain.

Baca juga: Bisnis Kecil Kecilan

Cobalah dengan memberikan diskon bagi yang menyebarkan bisnis yang dibuat ke media sosial. Ini bisa menjadi salah satu cara jitu untuk menarik lebih banyak pembeli.

8. Mencari Keunikan Produk Kuliner Dengan Selalu Berinovasi

Dalam berbisnis kuliner yang juga perlu diperhatikan yaitu harus menjaga keunikan produk sehingga dapat bisa bertahan di tengah persaingan. Misalnya dengan menentukan menu andalan yang tidak dijual pada bisnis pesaing. Ini bisa jadi mengurangi persaingan.

Untuk tetap bertahan di semakin maraknya persaingan, pebisnis juga harus sering-sering melakukan inovasi. Baik itu rasa, tampilan, maupun cara penyajian kuliner yang ditawarkan. Yang paling penting harus tetap disesuaikan dengan target pasarnya. Misalnya jika menjual makanan untuk anak sekolah, maka kemasan yang dibuat harus menarik mereka.

Selalu berinovasi seperti ini akan mencegah konsumen merasa bosan dengan produk yang ditawarkan. Maka dari itu, inovasi sangat diperlukan terutama untuk bisnis seperti ini.

9. Memahami Segala Regulasi Hukum Terkait Bisnis Kuliner

Tidak kalah penting untuk mengetahui berbagai jenis peraturan dan regulasi produk kuliner yang berlaku di tempat usaha. Mulai dari undang-undang ketenagakerjaan sampai undang-undang tentang keamanan pangan. Hal ini akan berpengaruh besar terhadap berlangsungnya bisnis kuliner saat beroperasi.

Usahakan untuk mematuhi semua hukum yang berlaku. Salah satu yang bisa dilakukan adalah dengan berusaha untuk mendapat lisensi produk kuliner yang akan dijual. Ini juga akan membuat konsumen dan pembeli yakin bila produk yang ditawarkan aman untuk dikonsumsi.

10. Menjaga Sikap Dan Perilaku

Selama menjalani bisnis kuliner memang pengusaha harus selalu menjaga sikap dan perilaku. Keduanya juga terkait dalam menjaga reputasi bisnis. Contohnya perlakuan terhadap pelanggan. Misalnya saja dengan selalu berusaha ramah saat melayani konsumen. Ini jelas akan berpengaruh yaitu pembeli kemungkinan akan datang kembali lain waktu.

Selain itu yang harus diperhatikan juga yaitu menjaga rasa makanan juga kebersihan. Tentu saja semua itu perlu ditetapkan SOP agar dapat berjalan dengan baik.

11. Selalu Optimis Dan Kerja keras

Pengusaha dalam bidang apapun memang harus selalu optimis dan kerja keras. Semua sudah tahu bahwa usaha seperti ini memang banyak pesaing yang menghadang. Namun jika benar-benar punya mental pengusaha, pasti selalu optimis saat menjalankan usaha ini.

Selalu kerja keras juga sangat dibutuhkan, karena memang hasil yang memuaskan tidak hadir dalam 1 malam. Selalu berpikir positif, pasti akan mendapat ide-ide baru lebih kreatif yang menunjang keberhasilan bisnis. Jangan lupa untuk selalu berdoa agar semua berjalan dengan lancar tanpa kendala yang berarti.

Itulah uraian seputar bisnis kuliner, tentang beragam alasan mengapa harus mencobanya. Selain itu ada juga penjelasan bagaimana cara memulainya. Sekarang tidak perlu lagi ragu untuk mulai membuka usaha ini.

Baca juga: 6 Tips sederhana visual marketing untuk bisnis anda

Bisnis kuliner rumahan online modal kecil

Bisnis kuliner rumahan adalah usaha yang dilakukan cukup di rumah tanpa harus memiliki kantor khusus. Hanya dengan di rumah anda dapat memulai bisnis online dengan modal kecil. Tak perlu takut tak laku, gagal adalah hal yang biasa untuk mendapatkan pengalaman yang lebih baik.

Bagi anda yang ingin memulai bisnis kuliner rumahan secara online dengan modal kecil, berikut beberapa contoh yang patut dicoba:

  1. Berjualan Snack Kering
  2. Berjualan Aneka Keripik
  3. neka Kue atau Roti Kering
  4. Usaha Makanan Frozen Food
  5. Makanan atau Cemilan Sehat
  6. Kue Khas Daerah

Bisnis kuliner kekinian

Bisnis kuliner kekinian adalah bisnis yang sesuai dengan apa yang trend di masa kini. Usaha ini biasanya mudah untuk dilakukan, karena segala hal tentang makanan sudah banyak dibahas di berbagai media. Cara membuatnyapun anda tak akan kesuliran, karena youtube telah menyediakan tutorial bagaimana membuat hampir semua jenis makanan.

Berikut contoh bisnis kuliner kekinian yang bisa anda coba dan kembangkan dengan inovasi anda sendiri:

  1. Ayam crispy
  2. Ayam geprek
  3. Bakso aci
  4. Banana nugget
  5. Bola ubi
  6. Cheese toast
  7. Cireng
  8. Corn dog
  9. Donat Indomie
  10. Egg cheese tart
  11. Jamur crispy
  12. Jasuke
  13. Kebab goreng
  14. Keripik salted egg
  15. Kue cubit
  16. Long fries
  17. Makaroni pedas
  18. Martabak manis topping
  19. Pizza goreng
  20. Roti john
  21. Roti kukus panggang
  22. Rujak cireng
  23. Salted egg chicken
  24. Sate pisang
  25. Sate taichan
  26. Seblak
  27. Takoyaki
  28. Telur gulung
  29. Tteokbokki

Bisnis kuliner anak muda

Apakah pantas anak muda berbisnis kuliner? Jangan salah, anak muda secara fisik masih aktif dan enak dipandang. Apa lagi anda memiliki wajah yang lumayan cantik atau ganteng, ini adalah modal yang takkan terbeli jika anda mampu memanfaatkannya.

Pembeli akan selalu senang jika berurusan dengan pelayan yang cantik dan ganteng. Mengapa anda tidak memanfaatkannya? Mungkin masakan anda tidak begitu nikmat, namun wajah yang elok dan keramahan anda dalam melayani akan menjadi daya tarik kuat bagi siapa saja untuk membeli makanan yang anda jajakan.

Berikut contoh bisnis kuliner anak muda yang patut anda coba dan kembangkan:

  1. Ayam saus keju
  2. Burger dengan isian variatif
  3. Cilok isi macam-macam
  4. Indomie topping
  5. Martabak beribu topping
  6. Mie super pedas
  7. Pisang nugget dan topping beraneka rasa
  8. Puding lembut
  9. Risol burger
  10. Risol lumer isian manis

Kunci sukses usaha kuliner

Untuk membuka sebuah gembok, anda membutuhkan sebuah kunci yang pas dan tepat. Begitu pula dalam bisnis kuliner. Berkat perkembangan teknologi internet terutama media sosial, usaha kuliner tradisional berbagai daerah menjadi populer dan semakin banyak dicari.

Peluang usaha kuliner tidak harus dengan harus modal besar. Coba amati, banyak pebisnis kuliner yang hanya dengan modal kecil namun keuntungan mereka cukup lumayan. Mengapa bisa demikian? Berikut kunci sukses usaha kuliner bagi pemula.

1. Inovasi Kuliner

Kunci sukses usaha kuliner yang pertama adalah inovasi. Jangan diam ditempat, puas dengan itu-itu saja yang penting masih laku. Jika anda berfikir demikian, pada saatnya akan terllindas zaman. Berinovasilah untuk menjawab setiap pertanyaan trend dan kebutuhan pelanggan. Mungkin anda berfikir bukankah resep sebuah masakan tetap sama selama berpuluh tahun. Memang, tetapi jika anda jeli dengan inovasi anda akan menghasilkan variant rasa dan penyajian yang lebih menggoda pelanggan.

Inilah yang terkadang diabaikan oleh pengusaha kuliner, sehingga pelan-pelan tergeser oleh para pemain kuliner baru. Untuk itu, jangan pernah puas dengan pencapaian yang anda capai sekarang ini, teruslah berinovasi untuk mendapatkan hal baru yang akan mengejutkan banyak orang.

2. Segmen Pasar yang Sesuai

Berjualan es degan di area kampus merupakan salah satu ide bisnis yang menyasar ke segmen pasar khusus. Bisa saja ide ini menguntungkan. Pasti hasilnya akan berbeda dengan sebuah restoran kelas premium di lingkungan kampus. Mayoritas mahasiswa masih menggantungkan kebutuhannya dengan uang orang tua, jarang mereka memilih makanan yang mahal hanya untuk menjaga gengsi.

Jika anda ingin laku dalam menjual makanan tertentu, sesuaikanlah dengan segmen pasar yang ada. Lepaskanlah ego untuk mencapai sukses.

3. Bangun Loyalitas Pelanggan

Pembeli adalah raja, jangan sia-siakan mereka. Loyalitas pelanggan menjadi kunci sukses sebuah usaha yang berdampak sangat besar. Tak sedikit usaha kuliner yang mendapatkan keuntungan dari pelanggan mereka yang selalu dan selalu datang untuk membeli makanan tanpa bosan karena mereka merasa nyaman.

Selalu jaga relasi antara penjual dan pembeli, dan akan lebih baik jika lebih erat. Hal ini bisa dilakukan dengan mudah, misalnya dengan memberikan bonus, memberikan hadiah ulang tahun kejutan, atau lainnya.

4. Jaga Kualitas

Dalam semua bisnis, kualitas adalah utama. Salah satu alasan mengapa seorangkonsumen loyal ke satu produk adalah karena kualitasnya yang selalu terjaga hingga membuat mereka enggan berpindah. Jangan pernah sekalipun menurunkan kualitas hanya untuk mengeruk keuntungan yang lebih besar. Bisa-bisa yang terjadi sebaliknya, pelanggan akan kabur tanpa ragu meninggalkan anda.

Maka dari itu, selalu jagalah kualitas makanan, pastikan selalu memilih bahan baku terbaik, higienis, serta proses pengolahan terbaik. Kemasan makanan yang selalu menarik dan berkualitas bagus akan membantu menjaga kualitas makanan di dalamnya. Inilah yang kemudian kita sebut service excellent.

5. Berpikir Besar

Banyak orang mengatakan yang kaya makin kaya, yang miskin makin miskin. Begitu pula dalam usaha kuliner, mereka yang sudah memiliki usaha bidang makanan yang sukses akan terus berusaha agar bisnis mereka lebih maju karena telah menelan berbagai pengalaman. Sedangkan mereka yang takut berinovasi, dia akan terus berkutat di zona nyamannya sendiri, maka hal yang lebih baikpun terasa sulit untuk ditemukan.

Baca juga: Belajar Bisnis dari Orang Kaya dan Sukses

Dari hasil survey ahli, mereka yang sukses di satu tempat akan berpeluang besar untuk sukses pula di tempat lain. Dengan memegang prinsip demikian, maka usaha kuliner anda akan melaju terus ke depan.

Pos terkait