Sejarah Negara

Website History

Menu

Tentang perdagangan internasional

Agustus 25, 2014 | Modern

Pengertian perdagangan internasional adalah hubungan kegiatan ekonomi antar negara yang diwujudkan dengan adanya proses tukar-menukar barang atau jasa melalui ekspor dan impor.

Ekspor adalah kegiatan menjual atau membeli barang-barang hasil produksi dari dalam negeri ke negara lain. Impor adalah kegiatan memperoleh atau membeli barang-barang hasil produksi lain ke dalam negeri.

Faktor-faktor yang menyebabkan timbulnya perdagangan internasional, adalah sebagai berikut :

  1. Perbedaan sumber daya alam (iklim dan kesuburan tanah).
  2. Kelebihan hasil-hasil produksi.
  3. Perbedaan kebutuhan masing-masing negara.
  4. Tidak semua kebutuhan dalam negeri dapat dipenuhi oleh hasil produksi sendiri.

Tentang perdagangan internasional

Tujuan perdagangan internasional, sebagai berikut :

  1. Mencukupi kebutuhan barang dan jasa dalam negeri.
  2. Melindungi industri atau produksi dalam negeri.
  3. Memperluas lapangan kerja.
  4. Memperoleh pendapatan negara dari luar negeri (devisa)
  5. Memperluas keuntungan lainnya di bidang politik, keamanan, pertahanan dan sosial budaya.

Keuntungan atau manfaat perdagangan internasional, sebagai berikut :

  1. Meningkatkan hubungan kesehatan antar negara.
  2. Kebutuhan setiap negara tercukupi.
  3. Negara pengekspor memperoleh keuntungan.
  4. Sikap negara dapat mengadakan spesialisasi produksi.
  5. Mendorong kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi (Iptek).
  6. Mendorong produksi barang secara maksimal.

Hambatan dan kerugian perdagangan internasional, sebagai berikut :

  1. Perbedaan mata uang suatu negara dengan negara lain.
  2. Kualitas sumber daya manusia yang rendah.
  3. Pembayaran antar negara sulit dan resikonya besar.
  4. Kebijaksanaan impor yang dilakukan oleh suatu negara.
  5. Pertentangan dibidang politik dan militer.
  6. Organisasi-organisasi ekonomi regional.
  7. Negara-negara agraris sulit mengembangkan perdagangannya.
  8. Perekonomian negara terdesak oleh negara maju.

Kebijakan perdagangan Internasional

Kebijakan pemerintah yang berkaitan dengan perdagangan internasional pada dasarnya bertujuan untuk melindungi produksi dalam negeri. Berikut beberapa contoh kebijakan yang dikeluarkan oleh pemerintah

1. Dumping

Dumping artinya harga penjualan barang di luar negeri lebih rendah daripada harga penjualan dalam negeri sendiri.

2. Tarif

Tarif adalah kebijakan penetapan pajak barang-barang ekspor dan impor.

3. Kuota
Kuota adalah pembatasan jumlah maksimal barang yang boleh diimpor dan diekspor ke negara lain.

4. Embargo

Embargo adalah kebijakan untuk melarang sama sekali lalu-lintas barang/jasa dari negara-negara tertentu.

5. Kontrol Valuta Asing (Exchange Control)

Kontrol Valuta Asing (Exchange Control) adalah kebijakan pemerintah untuk mengatur pembayaran luar negeri secara langsung baik dengan berusaha memonopoli pemilikan valuta asing, mengatur penggunaannya maupun mengatur tingkat kursnya.

6. Larangan impor

Maksudnya negara mungkin tidak menghendaki impor barang-barang tertentu.

7. Subsidi

Subsidi adalah bantuan pemerintah untuk produksi lokal.

Baca juga : Dampak Perdagangan Internasional Globalisasi Ekonomi

Related For Tentang perdagangan internasional

Recent Post

Negara Antigua dan Barbuda adalah…
Tabel medali olimpiade Rio 2016…
Negara Angola adalah sebuah negara…
Tentang negara Andorra – Andorra…

Kategori