Skip to main content

Tentang penduduk Jepang

Sampai saat ini jumlah penduduk Jepang sekitar 127.333.002 jiwa. Laju pertumbuhan penduduknya tiap tahun kurang lebih 0,7%. Penduduk asli Jepang yaitu bangsa Ainu yang terdapat di Pulau Honshu dan Pulau Hokaido.

Penduduk pendatang kebanyakan berasal dari ras Mongoloid. Penyebaran penduduk tidak merata dan umumnya terdapat di daerah perindustrian dan kota-kota, hampir 75%.

Ada beberapa faktor iklim yang berakibat buruk atau merupakan bahaya kesukaran bagi penduduk Jepang, yaitu : bahaya angin Taifun, gempa bumi, letusan gunung api, banjir dan gelombang pasang. Bahaya kesukaran itu disebut juga "The Four Roses of Japan". Kegiatan penduduk Jepang mayoritas di perindustrian.
Gambar ilustrasi penduduk Jepang


Jepang menjadi negara industri modern yang maju dipengaruhi berbagai faktor, antara lain :
  1. listrik tenaga air mudah didapat dan murah
  2. tenaga buruh banyak, terampil dan terlatih
  3. semangat dan kemauan orang Jepang untuk maju sangatlah besar
  4. letak Jepang dekat dengan pasaran hasil industrinya
  5. garis pantai membentuk banyak pelabuhan laut, sehingga memudahkan pengangkutan barang-barang ekspor maupun impor.
  6. sistem perhubungan dalam negeri yang baik
  7. banyak mendapatkan bantuan dari Amerika Serikat bagi rehabilitasi Perang Dunia II
Jepang berusaha keras untuk memajukan industrinya disebabkan beberapa faktor, antara lain :
  1. sumber alam yang hampir habis
  2. tidak mempunyai lagi daerah jajahan
  3. imigran Jepang sukar masuk ke negara lain, seperti Australia dan Amerika
  4. pertumbuhan penduduk sangat cepat
Untuk mengatasi berbagai permasalahan tersebut Jepang melakukan beberapa hal, yaitu :
  1. mempermodern mesin-mesin
  2. mendatangkan tenaga ahli
  3. memberi subsidi bagi industri lemah
  4. membatasi impor hasil industri yang dapat dihasilkan sendiri
Baca juga hal-hal yang berkaitan dengan Jepang :
Tradisi kehidupan di Negeri Sakura ini adalah tradisi ikatan kekeluargaan di mana dalam perusahaan-perusahaan besar diterapkan juga sistem kekeluargaan itu. Tradisi lainnya yaitu menghargai orang bekerja keras atas dasar kesadaran.

Popular posts from this blog

Peta Pulau Jawa Lengkap dengan keterangannya

Peta Pulau Jawa Lengkap dengan keterangannya - Seperti telah kita ketahui bahwa pulau Jawa merupakan pulau yang lebih padat penduduknya daripada pulau-pulau lain di Indonesia. Selain itu, Pulau Jawa Dwipa bisa dikatakan sebagai pusat sejarah peradaban sejak zaman kerajaan, sebagai contoh zaman Kerajaan Majapahit.
Pulau Jawa sampai saat admin menuliskan ini dibagi dalam 4 provinsi, yaitu Provinsi Jawa Barat, Jawa Tengah, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), dan Provinsi Jawa Timur. Masing-masing provinsi membawahi kabupaten dan kota administratif.
Pulau Jawa merupakan pulau yang subur makmur dengan batas-batasnya sebagai berikut: sebelah barat: Selat SundaSebelah timur: Selat Balisebelah utara: Laut Jawasebelah selatan: Samudera Indonesia/Samudera Hindia
Gambar Peta Pulau Jawa Mengacu pada judul di atas, kali ini sejarah negara akan melampirkan Peta Pulau Jawa yang meliputi Jawa Barat, Jawa Tengah, DIY dan Jawa Timur. Karena wilayahnya memanjang dari barat ke timur peta tersebut ukurannya …

Sebab umum dan sebab khusus Perang Diponegoro

Sejarah Nasional.Perang Diponegoro berlangsung selama lima tahun yaitu dari tahun 1825 hingga tahun 1830. Hal ini secara gamblang telah di bahas pada artikel Perang Diponegoro terjadi tahun 1825-1830. Untuk kali ini Sejarah Nasional dan Dunia akan membahas secara lebih spesifik tentang penyebab terjadinya perang tersebut.
Sebab terjadinya Perang Diponegoro dapat dibagi menjadi dua, yaitu sebab umum dan sebab khusus. Berikut pembahasannya.
Sebab umum Rakyat dibelit oleh berbagai bentuk pajak dan pungutan yang menjadi beban turun-temurun.Pihak keraton Jogjakarta tidak berdaya menghadapi campur tangan politik pemerintah kolonial.Kalangan keraton hidup mewah dan tidak mempedulikan penderitaan rakyat.
Sebab khusus Pangeran Diponegoro tersingkir dari elite kekuasaan, karena menolak berkompromi dengan pemerintah kolonial. Pangeran Diponegoro memilih mengasingkan diri ke Tegalrejo untuk memusatkan perhatian pada kehidupan keagamaan.Pemerintah kolonial melakukan provokasi dengan membuat jalan yan…

Masa pemerintahan Presiden B.J. Habibie

Turunnya Soeharto dari jabatan kepresidenan pada tanggal 21 Mei 1998 menjadi awal lahirnya era Reformasi di Indonesia. Perkembangan politik ketika itu ditandai dengan pergantian presiden di Indonesia. Seperti telah di bahas pada Kronologi reformasi indonesia tahun 1998, bahwa Segera setelah Soeharto mengundurkan diri, Mahkamah Agung mengambil sumpah Baharuddin Jusuf Habibie sebagai presiden.

Masa pemerintahan Presiden B.J. Habibie berlangsung dari tanggal 21 Mei 1998 sampai 20 Oktober 1999. Pengangkatan Habibie sebagai presiden ini memunculkan kontroversi di masyarakat. Pihak yang pro menganggap pengangkatan Habibie sudah konstitusional, sedangkan pihak yang kontra menganggap bahwa Habibie sebagai kelanjutan dari era Soeharto dan pengangkatannya dianggap tidak konstitusional.

Pengambilan sumpah beliau sebagai presiden dilakukan di Credential Room, Istana Merdeka. Dalam pidato yang pertama setelah pengangkatannya, B.J. Habibie menyampaikan hal-hal sebagai berikut : Mohon dukungan dari …