Artikel Prasejarah

Kehidupan <figure class=”wp-block-table”><table><thead><tr><th>DEFINISI</th></tr></thead><tbody><tr><td>Undagi adalah ahli dalam ketrampilan berproduksi.</td></tr><tr><td><em>Menurut Wikipedia:</em><br>Undagi adalah sebutan bagi arsitek tradisional Bali. Seorang undagi tidak hanya membekali dirinya dengan ilmu rancang bangun, namun juga harus mempelajari serta memahami seni, budaya, adat dan agama. Hal tersebut wajib dikuasai oleh seorang undagi agar dalam proses perancangan dan penciptaan karya bangunan selaras dan sejalan dengan konsep Tri Hita Karana.</td></tr></tbody></table></figure></div>’ target=”_blank”>undagi, yang artinya sama dengan

Kepercayaan adalah anggapan atau keyakinan bahwa sesuatu yang dipercayai itu benar-benar atau nyata.<br/><figure class=”wp-block-table”><table><thead><tr><th>DEFINISI</th></tr></thead><tbody><tr><td>Keyakinan dan kepercayaan (bahasa Inggris: belief) adalah suatu sikap yang ditunjukkan oleh manusia saat ia merasa cukup tahu dan menyimpulkan bahwa dirinya telah mencapai kebenaran. Karena keyakinan merupakan suatu sikap, maka keyakinan seseorang tidak selalu benar atau keyakinan semata bukanlah jaminan kebenaran. Contoh: Pada suatu masa, manusia pernah meyakini bahwa bumi merupakan pusat tata surya, belakangan disadari bahwa keyakinan itu keliru.<br><br>Hubungan antara kepercayaan dengan ilmu pengetahuan terjalin dengan sangat erat. Orang-orang yang berkepercayaan biasanya dalam berargumen berkata bahwa mereka tahu segala mengenai argumentasi. orang-orang yang berkepercayaan bahwa matahari adalah yang maha kuasa akan mengatakan bahwa mereka tahu bahwa matahari adalah yang maha kuasa.<br><br>Namun, dalam istilah berkepercayaan dan ilmu pengetahuan yang digunakan oleh penggunaan filsafat akan berbeda. Epistemologi adalah cabang filsafat yang mempelajari ilmu pengetahuan dan berkepercayaan. Sebuah masalah yang besar untuk epistemologi adalah dalam kerangka apa yang diperlukan untuk memiliki pengetahuan.<br><br>Dalam sebuah gagasan yang berasal dari dialog Theaetetus oleh Plato, filsafat tradisional telah menetapkan bahwa kebenaran dari berkepercayaan adalah dibenarkan.<br><br>Hubungan antara berkepercayaan dan ilmu pengetahuan adalah bahwa ilmu pengetahuan adalah bagian dari berkepercayaan jika berkepercayaan itu benar, dan jika berkepercayaan memiliki alasan pembenar (wajar dan harus masuk akal pernyataan/bukti/petunjuk).<br><em>Sumber: Wikipedia</em></td></tr></tbody></table></figure></div>’ target=”_blank”>kepercayaan zaman Cina Kuno – Perkembangan seni sastra pada zaman Cina Kuno tidak

Tidak Ada Pos Lagi.

Tidak ada laman yang di load.