Tag Ramalan

Apakah ramalan Notonagoro meleset?

Jayabaya dan Kerajaan Kediri
Seperti yang telah kita ketahui bersama bahwa KPU (Komisi Pemilihan Umum) telah mengumumkan hasil rekapitulasi pemilihan umum tangal 22 Juli 2014 dan menyatakan bahwa pasangan capres dan cawapres nomor urut 2 Joko Widodo – Jusuf Kalla sebagai presiden terpilih. Ini…

Gus Dur dan Megawati dalam jangka Jayabaya

Gus Dur dan Megawati
Gus Dur (Abdurrahman Wahid) Presiden keempat Indonesia Setelah berakhiran Na, maka presiden penggantinya harus berakhiran GO. Itulah yang diramalakan Jayabaya. Dan terbukti, presiden keempat Indonesia ternyata di dalam namanya terdapat kata Go, yaitu Gus (Go) Dur). Presiden keempat RI yang…

Habibie dalam Notonagoro

Presiden Habibie berwarna
No-To yang pertama telah jelas terbukti, yaitu Soekarno (berakhiran No) dan Soeharto (berakhiran To). Keduanya bisa di baca pada Soekarno dalam ramalan Jayabaya dan Soeharto dalam jangka Jayabaya. Sekarang, bagaimana dengan kata Na atau Ne dalam ramalan Jayabaya tersebut? Siapakah yang dimaksud…

Soeharto dalam jangka Jayabaya

Setelah sebelumnya diuraikan Ir. Soekarno dalam ramalan Jayabaya, selanjutnya ramalan Jayabaya Notonagoro lagi-lagi terbukti setelah kekuasaan RI berpindah ke pundak Soeharto. Soeharto yang notabene berakhiran To adalah tipe pemimpin Indonesia yang juga telah diramalkan dalam jangka Jayabaya melalui konsep Notonagoro.…

Ir. Soekarno dalam ramalan Jayabaya

Ir. Soekarno dalam ramalan Jayabaya
Sejauh ini Indonesia telah dipimpin oleh tujuh orang presiden, mulai dari Soekarno, Soeharto, Habibie, Gus Dur, Megawati, dan SBY. Jika dikaitkan dengan ramalan Jayabaya Notonagoro, maka keenam presiden Indonesia tersebut dapat dibagi menjadi dalam dua tahap, yakni Notonagoro tahap I…

7 kebijakan ekonomi liberal zaman kalasakti

7 kebijakan ekonomi liberal zaman kalasakti
Setelah keadaan ekonomi Indonesia kocar-kacir pada masa demokrasi liberal, pemerintah berusaha memperbaikinya. Usaha-usaha yang dilakukan pemerintah untuk memperbaiki perekonomian negara waktu itu dengan menerapakan kebijakan-kebijakan, di antaranya sebagai berikut : Gunting Syarifuddin Kebijakan gunting Syarifuddin adalah pemotongan nilai uang. Tindakan…

Ekonomi Liberal zaman Kalasakti

Ekonomi Liberal zaman Kalasakti
Bagaimanakah kondisi perekonomian di Indonesia pada zaman Kalasakti? Karena yang dimaksud zaman ini adalah era kemerdekaan dan Orde Lama, maka kondisi negara terutama di bidang ekonomi, masih ibarat bayi yang mulai belajar merangkak. Adapun perkembangan ekonomi Indonesia di zaman Kalasakti…

Ekonomi Terpimpin zaman Kalasakti

Ekonomi Terpimpin zaman Kalasakti
Ekonomi Terpimpin zaman Kalasakti – Struktur ekonomi Indonesia pada waktu Demokrasi Terpimpin menjurus pada sistem etatisme, yaitu segala-galanya diatur dan dipegang oleh pemerintah. Kegiatan-kegiatan ekonomi banyak diatur oleh peraturan-peraturan pemerintah, sedangkan prinsip-prinsip ekonomi banyak yang diabaikan. Akibatnya, defisit dari tahun…

Zaman Kalabendu (zaman reformasi)

Tahapan keempat dari perkembangan Indonesia adalah apa yang oleh Jayabaya disebut Kalabendu. Kala berarti zaman dan bendu berarti marah. Sehingga arti kalabendu adalah suatu zaman dimana orang mudah marah, saling memaksakan kehendak, dan melakukan berbagai tindakan kekerasan. Jayabaya mengartikan zaman…

Zaman Kalajaya (zaman Orde Baru)

Zaman Kalajaya (zaman Orde Baru)
Tahapan ketiga setelah zaman Kalasakti adalah zaman Kalajaya. Banyak orang menafsirkan bahwa zaman Kalajaya adalah masa Orde Baru. Menurut ramalan Jayabaya, pada zaman ini banyak orang ulah kekuatan untuk tulang punggung kehidupannya. Zaman Keunggulan Artinya, Indonesia sudah memasuki zaman kestabilan…