Pengertian Berita

Pengertian Berita: Jenis, Bagian, dan Sifatnya

Diposting pada

Pengertian Berita – Sebagian besar masyarakat Indonesia pasti pernah mendengar ataupun membaca suatu berita. Entah itu berita tentang ekonomi, olahraga, kriminal, gaya hidup dan sebagainya. Apalagi saat ini perkembangan teknologi sudah berkembang sangat pesat, jadi untuk mendapatkan sebuah berita sangatlah mudah dan cepat.

Akan tetapi saat ini masih sedikit orang yang mengetahui tentang pengertian berita. Untuk dapat mengenal lebih dalam lagi mengenai berita, berikut adalah penjelasan tentang berita.

Definisi Atau Pengertian Berita

Berita adalah sebuah laporan tentang peristiwa terbaru dan penting yang harus disampaikan kepada masyarakat secara cepat. Dalam penyajian sebuah berita dapat menggunakan media seperti surat kabar, televisi, radio dan media online.

Berita juga mempunyai arti lain yaitu sebuah informasi berdasarkan fakta mengenai kejadian yang sedang berlangsung. Selain itu berita juga dapat dikatakan sebagai sebuah laporan keterangan dari sebuah peristiwa. Berita merupakan sebuah fakta yang harus segera disampaikan kepada masyarakat.

Akan tetapi tidak semua fakta tersebut harus disampaikan kepada masyarakat, fakta-fakta tersebut harus dipilih terlebih dahulu, sehingga nantinya fakta tersebut pantas untuk disampaikan kepada masyarakat.

Bagaimana menurut para ahli?

Para ahli publisistik dan jurnaslitik belum ada yang mendefinisikan berita secara khusus dan bisa diterima secara umum. Namun secara lebih sederhana para ahli jurnalistik mendefinisikan berita sebagai apa yang ditulis oleh surat kabar, apa yang disiarkan di radio, dan apa yang ditayangkan di televisi. Namun beberapa ahli berpendapat sebagai berikut.

  1. Dean M. Lyle Spencer mendefinisikan sebuah berita sebagai suatu kenyataan atau ide yang benar serta dapat menarik perhatian sebagian pembaca.
  2. Williard C. Bleyer, Bleyer mengatakan bahwa sebuah berita merupakan suatu hal yang aktual dan dipilih oleh wartawan untuk dimuat dalam sebuah surat kabar karena aktual tersebut dinilai dapat menarik/mempunyai makna tersendiri bagi pembaca.
  3. William S. Maulsby mendefinisikan berita sebagai suatu penuturan secara benar dan tidak memihak dari fakta-fakta yang mempunyai arti penting dan baru terjadi, yang menarik perhatian para pembaca surat kabar yang memuat berita tersebut.
  4. Eric C. Hepwood menulis, berita adalah laporan pertama dari kejadian yang penting dan dapat menarik perhatian umum17.
  5. Harris Sumadiria berpendapat bahwa berita merupakan sebuah laporan tercepat mengenai fakta atau ide terbaru yang benar, menarik dan atau penting bagi sebagian besar khalayak, melalui media berkala seperti surat kabar, radio, televisi, atau media online yakni internet

Pengertian Breaking News

Breaking news atau berita sela merupakan sebuah penggabungan dari dua kata Break dan News. Breaking news secara bahasa adalah sebuah siaran berita yang memutus, menjeda, atau menghentikan sebuah acara yang sedang berlangsung.

Kemudian secara istilah breaking news akan lebih merujuk kepada laporan khusus atau buletin berita yang berisikan informasi sangat penting sehingga penyiar merasa harus segera menyampaikan kepada pemirsa atau pendengar meskipun bukan waktunya untuk melakukan siaran berita22, dalam istilah yang lain breaking news
lebih familiar dengan berita sela, wartamerta, atau wartasemerta, yaitu berarti warta (berita, kabar, informasi) yang serta-merta disiarkan saat peristiwa seketika itu terjadi.

Secara istilah breaking news akan lebih merujuk kepada laporan khusus atau buletin berita yang berisikan informasi sangat penting sehingga penyiar merasa harus segera menyampaikan kepada pemirsa atau pendengar meskipun bukan waktunya

untuk melakukan siaran berita.23 Breaking news juga bisa dikatakan sebagai berita mendadak dan memiliki nilai berita yang tinggi, dan karenanya nilai yang sangat tinggi itulah breaking news dapat menyela/menghentikan program reguler yang telah terjadwal. Selain itu breaking news dikatakan juga sebagai siaran berita yang terjadwal, memiliki aspek kontroversi tinggi, berada pada momentum yang menjadi perhatian publik, serta memiliki implikasi terhadap kehidupan banyak orang.

Dalam pertelevisian di Indonesia breaking news merupakan sebuah siaran berita yang sangat penting dan tidak boleh dilewatkan karena ketika sebuah stasiun televisi menyiarkan tayangan breaking news maka sesuatu yang besar sedang terjadi saat itu juga. Tayangan breaking news akan menyiarkan berita secara spontan dan menyiarkan berita sesuai dengan kondisi kejadian saat itu juga.

Sehingga breaking news tidak bisa diartikan sebagai berita biasa saja. Sehingga dapat ditarik kesimpulan pemberitaan yang bersifat darurat atau breaking news tersebut akan ditayangkan sewaktu-waktu. Ketika sebuah stasiun televisi mendapatkan berita yang bersifat sangat penting dan dirasa publik harus mengetahuinya maka pihak departemen berita akan langsung mengambil alih tayangan untuk breaking news tersebut.

Jenis-Jenis Berita

Diatas sudah dijelaskan mengenai pengertian berita, untuk penjelasan selanjutnya adalah mengenai jenis-jenis berita. Saat ini masih banyak orang yang belum mengetahui tentang jenis-jenis berita.

Kebanyakan orang hanya membaca dan mendengarkan berita saja tanpa mengetahui jenis berita yang didapatkan. Untuk lebih jelasnya, berikut adalah penjelasan mengenai jenis-jenis berita.

1. Straight News

Jenis berita ini merupakan berita langsung, isi beritanya ditulis secara singkat, lugas dan apa adanya. Berita yang berjenis Straight News dapat ditemui pada halaman pertama surat kabar. Jenis berita Straight News terbagi menjadi 2 yaitu Hard News dan Soft News. Hard News adalah berita yang isinya memiliki nilai lebih, beritanya berkualitas dan terbaru.

Isi beritanya sangat penting, sehingga harus segera disampaikan kepada masyarakat. Biasanya isi berita yang berjenis Hard News memiliki sifat khusus atau berita yang berisi tentang suatu kejadian yang terjadi secara tiba-tiba. Sedangkan Soft News adalah berita pendukung dan mempunyai nilai berita dibawah Hard News.

2. Depth News

Berita jenis ini mempunyai isi yang bersifat mendalam. Dept News biasanya terdapat ulasan-ulasan yang mendalam terhadap suatu peristiwa. Jenis berita ini memiliki isi yang lebih menonjolkan tentang “mengapa peristiwa itu terjadi” dan juga “bagaimana peristiwa itu terjadi. Tujuan dari berita jenis ini adalah untuk mengangkat suatu kejadian secara lebih mendalam.

4. Investigation News

Adalah berita yang cara pembuatannya berdasarkan penyelidikan atau penelitian yang dilakukan dari berbagai sumber. Dalam menulis Investigation News biasanya jurnalis mempunyai tujuan tertentu seperti untuk membongkar tindak kriminal yang sangat merugikan masyarakat, membongkar sebuah jaringan penjualan illegal dan masih banyak lagi.

Investigation News bertujuan untuk mengungkap hal-hal yang tersembunyi dari sebuah kejadian. Hal tersebut membuat seorang jurnalis yang menulis berita jenis ini harus melakukan penelusuran informasi dan melakukan penyelidikan. Biasanya jurnalis yang menulis berita ini harus bertindak layaknya seorang intel.

5. Interpretative News

Berita jenis Interpretative News adalah berita pengembangan dari Straight News. Interpretative News adalah berita langsung dimana didalamnya ditambahkan beberapa informasi seperti pendapat seseorang atau sebuah penelitian yang dilakukan oleh penulis.

Informasi tambahan dalam berita tersebut dapat berupa latar belakang peristiwa, data-data yang terkait dan hasil wawancara dengan para pengamat atau para ahli.Pengembangan berita jenis ini lebih menekankan pada fakta daripada opini.

6. Opinion News

Pengertian dari Opinion News adalah berita yang berisi opini tentang suatu kejadian yang sedang terjadi. Biasanya isi dari jenis berita ini adalah pendapat dari para pengamat atau para ahli dari masalah, isu atau dari kejadian yang sedang terjadi. Selain itu pendapat juga dapat diperoleh dari masyarakat, pelajar ataupun mahasiswa.

Bagian Berita

Setelah mempelajari beberapa penjelasan mengenai pengertian berita dan juga jenis-jenis berita, yang perlu dipelajari selanjutnya adalah bagian berita. Agar menjadi sebuah berita yang dapat disampaikan kepada masyarakat, dalam berita terdapat bagian-bagian yang menyusun berita tersebut. Berikut adalah beberapa bagian-bagian berita

1. Headline

Bagian berita yang satu ini juga dapat disebut dengan judul, kemudian dalam berita juga dilengkapi dengan anak judul. Hal tersebut mempunyai tujuan untuk memudahkan para pembaca berita, supaya nantinya si pembaca paham atas peristiwa atau kejadian yang diberitakan. Biasanya di dalam berita juga terdapat sebuah dukungan berupa gambar supaya lebih menarik.

Judul berita digunakan untuk merangkum isi berita kepada pembaca mengenai isi berita. Sama halnya dengan media cetak, media elektronik juga harus memiliki judul yang baik agar dapat di pahami dan diterima oleh pemirsa ataupun pendengar.

Penulisan judul dalam sebuah berita harus menggunakan bahasa yang mudah dipahami, jelas dan tidak ambigu. Penggunaan singkatan dapat diterapkan dalam penulisan judul, akan tetapi singkatan yang digunakan merupakan singkatan yang sudah biasa digunakan dan dipahami oleh pembacanya. Judul berita yang baik setidaknya harus memenuhi beberapa syarat sebagai berikut:

  • a. Singkat-padat
  • b. Relevan
  • c. Fungsional
  • d. Formal
  • e. Representatif
  • f. Menggunakan bahasa baku
  • g. Spesifik.

2. Deadline

Pada umumnya deadline terdiri atas nama media masa, tempat terjadinya peristiwa dan tanggal terjadinya peristiwa. Bagian ini memiliki tujuan yaitu untuk menunjukan tempat terjadinya peristiwa kepada masyarakat. Selain itu tujuan dari bagian ini juga untuk menampilkan media masa yang menyampaikan berita.

3. Lead

Bagian ini merupakan bagian yang sangat penting dalam sebuah berita. Karena bagian inilah yang nantinya akan menentukan berita ini akan dibaca oleh masyarakat atau tidak. Dengan kata lain bagian ini adalah inti dari sebuah berita. Bagian ini memiliki fungsi yaitu untuk menggambarkan seluruh isi berita secara ringkas.

4. Body

Bagian ini merupakan tubuh dari sebuah berita. Isi dari bagian ini adalah kejadian yang dilaporkan secara singkat, padat dan jelas. Dengan penulisan berita yang singkat, padan dan juga jelas maka pembaca akan mudah menangpak isi dari tubuh berita ini. Body juga dapat diartikan sebagai bagian dari perkembangan sebuah berita.

Sifat-Sifat Berita

Berita yang sering dibaca dan didengar oleh sebagian besar masyarakat memiliki sifat masing-masing. Setelah mengetahui pengertian berita, agar lebih menguasai tentang berita alangkah baiknya untuk mempelajari sifat-sfat berita. Berikut adalah beberapa sifat-sifat yang dimiliki sebuah berita, antara lain

1. Baru Atau Aktual

Perlu diketahui bahwa sebuah berita yang berisi peristiwa yang sedang terjadi atau kejadian yang baru terjadi akan lebih berbobot dan memiliki nilai lebih. Sedangkan dengan berita yang isinya sebuah peristiwa yang sudah lama terjadi akan membuat berita tersebut tidak diminati masyarakat.

2. Penting

Agar berita dapat selalu dibaca dan didengar oleh banyak masyarakat, maka isi dari berita itu harus penting. Sebuah berita dapat dianggap penting jika isi dari berita tersebut dapat berpengaruh terhadap kehidupan masyarakat. Contohnya saja berita tentang kenaikan harga beras. Hal tersebut sangat berpengaruh terhadap ekonomi masyarakat.

3. Emosi

Sebuah berita yang disampaikan kepada masyarakat dapat menimbulkan perasaan sedih, senang, marah dan kecewa. Contohnya saja adalah pemberitaan tentang pembuangan bayi baru lahir. Berita tersebut pastinya akan membuat para pembaca atau pendengar menjadi sedih bahkan marah.

4. Jarak (Jauh Atau Dekat)

Perlu diketahui bahwa sebagian besar masyarakat lebih tertarik untuk membaca atau mendengar sebuah berita tentang peristiwa yang terjadi di daerah dekat rumah tinggal. Masyarakat kurang tertarik dengan berita yang berisi tentang peristiwa yang terjadi di daerah yang jauh dari tempat tinggal.

5. Akibat

Berita memiliki isi sebuah peristiwa atau kejadian yang memiliki dampak besar terhadap masyarakat. Entah itu dampak positif maupun dampak negatif. Contohnya saja adalah berita mengenai pemutaran film The Doll pada situs you tube.

Itu tadi merupakan penjelasan mengenai pengertian berita, jenis-jenis berita, bagian berita dan sifat berita. Setelah membaca penjelasan di atas maka ilmu tentang dunia jurnalistik akan bertambah. untuk yang ingin membuat sebuah berita, jangan sekali-kali membuat berita bohong atau hoax karena hal tersebut akan merugikan masyarakat.

Unsur dan Kelengkapan Berita

Dalam komunikasi massa Laswell memberikan argumen pemikiran yang spesifik terkait konteks komunikasi massa. Argumen tersebut mengharuskan kita untuk memahami proses komunikasi massa dan juga perlu untuk mempelajari masing-masing tahap dari model komunikasi massa Laswell yakni:

  • Apa?
  • Berkata apa?
  • Melalui saluran apa?
  • Untuk siapa?
  • Dengan efek seperti apa?

Model ini merupakan versi verbal dari model awal Shannon dan Weaver yang dimana model ini masih linier dengan melihat komunikasi transmisi pesan dan memunculkan efek bukan makna. Efek tersebut akan menunjukkan sebuah perubahan yang dapat diamati serta diukur dari penerima yang disebabkan oleh elemen-elemen dari sebuah proses komunikasi yang dapat diidentifikasi.24 Dalam model komunikasi massa Laswell memiliki kesamaan dengan unsur-unsur berita atau kelengkapan berita.

Dalam jurnalistik sendiri jurnalisme harus menyajikan pemaparan yang faktual, dimana faktual tersebut harus berdasarkan fakta yang terjadi. Fakta sering disetarakan dengan kenyataan, realitas, atau apa adanya. Yang dimaksud disini adalah takaran pancaindra sehingga dapat dilihat, didengar, diraba, dirasa, dan dicium. Untuk menyajikan fakta tersebut memerlukan sebuah indikator ril yang dapat diterima oleh nalar sehat.

Untuk memenuhi indikator berdasarkan fakta tersebut para ilmuwan sepakat bahwa berita harus memenuhi unsur 5W+1H. Berita tersebut harus memenuhi jawaban dari:

  • What: Apa yang terjadi
  • Who: Siapa yang terlibat
  • When: Kapan peristiwa itu terjadi
  • Where: Dimana peristiwa itu terjadi
  • Why: Mengapa peristiwa itu terjadi
  • How: Bagimana proses terjadinya

Dengan jawaban dari enam pertanyaan tersebut maka dapat dianggap fakta yang merupakan dasar berita sudah terpenuhi. Selain itu Rudyard Kipling membuat sebuah sajak yang memiliki kaitan erat dengan unsurunsur untuk menemukan sebuah jawaban dari pertanyaan yang berhubungan dengan 5W+1H yakni:

  • I have six honest serving-men
  • (They’ve tought me all I knew)
  • Their name’s are What and Where and When and How and Why and

Who.

(Aku punya enam orang pelayan yang jujur. Mereka telah mengajariku semua yang aku ketahui. Nama-nama mereka adalah Apa dan Dimana dan Bilamana dan Bagaimana dan Mengapa dan Siapa) Rumus 5W+1H tersebut dapat digunakan untuk membedah sebuah lead berita yang lengkap.