Negara Bagian Utara Tengah Amerika Serikat

Negara Bagian Utara Tengah Amerika Serikat – Daerah Utara Tengah, yang juga dikenal sebagai Barat Tengah, mencakup 12 negara bagian-yaitu Ohio, Indiana, Illinois, Michigan, Wisconsin, Missouri, Iowa, Minnesota, Kansas, Nebraska, Dakota Selatan, dan Dakota Utara.

Kedua belas negara bagian tersebut mencakup bagian utara daerah yang sangat luas yang dialiri oleh Sungai Mississippi dan anak-anak sungainya, di antaranya yang paling penting adalah Sungai Ohio dan Sungai Missouri.

Daerah Barat Tengah Amerika yang merupakan suatu dataran sangat luas, sebagian besar rata, dan subur yang terbentang dari Pegunungan Appalachia di sebelah timur sampai ke Pegunungan Rocky di sebelah barat ini mungkin merupakan bentang lahan pertanian yang paling subur dengan ukuran terbesar di dunia.

Daerah ini juga kaya akan barang tambang dan sumber alam lainnya serta menampung beberapa pusat industri utama negara ini. Kota-kota besar seperti Chicago, Detroit, Cleveland, Cincinnati, dan Minneapolis terletak di sana. Sekitar 57.000.000 jiwa, atau sedikit lebih ‘dari seperempat penduduk Amerika Serikat, hidup di Negara Bagian Utara Tengah.

Daerah ini merupakan jantung Amerika Serikat yaitu pusat geografis Amerika Serikat dan mungkin merupakan daerah ”Amerika” yang paling khas pula. Salah satu sebabnya adalah bahwa penduduk barat tengah adalah perpaduan bangsa-bangsa yang aslinya berasal dari bagian-bagian lain negara ini atau dari berbagai negara Eropa.

Daerah Barat Tengah merupakan kancah pembauran Amerika, tetapi ia juga merupakan daerah tempat semua orang itu bertekad untuk memegang teguh gaya hidup nenek moyang mereka.

Dengan demikian, sangat sulit untuk menentukan gaya hidup tertentu yang berlaku bagi seluruh daerah tersebut.

Peta Negara Bagian Utara Tengah Amerika Serikat

Kunjungi peta Amerika Serikat atau di google map

Geografi

Daerah Barat Tengah dikenal karena berhektar-hektar prairi datarnya, yaitu ”ladang padi-padiannya yang melambai-lambai.” Meskipun medannya sangat beraneka ragam, sejauh ini persentase lahan terbesar adalah apa yang disebut Tanah Rendah Tengah.

Kawasan ini terbentang dari Ohio tengah terus ke barat melintasi Indiana, Illinois, Missouri sebelah utara, Kansas sebelah timur, lowa, sebagian besar Minnesota, Wisconsin bagian selatan, dan tepi timur Nebraska, serta Dakota Utara dan Selatan. Dalam status alaminya, sebagian besar medan tersebut adalah padang rumput. Sekarang ini medan itu merupakan lahan pertanian paling subur di dunia.

Tepat di sebelah barat Tanah Rendah Tengah itu terdapat daerah yang dikenal sebagai Dataran Besar. Dataran Besar itu hampir tak berpohon dan setengah gersang. Sebelum datangnya orang Eropa, dataran tersebut adalah ‘ padang merumput bagi gerombolan besar kerbau.

Para penjelajah Amerika pertama, yaitu Meriwether Lewis dan William Clark, Zebulon M. Pike, dan Stephen H. Long melaporkan ke Washington, D.C. bahwa lahan tersebut sebagian besar tak berpenghuni. Pike dan Long, terutama, menyatakan bahwa suatu Gurun Pasir Besar Amerika membentang terus sampai ke Pegunungan Rocky.

Pegunungan Rocky
Pegunungan Rocky, para emigran melintasi dataran (1866), Litografi karya Currier dan Ives

Selama puluhan tahun tidak ada upaya untuk mendirikan permukiman di daerah itu dan para emigran yang menuju ke Kalifornia dan Wilayah Oregon menyeberangi Dataran Besar itu secepat-cepatnya.

Di sebelah timur dan selatan Tanah Rendah Tengah terdapat daerah-daerah dataran tinggi jajaran Pegunungan Appalachia dan Ozark. Daerah perbukitan Ohio bagian timur dan selatan dan Missouri bagian selatan aslinya berhutan, tetapi banyak di antara lahannya telah digunduli oleh para pemukim pertama.

Daerah yang dikenal sebagai Hulu Superior yaitu yang terletak di bagian Michigan, Wisconsin, dan Minnesota yang berbatasan dengan Danau Superior berbukit dan berbatu-batu serta penuh dengan danau. Kawasan danau ini menyajikan pemandangan alam yang paling mendebarkan di seluruh Amerika Serikat.

Meskipun terletak di tengah-tengah Amerika, Negara Bagian Utara Tengah sama sekali bukan merupakan lahan terjepit. Pada kenyataannya, ekologi, sejarah, dan perekonomiannya tidak lepas dari danau-danau dan sungai-sungai di daerah tersebut.

Sungai Mississippi membelah daerah itu, sedangkan Sungai Ohio maupun Sungai Missouri bertemu dengan Sungai Mississippi di dalam wilayah tersebut. Banyak sungai lainnya mengalir di perbatasan-perbatasan daerah itu; di antaranya yang paling penting adalah Sungai Platte dan Arkansas. Empat dari Danau-Danau Besar membentuk perbatasan timur laut daerah itu.

Penduduk

Meskipun sebagian besar lahan Barat Tengah dapat digolongkan ke dalam dua daerah utama, tetapi tidak sesederhana itu kalau kita berupaya menentukan ciri khas penduduk daerah tersebut. Kecuali kenyataan bahwa mereka masing-masing dapat menyebut diri mereka sendiri bangsa Amerika dan penduduk Barat Tengah, buruh industri mobil di Detroit, makelar saham di Chicago, petani di Kansas, dan peternak Dakota Selatan hanya memiliki sangat sedikit persamaan.

Para pakar sosiologi saat ini lebih suka menggambarkan perbauran keturunan masyarakat Amerika dengan mengumpamakannya seperti kue lapis dan bukannya kancah pembauran. Menurut analogi kancah pembauran, semua ciri khas keturunan saling berbaur di dalam kancah pembauran, yaitu Amerika, dan menghasilkan ”bangsa Amerika seutuhnya”, yaitu masyarakat yang homogen.

Sampai batas tertentu, memang itulah yang terjadi. Kue pizza, misalnya, dimasukkan ke Amerika oleh para imigran Italia dari Napoli, tetapi sekarang terdapat di seluruh negara, dinikmati oleh penduduk yang tidak ada sangkut-pautnya dengan Italia dan yang mungkin tidak pernah sempat berpikir sejenak bahwa mereka sedang menikmati makanan ”keturunan”.

Namun, tidak semua ciri khas keturunan itu sama sekali telah berbaur dan menyatu. Golongan keturunan Italia hidup berdampingan dengan golongan keturunan Polandia, masing-masing tetap mempertahankan adat kebiasaan yang dibawa serta oleh nenek-moyang mereka dari negara asal mereka. Dengan demikian, masyarakat Amerika memiliki tekstur seperti batu pualam, mirip dengan lekuk liku kue lapis.

Tidak ada daerah lain yang lebih jelas menampilkan teori kue lapis ini daripada daerah Barat Tengah. Di sebelah selatan Ohio dan Indiana, penduduk masih tetap berbicara dan hidup seperti nenek-moyang mereka yang menyeberangi Sungai Ohio dari Virginia dan Kentucky lebih dari seabad yang lalu.

Di Ohio bagian utara, desa-desanya seakan-akan diangkut seutuhnya dari Inggris Baru, karena dari sanalah para pemukim itu berasal, banyak di antaranya melintasi lahan itu melalui Terusan Erie. Dalam lingkungan tertentu di Chicago masih dapat kita dengar orang berbicara dalam bahasa Polandia di jalan sesering kita mendengar bahasa Inggris.

Ada pula lingkungan-lingkungan di Detroit tempat semua orang berbicara dalam bahasa Inggris logat zaman Elizabeth yang ganjil seperti yang kita dengar di daerah Pegunungan Appalachia karena di situlah orang itu semula tinggal sebelum bertolak ke utara untuk mencari pekerjaan di pabrik-pabrik mobil.

Setiap bulan Mei di Holland, Michigan, warga kota mengenakan busana tradisional Belanda, termasuk sepatu kayu, sebagai bagian dari Festival Tulip. Mereka mengawali festival tersebut dengan membersihkan jalan-jalan di kota itu.

Mereka mengikuti tradisi yang diwariskan oleh nenek-moyang mereka yang beremigrasi ke Michigan bagian barat dari Negeri Belanda dan meneruskan pekerjaan seperti yang telah mereka tinggalkan di Dunia Lama, yaitu bertanam umbi-umbi tulip.

Orang-orang tersebut sudah barang tentu mengendarai mobil yang sama, menonton acara-acara televisi yang sama, dan mengenakan jeans dengan merek yang sama dengan setiap orang di negara ini, tetapi mereka tetap memegang teguh beberapa di antara adat kebiasaan keturunan mereka. Mereka bangga akan warisan Belanda mereka dan tidak ingin melihat warisan itu sama sekali terbaur dalam kebudayaan Amerika seutuhnya.

Negara Bagian Utara Tengah mempunyai banyak penduduk yang nenek moyangnya berasal dari Eropa utara. Pada abad ke19, sewaktu Jerman menjadi negara industri dan sewaktu terjadi huru-hara agama dan politik, banyak petani Jerman beremigrasi ke Barat Tengah Amerika, yang lahan pertaniannya melimpah dan murah.

Banyak di antara lahan itu yang disediakan oleh perusahaan kereta api berkat diberikannya hibah lahan yang luas sekali oleh pemerintah federal sebagai imbalan atas dibangunnya jalur kereta api lintas benua.

Para imigran Jerman itu disusul oleh imigran-imigran lainnya dari Swedia, Norwegia, Negeri Belanda, Polandia, Cekoslowakia, dan Rusia (Uni Soviet). Kota-kota yang lebih besar terutama Chicago, menarik para imigran Irlandia dan Italia.

Sebagian besar imigrasi Eropa itu berakhir menjelang abad ke-20. Diawali dengan Perang Dunia I, gelombang imigrasi adalah berasal dari bagian-bagian lain Amerika Serikat, yaitu orang kulit hitam dari Selatan dan orang kulit putih baik dari Selatan maupun dari Pegunungan Appalachia. Sejak perang Dunia II terdapat migrasi tertentu orang Meksiko-Amerika dari Baratdaya dan sejak Perang Vietnam orang Asia Tenggara juga telah pindah ke daerah tersebut.

Ekonomi

Selama lebih dari seratus tahun, Negara Bagian Utara Tengah telah menjadi jantung industri dan pertanian Amerika. Daerah itu juga kaya dengan barang-barang tambang, yaitu bijih besi, takonit, batu kapur, pasir dan batu kali, serta minyak bumi dan gas alam.

Saat ini, perubahan pola ekonomi negara ini mengancam daerah vital itu dan keseimbangan antara pertanian terutama pertanian keluarga dan merosotnya sektor perindustrian.

Industri

Mereka yang pertama kali masuk ke Barat Tengah bermaksud mencari lahan pertanian di prairi-prairi besar yang demikian subur sehingga apa yang perlu dikerjakan oleh para petani hanyalah sekadar membajak tanah dan menanam benih.

Namun, tidak lama kemudian pusat produksi industri yang besar pun mulai tumbuh. Chicago, Cincinnati, dan Kota Kansas menjadi terkenal karena usaha-tani ternak dan pabrik pemrosesan dagingnya. Cleveland menjelma menjadi salah satu pusat utama untuk pembuatan alat berat dan mesin di negara ini.

Gary, Indiana, di pesisir Danau Michigan, memiliki banyak pabrik baja yang menyaingi pabrik baja di Pittsburgh. Akron, Ohio, adalah gudang karet negara ini. Selama bertahun-tahun boleh dikatakan setiap ban pada setiap mobil di Amerika Serikat dibuat di kota itu.

Dayton, Ohio, adalah pusat pembuatan mesin hitung, mesin uang, dan kalkulator (dan di kota ini pula pesawat terbang dicipta, di bengkel sepeda Wright bersaudara). Traktor Amerika dibuat di Moline, Illinois; Milwaukee terkenal di seluruh dunia karena birnya; dan Minneapolis adalah pusat penggilingan tepung gandum.

Detroit dan Michigan pusat industri mobil Amerika
Detroit dan Michigan pusat industri mobil Amerika

Detroit adalah tempat lahir industri mobil Amerika. Banyak di antara industri di seluruh Barat Tengah bergerak dalam pemanufakturan alat dan mesin yang mendukung pembuatan mobil, truk, dan traktor serta bermacam-macam alat pertanian lainnya.

Chicago adalah pusat pasar komoditi dan pusat perbankan serta perniagaan yang besar di Barat Tengah. Saint Louis adalah pusat industri pesawat terbang.

Kota Besar

Chicago, Detroit, Cleveland dan Saint Louis, yaitu kota-kota terbesar di Negara Bagian Utara Tengah, dibicarakan dalam uraian berjudul KOTA-KOTA AMERIKA SERIKAT dalam jilid ini.

Ohio dan Indiana

Ohio adalah yang terpadat penduduknya dengan 260 jiwa per mil persegi di antara semua Negara Bagian Utara Tengah dan karenanya mempunyai kota-kota yang terbesar. Columbus, yang terletak di Ohio tengah, adalah ibu kota negara bagian dan kota kedua terbesar (penduduk 564.871 jiwa).

Di kota ini pula terletak Universitas Negeri Ohio. Kota ini merupakan kota perindustrian utama dan pusat perniagaan untuk daerah pertanian kaya di Ohio tengah. Cincinnati, di bagian selatan negara bagian ini, adalah kota ketiga terbesar (penduduk 385.457 jiwa).

Kalau Cleveland merupakan pelabuhan utama Danau-Danau Besar di Ohio, Cincinnati adalah pelabuhan sungai utama negara bagian di Sungai Ohio. Barang-barang yang diangkut keluar dari Cincinnati melewati Ohio ke Mississippi dan dari sana menuju ke Pesisir Teluk melalui New Orleans.

Empat kota industri lainnya besar sekali sumbangannya bagi pertumbuhan Ohio, yaitu Toledo (penduduk 314.635), Akron (penduduk 237.177), Dayton (penduduk 203.588), dan Youngstown (penduduk 115.436). Toledo adalah pelabuhan Danau-Danau Besar yang kedua terbesar di Ohio dan merupakan kota industri utama.

Akron adalah gudang karet Amerika Serikat; Dayton memproduksi mesin uang, alat rumah tangga, dan bermacam-macam mesin. Youngstown, yang terletak di dekat ladang batubara dan besi Ohio dan Pennsylvania, adalah salah satu pusat industri besi dan baja terkemuka. Seperti halnya kebanyakan kota lama penghasil baja, kota ini pun mengalami kemerosotan ekonomi selama puluhan tahun terakhir ini.

Indianapolis adalah ibu kota merangkap kota terbesar (penduduk 700.807) di Indiana. Kota ini adalah pusat pemrosesan dan pemasaran untuk daerah pertanian yang kaya dan pusat industri utama. Di antara barang manufaktur yang diproduksinya adalah obat-obatan, suku cadang mobil, alat elektronik, dan mesin.

Fort Wayne (penduduk 172.196) terletak pada titik strategis tempat Sungai St. Mary dan Sungai St. Joseph menyatu membentuk Sungai Maumee. Di sana terdapat sebuah desa Indian Miami sewaktu orang Prancis membangun sebuah benteng pada tahun 1680.

Pada tahun 1760 Inggris merebut benteng itu dan benteng itu merupakan pos terdepan Amerika yang penting selama Perang 1812. Sebuah kota tumbuh di sekeliling benteng itu, yang menjadi semakin penting pada abad ke-19 dengan masuknya sistem terusan dan disusul dengan jalur kereta api.

Sekarang kota itu memproduksi mesin, terutama untuk industri elektronik dan mobil. Gary (penduduk 151.953) terletak di tepi Danau Michigan, tepat di sebelah selatan Chicago. Kota ini merupakan salah satu pusat produksi baja yang utama. Evansville (penduduk 130.496), di bagian baratdaya negara bagian itu, adalah pelabuhan penting di Sungai Ohio.

Kota ini merupakan pusat distribusi produk pertanian yang ditanam di daerah tersebut. South Bend (penduduk 109.727), yang terletak di tepi Sungai St. Joseph, dibangun pada kira-kira tahun 1820 sebagai pos perniagaan untuk American Fur Company.

Mesin penuai Cyrus McCormick
Mesin penuai Cyrus McCormick yang dikembangkan pada tahun 1831

Kota ini merupakan pusat bagi suatu daerah pertanian yang kaya dan juga pusat perindustrian. Kota ini lama menjadi markas besar perusahaan yang membuat mobil Studebaker, tetapi produksinya berakhir pada awal tahun 1960-an. Untuk para penggemar olahraga, kota itu paling terkenal sebagai tempat Universitas Notre Dame.

Illinois, Michigan, dan Wisconsin

Chicago sepenuhnya mendominasi kehidupan perindustrian, perniagaan, dan kebudayaan Illinois sehingga tidak ada kota lain yang mampu menandinginya dalam hal ukuran atau kepentingannya. Rockford (penduduk 139.712) adalah kota terbesar kedua.

Kota itu merupakan kota perindustrian, dengan produk utamanya berupa suku cadang mesin. Peoria (penduduk 124.160) adalah pusat pemasaran pemrosesan hasil pertanian. Springfield (penduduk 99.637) adalah ibu kota negara bagian dan akan dikenang untuk selama-lamanya sebagai kota tempat tinggal Abraham Lincoln dan tempat membuka praktik hukum sebelum dia menjadi presiden.

Detroit mendominasi Michigan seperti Chicago mendominasi Illinois. Pada kenyataannya, Warren (penduduk 161.134), Sterling Heights (penduduk 108.999), dan Livonia (penduduk 104.814) semuanya adalah daerah pinggiran kota Detroit.

Kota terbesar kedua negara bagian itu adalah Grand Rapids (penduduk 181.843), terkenal di seluruh dunia karena perabotan yang dibuat di sana. Kota ini juga mempunyai berbagai pabrik barang logam dan suku cadang mobil.

Flint (penduduk 159.611) adalah kota industri yang ekonominya berlandaskan industri mobil, sedangkan Lansing (penduduk 130.414) adalah ibu kota negara bagian dan pusat perindustrian. Sebagian besar produksinya juga terkait dengan perusahaan mobil.

Milwaukee (penduduk 636.212) adalah kota terbesar di Wisconsin. Kota itu terletak di tepi Danau Michigan dan merupakan pelabuhan utama DanauDanau Besar dan pusat perindustrian.

Industrinya menghasilkan turbin dan alat-alat listrik dan merupakan pusat pemasaran dan pengapalan padi-padian yang penting. Kota itu mempunyai banyak penduduk keturunan Jerman dan terkenal ke seluruh dunia karena pembuatan birnya. Madison (penduduk 170.616) adalah ibu kota negara bagian dan terletak di pusat kawasan pemerahan susu yang penting di Wisconsin.

Minnesota, Iowa, dan Missouri

Minneapolis (penduduk 370.951) dan St. Paul (penduduk 270.230) dikenal sebagai Kota Kembar Minnesota. Kota-kota tersebut terletak berseberangan di tepi Sungai Mississippi pada titik temunya dengan sungai Minnesota.

Pada abad ke-19, Minneapolis menjadi pusat perkayuan dan penggilingan gandum, yang memanfaatkan sumber daya air dari Air Terjun St. Anthony. Kemudian kota itu menjadi pusat perniagaan dan keuangan.

Pekan raya negara di Minnesota, Iowa, dan Missouri
Pekan raya negara di Minnesota, Iowa, dan Missouri

St. Paul, ibu kota negara bagian, adalah juga markas besar Perusahaan Pertambangan dan Pemanufakturan Minnesota (Minnesota Mining and Manufacturing Company disingkat 3-M), salah satu perusahaan terbesar di negara ini.

Des Moines (penduduk 191.003) adalah kota terbesar dan sekaligus ibu kota Iowa. Lokasinya yang strategis pada titik temu Sungai Des Moines dan Sungai Raccoon dipilih sebagai lokasi benteng pertahanan terhadap Indian pada awal abad ke-19. Kemudian kota itu menjadi tempat persinggahan penting kereta-kereta barang ke Barat dan kemudian menjadi persimpangan jalan kereta api utama.

Sekarang kota itu mendukung suatu industri asuransi besar dan mempunyai berbagai pabrik pemrosesan bahan pangan. Cedar Rapids (penduduk 110.243) didirikan pada titik di Sungai Cedar tempat para pengelana yang menuju ke hulu sungai terpaksa membawa perahu mereka di sekitar kisaran air.

Pusat perniagaan tumbuh di sana dan dikenal sebagai Kota Rapid sampai tahun 1849 ketika namanya yang sekarang mulai dipakai. Kota itu kelak menjadi kota kereta api yang penting. Sekarang kota itu menghasilkan gandum untuk sarapan, bermacam-macam perkakas, dan mesin.

Davenport (penduduk 103.264) terletak di tepi Sungai Mississippi. Jembatan kereta api pertama yang melintas sungai itu selesai dibangun di Davenport pada tahun 1856. Kota ini mempunyai sebuah pabrik aluminium besar dan berbagai pabrik pemrosesan bahan pangan.

Missouri didominasi oleh dua kota terbesarnya, yaitu St. Louis di perbatasan sebelah timur negara bagian di tepi Sungai Mississippi dan Kota Kansas (penduduk 448.159) di perbatasan sebelah barat di tepi Sungai Missouri.

Kota Kansas terletak di titik temu antara Sungai Missouri dan Sungai Kansas. Kota itu dulunya merupakan pos perniagaan pertama dan, pada pertengahan abad ke-19, kota itu, bersama-sama dengan Independence dan Leavenworth, menjadi tempat persinggahan utama para emigran yang memulai perjalanan jauh dan berat mereka menyusuri Jalan Setapak Santa Fe.

Sekarang, pemrosesan daging dan pembuatan bahan kimia merupakan industri paling penting. Springfield (penduduk 133.116) di bagian baratdaya negara bagian adalah pusat pemasaran dan pemrosesan untuk kawasan peternakan sapi perah dan pertanian yang luas. Kota Jefferson (penduduk 33.619) adalah ibu kota negara bagian.

Kansas, Nebraska, dan Kedua Dakota

Wichita (penduduk 279.272) adalah kota terbesar di Kansas; pembuatan pesawat terbang dan penyulingan minyak merupakan industri utamanya. Kota Kansas, Kansas (penduduk 161.067), terletak di tepi barat Sungai Kansas di seberang Kota Kansas, Missouri, yang jauh lebih besar. Meskipun terletak di negara bagian yang berlainan, kedua kota itu adalah bagian dari satu daerah metropolitan.

Topeka (penduduk 115.266) adalah ibu kota negara bagian Kansas. Kota ini terletak di kedua tepi Sungai Kansas pada titik yang semula merupakan titik penyeberangan penting. Topeka merupakan pusat pertanian dan markas besar Lembaga Menninger, yakni sebuah lembaga kedokteran, yang terkemuka di seluruh dunia.

Omaha adalah kota terbesar (penduduk 311.681) di Nebraska. Kota itu adalah lokasi peternakan dan pabrik pemrosesan daging terbesar di Amerika Serikat. Omaha menjadi kota utama pada tahun 1.865, ketika Union Pacific Railroad memilihnya sebagai terminal kereta api di sebelah timur. Lincoln (penduduk 171.932), ibu kota negara bagian, adalah pusat pemasaran untuk Nebraska bagian timur.

Sioux Falls (penduduk 81.343) adalah kota terbesar di Dakota Selatan dan terletak di tepi Sungai Sioux Besar. Air teriun yang dijadikan nama kota tersebut juga menyediakan tenaga listrik bagi kota itu. Sebagai pusat pemasaran dan perniagaan untuk daerah pertanian di sekitarnya, kota itu memiliki pabrik pengemasan daging dan pemrosesan bahan pangan.

Pierre (penduduk 11.973) adalah ibu kota negara bagian. Kota, yang terletak di dekat titik pertemuan antara Sungai Bad dan Sungai Missouri, semula merupakan pos perniagaan bulu binatang pertama.

Dakota Utara tidak mempunyai pusat metropolitan yang besar. Fargo (penduduk 61.308) adalah kota terbesar. Kota itu didirikan pada tahun 1872 pada lokasi penyeberangan kapal tambang Sungai Merah.

Fargo merupakan pangkalan pengapalan bagi daerah penanaman gandum yang kaya. Bismarck (penduduk 44.485) adalah ibu kota negara bagian Dakota Utara dan didirikan di dekat titik penyeberangan penting di Sungai Missouri.

Sejarah

Para penjelajah yang merintis jalan untuk permukiman di daerah yang sekarang adalah negara bagian Utara Tengah itu adalah orang Prancis. Pada tahun 1615 penjelajah besar Prancis Samuel de Champlain mendekati daerah itu sewaktu mengadakan perjalanan dari Kanada sebelah timur ke daerah Teluk Georgia, di sebelah timurlaut Danau Huron.

Menjelang akhir abad ke-17, para penjelajah dan misionaris Prancis, termasuk Etienne Brule, Jean Nicolet, dan Pater Jacques Marquette, Louis Jolliet, dan Robert Cavelier, Sieur de La Salle, telah memperluas penjelajahan Prancis ke arah barat ke Sungai Mississippi dan ke arah selatan menuju ke Teluk Meksiko.

Orang Prancis mendirikan suatu rangkaian permukiman dari Kanada sampai ke Pesisir Teluk. Berbagai permukiman tersebut mencakup pos-pos terdepan utama di Barat Tengah di Detroit, di Green Bay dan La Crosse di Wisconsin yang sekarang, dan di Vincennes di Indiana sekarang.

Pendirian rangkaian pos-pos militer dan perniagaan ini mempunyai sasaran ganda, yaitu untuk melaksanakan perdagangan bulu binatang dengan suku-suku Indian di daerah yang sangat luas dan untuk menjaga agar orang Inggris tetap mendekam di permukiman mereka di sepanjang Pesisir Atlantik. Dengan demikian, orang Prancis merasa bahwa mereka dapat mempertahankan jantung benua Amerika Utara untuk Prancis.

Rencana tersebut akhirnya dipatahkan dengan kekalahan Prancis oleh Inggris dalam Perang Saptawarsa (1756-1763). Perang ini merupakan perang semesta, yang dalam sejarah Amerika Utara disebut Perang Prancis dan Indian (suku-suku Indian sebagian besar bersekutu dengan Prancis).

Pada tahun 1763, menyusul kekalahannya dalam bentrokan tersebut, Prancis menyerahkan seluruh lahannya di sebelah timur Sungai Mississippi kepada Inggris. Daerah itu mencakup kira-kira separuh dari wilayah yang kini dikenal sebagai Barat Tengah. Yang setengahnya lagi, yaitu daerah di sebelah barat Sungai Mississippi, diserahkan pada tahun 1762 kepada sekutu Prancis, yaitu Spanyol, sebagai ganti rugi kepada Spanyol atas kerugian yang dideritanya dalam Perang Saptawarsa.

Daerah itu dikembalikan kepada Prancis pada tahun 1800 dan kemudian merupakan bagian dari wilayah yang mahaluas yang dibeli oleh Presiden Thomas Jefferson atas nama Amerika Serikat dalam rangka Pembelian Louisiana pada tahun 1803.

Pengusiran Indian

Sebelum dihuni oleh orang Eropa, daerah Utara Tengah didiami oleh dua kelompok budaya Indian yang berlainan, yaitu suku Hutan Timur dan suku Dataran. Suku Hutan Timur mendiami kira-kira dua pertiga daerah timur tersebut dan mencakup Erie, Shawnee, Miami, Illinois, Potawatomi, Sauk dan Fox, Menominee, dan Ojibwa. Sepertiga bagian barat daerah itu dihuni suku-suku Missouri, Iowa, Dakota Timur (atau Sioux Timur), Omaha, Ponca, dan Arikara.

Selama Revolusi Amerika, sebagian besar orang Indian itu telah memihak kepada Inggris, terutama karena mereka takut Amerika menguasai lahan mereka. Ketakutan mereka itu menjadi kenyataan setelah selesai perang, ketika para pemukim Amerika mulai pindah mula-mula ke Wilayah Baratlaut dan kemudian ke seluruh daerah Utara Tengah.

Para pemukim di Wilayah Baratlaut mulai menekan pemerintah Amerika untuk mengusir orang-orang Indian dari daerah tersebut ke lahan-lahan tak berpenghuni di sebelah barat Mississippi. Beberapa di antara suku-suku itu menandatangani berbagai perjanjian dan memulai melakukan perjalanan jauh mereka ke arah barat, tetapi ada pula yang menolak.

Diawali pada kira-kira tahun 1800 kepala suku Shawnee yang agung, yaitu Tecumseh, dan saudara lelakinya Nabi Shawnee mendesak semua orang Indian untuk bersatu melawan pendudukan para pemukim itu. Pergerakan tersebut mencapai puncaknya dalam Pertempuran

Tippecanoe pada tahun 1811. Jenderal William Henry Harrison, yang memimpin pasukan Amerika, mengalahkan orang Indian itu.

Tecumseh dan para pengikutnya bersekutu dengan Inggris selama perang 1812. Mereka memberikan sumbangan besar kepada Inggris, bertempur dalam berbagai perang utama, dan membantu merebut Detroit. Namun, nasib mereka terkatung-katung ketika Inggris mundur dari daerah tersebut.

Upaya Amerika untuk mengusir orang Indian terus dilanjutkan. Pada tahun 1832, pasukan Sauk dan Fox dari Black Hawk dikalahkan di Illinois dan Wisconsin; sebagian besar pengikut Black Hawk serta-merta ditaklukkan, sedangkan sisanya bermukim di Iowa. Perang itu menandai berakhirnya ancaman Indian di daerah tersebut. Sesudah itu, lahan menjadi terbuka bagi pemukiman orang-orang kulit putih.

Ordonansi Baratlaut

Pada akhir Revolusi Amerika pada tahun 1783, bagian Amerika di Barat Tengah, yakni bagian di sebelah timur Sungai Mississippi, masih merupakan lahan kosong yang maha luas yang dihuni oleh kira-kira 2.000 orang Prancis dan sekitar 45.000 orang Indian. Dengan berakhirnya permusuhan, para pemukim Amerika mulai memasuki wilayah itu.

Permukiman diawali di sepanjang hulu lembah Sungai Ohio dan dari sana digelar ke barat dan ke utara. Marietta, Ohio, yang didirikan pada tahun 1788, adalah pos terdepan Amerika pertama di Barat Tengah. Cincinnati didirikan kelak pada tahun itu juga.

Kota itu menjadi markas besar pemerintahan Wilayah Baratlaut, yang merupakan suatu satuan administratif yang mencakup semua lahan di sebelah utara Sungai Ohio dan timur Sungai Mississippi. Lima negara bagian-yaitu Ohio, Indiana, Illinois, Michigan, dan Wisconsin-akhirnya berhasil diorganisasi dari lahan-lahan yang termasuk dalam Wilayah Baratlaut yang asli.

Wilayah Baratlaut telah diciptakan oleh Kongres ketika dewan itu mengesahkan Ordonansi 1787. Ordonansi itu menjamin hak azasi dan kebebasan untuk para pemukim di Wilayah Baratlaut dan melarang perbudakan di sana.

Ordonansi itu menentukan bahwa tiga sampai lima negara bagian pada akhirnya akan diciptakan dari wilayah tersebut. Mula-mula, pemerintahan dilaksanakan oleh para pejabat yang ditunjuk oleh Kongres. Ketika penduduk meningkat sampai sebanyak 5.000 pria yang telah mencapai usia memilih (berhak memberikan suara), sebuah badan pembuat undang-undang wilayah harus dibentuk.

Kepada sebarang wilayah yang telah berpenduduk lebih dari 60.000 jiwa, diberikan hak untuk mengajukan permohonan menjadi negara bagian. Melalui prosedur ini Ohio menjadi negara bagian pada tahun 1803; Indiana pada tahun 1816; Illinois pada tahun 1818; Michigan pada tahun 1837; dan Wisconsin pada tahun 1848.

Masalah Perbudakan

Sementara itu, para pemukim bergerak melampaui Sungai Mississippi pula. Missouri menjadi negara bagian pada tahun 1821, sebagai hasil Kompromi Missouri, yang disahkan oleh Kongres pada tahun sebelumnya. Dalam Kompromi Missouri itu, Kongres berupaya mencapai keseimbangan antara kekuatan yang properbudakan dan yang antiperbudakan di negara ini.

Missouri bergabung dengan Uni sebagai negara bagian budak, tetapi pada saat yang sama Maine pun bergabung dengan Uni sebagai negara bebas (negara bagian yang telah menghapuskan perbudakan). Kecuali di Missouri, perbudakan telah dilarang di bagian mana pun dari Pembelian Louisiana di sebelah utara garis lintang 36° 30′ (perbatasan sebelah selatan Missouri).

Sesuai dengan syarat yang tercantum dalam Kompromi Missouri, Iowa bergabung dengan Uni sebagai negara bagian bebas pada tahun 1846. Kelima negara bagian yang terbentuk dari bekas Wilayah Baratlaut itu adalah negara-negara bagian yang bebas karena perbudakan sudah dilarang di bawah syarat Ordonansi Baratlaut 1787.

Kenyataannya, konflik nasional mengenai perbudakan itu mencapai daerah Utara Tengah dengan hebat, menyusul disahkannya Undang-Undang Kansas-Nebraska oleh Kongres pada tahun 1854.

Undang-Undang baru itu membatalkan Kompromi Missouri dengan menentukan bahwa masalah perbudakan di Kansas dan Nebraska akan ditentukan oleh para pemukim sendiri. Di Nebraska, yang boleh dikatakan tidak memiliki sikap properbudakan itu, perbudakan tidak pernah merupakan pokok permasalahan.

Namun, di Kansas masalah perbudakan itu meletus menjadi suatu perjuangan sengit antara para pemukim yang pro perbudakan dan yang anti perbudakan. Pembunuhan dan perampasan menjadi peristiwa sehari-hari dan selama beberapa tahun berikutnya wilayah baru itu dikenal di seluruh negara sebagai Kansas Berdarah.

Sebenarnya sebagian besar pemukim di Kansas itu, bahkan pada tahun-tahun pertama itu, datang untuk mencari kesempatan kerja yang menyertai dibukanya setiap wilayah baru untuk permukiman. Akan tetapi, beberapa pemukim dari Inggris Baru dah Pedalaman Selatan terutama datang untuk mendukung (dalam hal ini orang selatan) atau menyanggah (dalam hal ini orang Inggris Baru) masalah perbudakan.

Namun, semakin banyak pemukim yang datang dari Illinois, Indiana, dan Ohio yang boleh dikatakan netral dalam masalah besar itu. Akhirnya, sebagian besar pemukim itu berbalik menentang perbudakan. Ketika Kansas bergabung dengan Uni pada bulan Januari, 1861, ia melakukannya sebagai negara bagian bebas.

Perang Saudara

Pada waktu meletusnya Perang Saudara, seluruh negara bagian Utara Tengah kecuali Dakota Utara dan Dakota Selatan telah bergabung dengan Uni. Semuanya bertempur di pihak Uni. Meskipun demikian, banyak pemukim di daerah Utara Tengah yang aslinya berasal dari Selatan dan berpihak kepada Selatan.

Sudah barang tentu Missouri adalah negara bagian budak dan, walaupun secara resmi tetap di dalam Uni, lebih dari seperlima penduduk Missouri yang ikut bertempur dalam perang itu memihak kepada Konfederasi. Di negara bagian lainnya-misalnya Illinois, Indiana, dan Ohio-gerakan-gerakan pro-Konfederasi menimbulkan kesulitan bagi banyak pemerintah negara bagian yang pro-Uni.

Di Ohio, misalnya, terdapat dukungan yang cukup besar terhadap gerakan Copperhead, yang menyerukan dihentikannya pertempuran dengan Uni. Salah seorang pengikut gerakan Copperhead, yaitu Clement Laird Vallandigham, hampir saja memenangkan kursi gubernur negara bagian itu pada tahun 1863.

Bahkan sampai sekarang banyak penduduk Missouri dan Ohio bagian selatan, Indiana, dan Iilinois mempunyai hubungan budaya yang kuat dengan Selatan.

Pemukiman dari Berbagai Negara

Gelombang pertama para pemukim di Barat Tengah kebanyakan berasal’dari Pennsylvania dan Selatan. Mereka menempuh perjalanan melalui jalan darat ke Sungai Ohio dan menyusuri sungai itu dan terus sampai ke anak sungainya.

Kemudian dengan selesainya pembangunan Terusan Erie pada tahun 1825, terbukalah jalan bagi pemukiman di Cleveland, Ohio, dan daerah hilir Danau-Danau Besar dan menarik lebih banyak lagi penduduk Inggris Baru ke Barat Tengah. Para petani perintis melakukan pembabatan dan mulai menggarap lahan tersebut.

Sejalan dengan waktu, mereka sering menjual lahan mereka untuk memperoleh laba dan pindah ke daerah rintisan baru yang lebih jauh ke barat. Gerakan lompat-katak dari satu permukiman ke permukiman lainnya ini berlangsung terus-menerus di seluruh lahan Barat Tengah yang luas itu.

Di samping membanjirnya orang Amerika ini, para imigran Eropa pun bermukim di Barat Tengah. Yang terpenting di antara para imigran pertama itu adalah orang Jerman sebanyak lebih dari 1.000.000 yang berimigrasi ke

Amerika Serikat pada tahun 1850an. Kira kira tiga perempat dari orang Jerman itu bermukim di daerah Utara Tengah negara ini. Sebagian besar di antara orang tersebut meninggalkan kampung halaman mereka menyusul gagalnya revolusi liberal tahun 1848 di berbagai bagian Jerman.

Mereka membawa serta rasa cinta kemerdekaan dan kebencian terhadap perbudakan. Suara mereka merupakan suatu faktor penting bahkan mungkin menentukan dalam kemenangan Abraham Lincoln dalam pemilihan presiden tahun 1800. Dalam pemilihan itu, Lincoln memenangkan setiap negara bagian Utara Tengah, kemudian juga di dalam Uni kecuali Missouri.

Gelombang besar imigran luar negeri tiba di Barat Tengah pada pertengahan terakhir abad ke-19 dan awal abad ke-20. Berbagai bangsa masuk ke Negara Bagian Utara Tengah, termasuk sejumlah besar orang Skandinavia, yang kebanyakan bermukim di Minnesota, Wisconsin, Dakota Utara, serta Dakota Selatan.

Sejumlah besar orang Polandia, Irlandia, Rusia, Cekoslowakia, dan Italia masuk pula. Semua kelompok imigran ini ikut memberi sumbangan kepada pengembangan dan kebudayaan daerah tersebut.

Para imigran Jerman, yang bermukim dalam jumlah yang sangat besar di Wisconsin, memperkenalkan berbagai teknik baru usaha tani sapi perah dan juga bidang usaha pembuatan bir serta konsep pendidikan taman kanak-kanak.

Di Kansas, para imigran Mennonite yang berasal dari Rusia selatan memperkenalkan jenis gandum yang tahan kekeringan yang disebut Gandum Turki Merah. Kehadiran jenis gandum itu menandai awal dari pembudidayaan gandum yang berhasil di seluruh Dataran Besar yang setengah gersang itu.

Pada umumnya para imigran lebih berminat untuk memulai hidup baru daripada melestarikan peri kehidupan lama mereka. Kesetiaan kepada negara-asal menyurut atau mungkin bahkan lenyap. Ini merupakan kancah pembauran tradisional.

Penduduk dari berbagai negara bercampur-baur dan menjadi bangsa Amerika. Hal tersebut tampak jelas di daerah-daerah pedesaan Barat Tengah, tempat penduduk dipersatukan oleh berbagai rintangan alam yang sama-sama mereka hadapi-misalnya banjir, kekeringan, atau serangan hama belalang.

Hal tersebut jelas terlihat, misalnya, di Galesburg, Illinois, kota prairi tempat tinggal penyair Amerika kenamaan Carl Sandburg. Dalam otobiografinya Sandburg mengenang kebhinekaan kebangsaan di Calesburg yang menggugah rasa ingin tahunya.

Dia menulis, ”Di Swedia semua warga kota adalah orang Swedia, di Inggris semuanya orang Inggris, dan di Irlandia semuanya orang Irlandia. Namun, di Galesburg ini, kami berasal dari segala penjuru dan bahkan ada orang Swedia yang beragama Lutheran menikahi gadis Irlandia yang beragama Katholik-dan apa yang akan terjadi? Inikah Amerika tempat saya berada?”

Di lain pihak, di kota-kota besar, di tempat-tempat seperti Chicago dan Detroit, kelompok-kelompok kaum imigran cenderung menutup diri mereka dan tidak percaya kepada orang luar. Mereka berjejal di berbagai lingkungan keturunan, atau ghetto-seringkali di tempat-tempat yang tidak layak huni.

Secara bertahap para imigran yang datang terlebih dahulu itu beranjak dari peringkat buruh kasar ke peringkat kelas menengah, tetapi ghetto-ghetto itu pun akan diambil-alih oleh para pendatang baru, yakni penduduk miskin yang berasal dari kelompok ras atau keturunan lain.

Dengan demikian, terus-menerus terdapat desakan untuk menjangkau lingkungan yang lebih baik dan akhirnya masuk ke daerah pinggiran kota yang lebih makmur. Perkampungan-perkampungan miskin tersebut tetap tersedia bagi para pendatang baru.

Pada mulanya, para pendatang baru itu adalah imigran dari Eropa; tetapi lambat laun, setelah usainya Perang Dunia I, para pendatang baru itu terdiri atas orang kulit hitam dan kulit putih selatan yang berasal dari daerah Selatan dan Pegunungan Appalachia.

Diulas oleh: John J. Murray. Perguruan Tinggi Coe Iowa; Editor, The Heritage of the Middle West.
Editor: Sejarah Negara Com

Artikel Terkait