Sejarah Negara

Website History

Menu

Penjelasan nilai uang

Agustus 23, 2014 | Modern

Penjelasan nilai uang – Berikut penjelasan mengenai nilai nominal dan nilai intrinsik :

Nilai Nominal

Nilai nominal adalah nilai yang tertulis pada mata uang itu sendiri. Misalnya uang kertas ribuan maka nilai nominalnya adalah seribu.

Nilai Intrinsik

Nilai Intrinsik adalah nilai bahan yang digunakan untuk membuat mata uang misalnya Rp 10.000,- dibuat dari perak, seharga Rp 3000,- maka nilai intrinsik uang tersebut adalah Rp 3000,-.

Penjelasan nilai uang

Sekarang ini sebagian besar uang dibuat dari kertas yang hampir tidak punya nilai intrinsik, sehingga nilai nominalnya jauh dengan nilai intrinsiknya. Masyarakat mau menerima uang kertas yang hampir sama tidak punya nilai intrinsik karena sebagai berikut :

1. Masyarakat percaya bahwa pemerintah mau menerima uang kertas, misalnya untuk membayar pajak.

2. Masyarakat percaya bahwa pemerintah mengeluarkan uang kertas dengan jaminan emas berlaku di bank sirkulasi.

3. Masyarakat percaya bahwa uang kertas itu mempunyai daya beli.

Karena berlakunya uang kertas atas dasar kepercayaan maka uang kertas disebut uang kepercayaan (fiduciary).

Nilai mata uang suatu negara berbeda dengan nilai mata uang negara lain. Uang asing yang akan ditukarkan dengan rupiah harus di kurs lebih dahulu. Kurs mata uang asing adalah harga mata uang asing yang dinyatakan dalam mata uang negara sendiri.

Nilai Internal

Adalah nilai tukar uang terhadap barang. Nilai internal sering disebut nilai riil barang. Dalam ilmu ekonomi, jika nilai riil uang turun secara umum disebut inflasi ditandai dengan turunnya harga-harga barang pada umumnya.

Nilai eksternal

Nilai eksternal disebut juga kurs mata uang atau nilai tukar suatu mata uang dengan mata uang asing. Dalam melayani tukar-menukar uang, bank menghendaki adanya keuntungan, maka menetapkan kurs jual dan 1 kurs beli valuta asing.

Kurs jual adalah kurs yang diberlakukan oleh banyak bank menjual mata uang asing.

Kurs beli adalah kurs yang diberlakukan oleh bank jika bank membeli mata uang asing.

Agar bank memperoleh keuntungan, maka kurs beli yang ditetapkan selalu rendah dari kurs jual. Contoh beberapa mata uang asing :

No.
Negara
Satuan Uang
1.
2.
3.
4.
5.
6.
7.
8.
9.
10.
11.
12.
13.
14.
15.
16.
17.
18.
19.
20.
21.
22.
23.
24.
25.
26.
27.
28.
29.
30.
31.
32.
Amerika Serikat
Arab Saudi
Australia
Bangladesh
Belanda
Belgia
Brunei Darussalam
Fillipina
Hongkong
India
Inggris
Irak
Iran
Italia
Jepang
Jerman
Korea Selatan
Malaysia
Mesir
Myanmar
Pakistan
Papua Nugini
Perancis
Portugal
RRC
Rusia
Selandia Baru
Singapura
Spanyol
Sri Lanka
Swedia
Thailand
Dollar (US$)
Riyal (R/SR)
Dollar Australia (A$)
Taka (Tk)
Gulden (FL)
Franc (BF)
Dollar Brunei (B$)
Peso (P)
Dollar Hongkong (HK$)
Rupee (Re)
Poundsterling
Dinar (ID)
Rial (R/RL)
Lira (Lit)
Yen (Y)
Deutsche Mark (DM)
Won (W)
Ringgit (Mal $)
Pound Mesir (R)
Kyat (K)
Rupee (Re)
Kina (K)
Franch (Fr)
Escudo (Esc)
Yuan (Y)
Rubel (R)
Dollar Selandia Baru (NZ $)
Dollar Singapura (S$)
Peseta (Pta)
Rupee (Rr)
Krona (Kr)
Baht (B)

Baca juga hal-hal yang berkaitan dengan uang berikut :

Related For Penjelasan nilai uang