Kanada dalam pandangan B. PEARSON

  • Whatsapp
Kanada dalam pandangan B. PEARSON

B. PEARSON adalah mantan perdana menteri Kanada. Bagi saya negeri Kanada, tanah air saya, mempunyai banyak arti. Pertama tentulah lahannya sendiri: luas dan beragam dalam kemegahannya; puncak gunungnya menjangkau langit biru; padi-padinya yang melambai-lambai sejauh mata memandang di padang prairi; lahan utara yang dahulunya lengang; kemolekan danau dan riam serta hutannya; dedaunannya yang menguning keemasan di musim gugur, serta merekahnya musim semi bersama dengan mencairnya salju dan cerahnya sinar surya.

Arti Kanada bukan hanya sampai di sini saja. Kanada kini berarti rakyat yang telah menyatu dengan bumi dan sejarahnya serta telah mengarungi samudra untuk bahu-membahu dan bergotong-royong membina masa depan.

Bacaan Lainnya

Kanada berarti para pria dan wanita yang berkarya sambil bergembira, berdoa, berpikir, melakukan sesuatu, dan bermimpi. Kanada berarti negeri, yang perkasa dan sedang membangun, yang dengan segala kendala dan peluang yang besar sedang maju ke depan dengan berbekal keyakinan dan harapan, serta rasa percaya diri tanpa dibarengi kecongkakan.

Beberapa negara sarat dengan geografi, tetapi tanpa sejarah yang memadai; yang lain justru sebaliknya. Kanada memiliki keduanya-geografi dan sejarah yang merupakan faktor vital dalam membangun negara.

Kanada, negara terbesar kedua di dunia, merupakan lahan penuh tantangan dan menakjubkan. Sebagian besar negeri ini masih terbelakang dengan berbagai sumber yang masih belum dimanfaatkan, yang masih terpendam jauh di berbagai wilayah Kanada Utara.

Kanada semula dianggap sebagai lahan kosong yang beku, terpencil, dan sangar. Sekarang bangsa Kanada telah terbuka mata hatinya. ”Ayo ke Utara” telah menggeser “Ayo ke Barat” sebagai seruan untuk bertualang meraih prestasi.

Kanada dalam pandangan B. PEARSON

Dampak Geografi

Perpindahan penduduk ke utara dan terkuaknya Celah Baratlaut yang bersejarah itu melalui jalur udara dan jalur laut telah semakin mempertegas arti kedudukan Kanada sebagai negeri yang diapit oleh dua kekuatan adidaya (yakni Amerika Serikat dan Uni Soviet) tetangga kita.

Kanada, yang telah menjelma menjadi negara industri yang besar serta sumber bahan mentah itu, berada di ambang gelaran ke utara yang mungkin akan sama pentingnya bagi masa depan politik dan ekonomi seperti pembukaan daerah Barat pada abad ke-19 dan awal abad ke-20.

Namun, saat ini berbagai kebijakan, problema, serta minat masih terpusat pada kesejahteraan sebagian besar penduduk yang lebih dari 25.000.000 yang bermukim di sebuah sabuk sempit sepanjang 320 km atau lebih di sepanjang perbatasan negara di selatan yang terbentang sepanjang 4.800 km itu.

Dengan tetangga yang satu ini, yakni Amerika Serikat, Kanada telah membina hubungan yang sangat akrab dan bersahabat. Hubungan itu telah diwarnai dengan semangat isi-mengisi dan sekaligus rasa was-was.

Pertumbuhan Kanada pada suatu bentangan sempit, yang membujur dari timur ke barat, melintasi sebuah benua yang besar itu telah disebut pengembangan pita, yang sebagian merupakan sumber timbulnya berbagai problema politik, geografi, dan ekonomi, yang harus ditanggulangi dalam rangka pembangunan bangsa Kanada seutuhnya.

Kalau selama ini berbagai problema telah dapat kita atasi, itu berarti suatu kemenangan keyakinan atas keraguan; keunggulan rasa kebangsaan atas kepentingan daerah; serta kemenangan politik atas geografi. Bagi Kanada, garis alami pembangunan ekonomi dan geografi bergerak dari utara ke selatan.

Namun, untuk membangun suatu bangsa yang besar, nenek moyang kita tahu bahwa mereka harus mengembangkan bagian wilayahnya yang berada di Amerika Utara itu justru dari arah timur ke barat, melintasi seluruh benua. Untuk melaksanakan keputusan itu dituntut adanya ketegaran ataupun daya imajinasi.

Propinsi Atlantik merupakan sebuah satuan geografi meskipun sebagian propinsi itu terpisah dari bagian lain Kanada oleh perluasan negara bagian Inggris Baru di Amerika Serikat.

Hutan, batuan, dan sungai mematahkan kesinambungan antara propinsi Quebec dan Ontario yang terletak di tengah dan sudah maju industrinya itu dengan Propinsi Prairi. Di lain pihak, Propinsi Prairi itu merupakan perluasan geografi dan ekonomi daerah Utara Tengah Amerika Serikat ke utara.

Pegunungan Rocky menumbuhkan perasaan ”terpencil megah” bagi Kolumbia Inggris, yang memiliki garis persinggungan dan pengembangan alami dengan pesisir Pasifik Amerika Serikat serta jauh menyeberangi Lautan Pasifik menuju ke Timur.

Dapatlah dimengerti bahwa sifat kedaerahan masih tetap kuat di Kanada. Namun, kita telah berhasil mengatasi sifat itu sehingga menjadi prestasi nasional yang besar di zaman modern ini, yaitu kemajuan yang mampu mengubah koloni yang terpisah-pisah ke Konfederasi dari pantai ke pantai-sebuah negara berdaulat yang tegak berdiri seperti sekarang ini.

Tetangga di Selatan

Sudah barang tentu terdapat berbagai tekanan di bidang ekonomi, budaya, dan politik yang dilancarkan terhadap bangsa Kanada oleh tetangganya, yaitu Amerika Serikat. Berbagai tekanan yang tidak kunjung habis, tetapi bukannya tidak bersahabat itu, antara lain telah mengakibatkan membanjirnya miliaran dolar investasi swasta Amerika Serikat ke Kanada.

Kanada dengan berbagai sumbernya yang melimpah dan beraneka itu, menjadi sumber utama penyediaan bahan mentah bagi Amerika Serikat yang di Amerika Serikat sendiri semakin menipis atau menjadi langka.

Investasi itu telah membuahkan suatu langkah dan pola pertumbuhan ekonomi di Kanada yang mungkin tidak bakal terwujud sekiranya tidak ada investasi yang mampu mewujudkan peningkatan besar dalam perdagangan internasional.

Perpaduan antara sumber yang besar, rakyat yang rajin dan berjiwa wiraswasta, stabilitas sosial dan politik, serta investasi modal luar negeri yang luar biasa besarnya itu telah menjadikan Kanada sebuah negara modern yang kuat dengan GNP yang mengesankan dan salah satu di antara negara dengan pendapatan per kapita tertinggi di dunia.

Investasi modal asing yang kita terima itu telah membawa dampak lain yang membuat kita prihatin terhadap masa depan kita sebagai sebuah negara yang mandiri dan bebas merdeka. Bagaimana bangsa Kanada tidak merasa prihatin terhadap nasib Kanada sendiri kalau sebagian besar industrinya diatur dari luar?

Sebagian besar pengawasan itu dilakukan oleh perusahaan di Amerika Serikat. Dalam kaitan ini problema yang dihadapi adalah bagaimana mencegah agar keikutsertaan Amerika dalam pembangunan Kanada ini tidak sampai mengarah ke penguasaan dan pengisapan Kanada oleh Amerika Serikat.

Saya yakin bahwa Kanada mampu mengatasi problem ini tanpa harus terseret ke dalam jurang nasionalisme ekonomi yang sempit dan mengekang, yang bakal memutuskan arus investasi modal asing yang vital bagi masa depan kita itu.

Tekanan ekonomi Amerika Serikat terhadap Kanada yang merdeka ini telah semakin diperumit oleh adanya berbagai pengaruh lain yakni pengaruh kebudayaan dan pengaruh yang tidak sepenuhnya bersifat kultural.

Dampak yang ditimbulkan terhadap perikehidupan Kanada semakin diperbesar oleh adanya kelonggaran dalam pertukaran komunikasi antara rakyat kedua negara itu. Memang benar, perikehidupan di Kanada hampir tidak dapat dibedakan dengan perikehidupan bangsa Amerika kecuali di Kanada yang berbahasa Prancis.

Banyak orang Kanada yang memprihatinkan kesamaan ini sebagai suatu ancaman yang lebih besar terhadap jatidiri Kanada dan lebih sulit untuk diatasi daripada hubungan ekonomi dan keuangan. Problema jatidiri nasional ini pun dapat ditanggulangi melalui suatu kebanggaan nasional yang sehat atas negeri dan warisan Kanada yang ada.

Kebanggaan ini harus menampakkan dirinya dalam tindak politik dan sosial yang sesuai dengan warisan itu. Kebanggaan dan kekuatan nasional akan membuka jalan bagi pembangunan Konfederasi Kanada yang kuat dan bersatu. Namun, orang hanya dapat melakukannya jika dia memahami keadaan dan pelajaran yang dapat dipetik dari sejarah.

Warisan Masa Silam

Bangsa Prancis dan bangsa Inggrislah yang menjelajah dan merebut lahan Kanada dari tangan orang Indian dan orang Eskimo. Setelah berhasil, keduanya saling baku hantam untuk memenangkan dominasi di Kanada.

Bangsa Inggris menang sehingga Kanada menjadi koloni Inggris. Namun, Kanada akhirnya menjadi koloni yang unik karena bangsa Prancis tidak tenggelam dan mampu mempertahankan bahasa, tradisi, dan budayanya.

Kedudukan bahasa, tradisi, dan budaya Prancis di dalam perikehidupan Kanada diakui ketika negeri itu menjadi sebuah konfederasi koloni Amerika Utara Inggris pada tahun 1867, sesuai dengan ketentuan yang tercantum dalam Undang-Undang Amerika Utara Inggris.

Pada tahun-tahun berikutnya, lambat laun dan tanpa pertumpahan darah, serta melalui evolusi politik yang damai, Kanada menjelma menjadi sebuah negara merdeka, tetapi yang dengan kemauannya sendiri tetap mengakui raja atau ratu Inggris sebagai kepala negaranya.

Ratu Elizabeth II dari Inggris adalah juga Ratu Kanada. Di samping itu, Kanada juga menjadi anggota asosiasi negara-negara merdeka bekas jajahan Imperium Inggris dan yang sekarang dikenal sebagai Negara-Negara Persemakmuran.

Karena Konfederasi Kanada mengakui dua bahasa dan dua kelompok budaya, yakni Inggris dan Prancis, Kanada mempunyai dua jalur asal-usul. Namun, bangsa Kanada pun bersifat multirasial dalam pertumbuhannya. Penduduk Kanada sekarang ini pada garis besarnya terdiri atas sepertiga keturunan Anglo-Sakson, sepertiga lagi keturunan Prancis, sedangkan yang selebihnya terdiri atas golongan keturunan lain.

Dua asal-usul dan kebhinekaan ras ini merupakan faktor penting dalam kedudukan sekarang dan pembangunan di masa depan. Kedua faktor itu berarti bahwa kesatuan Kanada tidak mungkin berlandaskan keseragaman atau doktrin pembauran.

Masa keterserapan golongan minoritas berbahasa Prancis oleh golongan mayoritas yang berbahasa Inggris telah lama berlalu. Oleh karenanya, penduduk Quebec yang berbahasa Prancis yang merupakan minoritas di Kanada, tetapi merupakan mayoritas besar di propinsi Quebec-telah mendesak agar diberi hak penuh untuk mempertahankan bahasa, kebudayaan, dan tradisi mereka sendiri di dalam lingkungan Konfederasi Kanada.

Jika kita ingin tetap bersatu dan kuat, hal ini harus diakui oleh golongan mayoritas sehingga akan memungkinkan penduduk Kanada yang berbahasa Prancis yakin bahwa mereka itu adalah partner penuh dan warga negara yang sederajat dengan semua penduduk Kanada lainnya. Hanya dengan cara itu akan terwujud persatuan di Kanada.

Semakin banyak penduduk Kanada yang menyadari kenyataan itu. Penjabaran kepahaman ini ke dalam tindakan politis dan konstitusional, dalam suatu sistem federal baru, merupakan suatu problema, atau mungkin satu-satunya problema, dalam negeri bagi Kanada.

Problema persatuan nasional ini dapat ditanggulangi dan saya yakin akan dapat diatasi. Namun, pemecahan problema tersebut menuntut ditiadakannya pandangan ekstrem pada kedua belah pihak.

Sebagian besar evolusi politik dan konstitusi Kanada selama ini selalu berkisar di seputar hubungan federal propinsi, termasuk situasi khusus di satu propinsi, yakni Quebec. Problema seperti itu telah ada sejak awal sejarah kita.

Hal yang demikian itu normal dalam sebuah federasi. Dalam menanggulangi problema itu sekarang Kanada harus mempertimbangkan pula semangat nasionalisme progresif di Quebec. Revolusi ini telah menggarisbawahi kedudukan unik Quebec di Kanada.

Kanada Masa Depan

Perlu saya tandaskan lagi bahwa saya yakin terhadap kemampuan Kanada untuk memecahkan berbagai problema pemerintahannya. Untuk itu, dituntut adanya susunan konstitusional baru, suatu federalisme baru yang tepat guna bagi zaman sekarang ini.

Serangkaian problema yang rumit tengah diupayakan pemecahannya melalui metode diskusi dan negosiasi yang demokratis antara pemerintah propinsi dan pemerintah federal.

Sementara itu, di bidang ekonomi Kanada terus maju, dalam bentuk perluasan keadilan dan kesejahteraan sosial, serta dalam pembangunan masyarakat seutuhnya.

Akan tetapi, masih banyak yang harus dikerjakan. Kemajuan yang telah diwujudkan dan hasil yang telah dicapai acapkali membuat kita semakin sadar akan makna ketidaksempurnaan dan kegagalan; akan besar dan rumitnya tantangan serta harapan yang terkandung dalam peluang-peluang baru.

Masyarakat Kanada adalah masyarakat yang serba cukup sehingga kemiskinan yang masih ada di dalam masyarakat semakin tidak dapat dibiarkan. Kita tengah berupaya untuk mewujudkan masyarakat yang adil, tetapi di dunia yang baru dan modern hal itu menuntut pengkajian ulang terhadap gagasan lama dan berbagai lembaga lama.

Kita harus tumbuh. Namun, kita pun harus yakin bahwa keuntungan-baik ekonomi maupun sosial yang diperoleh dari pertumbuhan itu akan dibagi cukup merata kepada seluruh rakyat. Singkat kata, kita harus menjaga keseimbangan antara pertumbuhan ekonomi dan keadilan sosial.

Berbagai kebijakan internasional kita telah mencerminkan harapan untuk masa depan, terutama seusai Perang Dunia II. Kita telah memikul berbagai tanggung jawab internasional dan memainkan peranan aktif di Perserikatan Bangsa-Bangsa, dalam Organisasi Pertahanan Atlantik Utara (NATO), serta di tempat lain dalam masalah internasional.

Kita benar-benar yakin akan perlunya kegotong-royongan untuk mewujudkan keamanan bersama. Telah berulang kali ditekankan bahwa, meskipun senjata diperlukan untuk mewujudkan keamanan, senjata saja tidak bakal pernah menciptakan suatu perdamaian yang kreatif.

Oleh karena itu, kita menggabungkan diri dengan negara lain dalam mengupayakan perdamaian dan keamanan bagi seluruh umat manusia.

Sebagai warga negara Kanada, kita puas sekali mendengar kata-kata salah seorang editor Prancis yang paling terkemuka, yaitu Claude Julien dari Le Monde, yang diucapkannya baru-baru ini.

Kanada telah memperoleh kepercayaan dari seluruh dunia dari berbagai bangsa Negara itu telah mengabdikan dirinya bagi cita-cita perdamaian di seluruh muka bumi dengan sarana yang dimilikinya.

Pujian itu memang berlebihan, tetapi kita memang patut mendapat pujian seperti itu berkat cara kita menangani berbagai problema dalam negeri dan dalam berbagai hubungan luar negeri kita di tahun-tahun mendatang.

Subscribe to our newsletter

Pos terkait