Amerika Tengah diselimuti oleh tumbuhan tropis

Amerika Tengah adalah sebuah wilayah di Amerika Utara bagian selatan, yang mencakup wilayah di sebelah selatan Teluk Meksiko hingga perbatasan antara Panama dan Kolombia.

Amerika Tengah dihubungkan dengan tetangganya oleh suatu jembatan berupa daratan sepanjang lebih dari 1.600 km yang disebut Amerika Selatan. Benua ini terbentang dari Kolombia terus ke utara sampai Meksiko dan dikuasai oleh tujuh rangkaian republik merdeka (Panama, Kosta Rika, Nikaragua, El Salvador, Honduras, Guatemala, dan Belize) serta juga wilayah Terusan Panama yang diperintah bersama oleh Amerika Serikat dan Panama. Masing-masing bangsa di Amerika Tengah mempunyai kepribadian utuh sendiri-sendiri.

Amerika Tengah merupakan daerah dengan keindahan alam yang luar biasa dan perbedaan fisik serta sosial yang tajam. Daratan ini diselimuti oleh tumbuhan tropis berwarna-warni. Di sini terdapat banyak sekali kadal, ular, buaya, dan reptil lainnya. Wilayah ini memiliki ribuan jenis burung yang bulunya indah. Berbagai jenis ikan dan kerang-kerangan terdapat di perairan laut dan darat. Mobil-mobil meluncur di jalan beraspal seiring dengan penunggang kuda, pejalan kaki, dan gerobak sapi yang berjalan lamban.

Struktur dasar tanah Amerika Tengah terdiri atas dua rangkaian pegunungan diapit oleh daratan pantai yang sempit. Rangkaian yang pertama meliku ke arah baratlaut-tenggara dari Meksiko Selatan sampai ke Nikaragua. Rangkaian kedua membujur ke arah tenggara di bagian daratan yang lebih sempit dari Nikaragua sampai ke Panama.

Sebagian besar pegunungan di kedua rangkaian tidak rata dan curam dengan ketinggian berkisar antara 1.800 dan 2.400 m. Pemandangannya yang sangat mencolok ialah banyaknya gunung yang aslinya merupakan gunung berapi yang membentuk barisan tak teratur di sepanjang pantai Pasifik.

Letusan gunung berapi yang begitu sering menyebabkan tanah menjadi sangat subur dan keadaan ini membuat daerah ini sangat padat penduduknya meskipun dihadang bahaya gempa bumi dan bahaya kegiatan gunung berapi lainnya yang sering terjadi.

Iklim di seluruh negara Amerika Tengah pada umumnya tropis dengan suhu yang berbeda-beda sesuai dengan ketinggiannya. Daerah tanah rendah pada umumnya panas dan lembap, di daerah pegunungan semakin dingin dan kering. Topan merupakan ancaman utama di sepanjang pantai Karibia antara bulan Agustus dan November.

Selain hutan yang meliputi separuh wilayah, Amerika Tengah miskin dengan sumber alam. Tidak ada batubara, sedangkan bahan galian yang hanya ada dalam jumlah seadanya adalah emas, perak, timbel, dan seng. Hutannya menghasilkan beberapa jenis kayu, termasuk kayu jati, balsa, dan mahoni. Chicle, bahan dasar permen karet, berasal dari pohon sapodilla.

Sampai sekarang pertanian merupakan tulang punggung ekonomi Amerika Tengah. Sebelum tahun 1820-an, bahan pewarna alamiah seperti nila dan cochineal (kumbang merah) merupakan barang ekspor, tetapi kemudian tidak berarti lagi setelah ditemukannya bahan cat sintetis.

Tanaman kopi-yang diperkenalkan pada pertengahan tahun 1800-an berkembang di tanah bekas gunung berapi yang subur di beberapa bagian El Salvador, Kosta Rika, dan Guatemala kini menjadi tumpuan utama ekonomi.

Semula pisang merupakan tanaman penting, tetapi pada tahun-tahun terakhir ini terserang hama dan rusak akibat angin topan. Sebagian besar penduduknya terdiri atas petani pangan, dengan budidaya utama jagung, kacang, padi, dan cantel. Pada tahun 1980 Guatemala berhasil mengekspor sejumlah minyak mentah.

Satu-satunya kota di Amerika Tengah yang berpenduduk lebih dari 500.000 hanyalah Kota Guatemala, yang sebagian terbesar penduduknya tersebar di desa-desa pertanian dan kota-kota kecil. Selain El Salvador, daerah itu berpenduduk sangat jarang. Kecuali di Panama dan Kosta Rika, seluruh wilayah mengalami kekurangan sekolah dan guru yang cukup serius.

Negara-negara di Amerika Tengah sudah merdeka sejak tahun 1821, kecuali Panama, yang memperoleh kemerdekaannya pada tahun 1903, dan kemerdekaan yang pertama, banyak orang berpendapat bahwa wilayah itu secara politis harus disatukan.

Upaya pertama ke arah penyatuan ini sudah dimulai ketika delegasi dari lima propinsi Guatemala, El Salvador, Honduras, Nikaragua, dan Kosta Rika bertemu pada tahun 1823 dan menyetujui pembentukan sebuah negara dengan nama Serikat Propinsi-Propinsi Amerika Tengah.

Manuel José Acre dari El Salvador terpilih sebagai presiden pada tahun 1825. Namun, pertentangan politik dan pertentangan antara tokoh-tokoh partai liberal dan partai konservatif menghancurkan federasi itu, sehingga pada tahun 1839 harapan persatuan hilang sama sekali.

Sejak itu berbagai upaya penyatuan terus dilakukan, tetapi tidak adanya pemerintah yang stabil dan terjadinya perpecahan di antara mereka tetap tidak memungkinkan dicapainya kesepakatan.

Tekad besar untuk mencapai persetujuan di antara negara-negara itu dilakukan pada tahun 1950-an ketika Guatemala, El Salvador, Honduras, Nikaragua, dan Kosta Rika bertemu untuk membicarakan cara-cara mendorong integrasi dan koordinasi kebijaksanaan ekonomi Amerika Tengah. Upaya ini berhasil melahirkan suatu persetujuan pembentukan pasaran bersama yang ditandatangani pada tahun 1960.

Peta politik Amerika Tengah
Peta politik Amerika Tengah

Kunjungi di Google map

Pembagian Wilayah Amerika Tengah

NONEGARA
1Belize
2El Salvador
3Guatemala
4Honduras
5Kosta Rika
6Nikaragua
7Panama