Bisnis Laundry: Skema, Cara memulai, dan Tips sukses

Bisnis Laundry, Skema, Cara memulai, dan Tips sukses

Bisnis laundry adalah sebuah bidang jasa yang melayani mencuci barang milik konsumen, biasanya berupa pakaian dan sepatu. Dari hasil searching, usaha laundry ternyata sudah ada sejak tahun 1851 didirikan oleh salah seorang imigran asal Cina bernama Wah Lee.

Wah Lee adalah orang pertama kali menjalankan bisnis laundry dan kemudian menyebar ke seluruh pelosok dunia. Hingga saat ini usaha laundry masih menjadi salah satu usaha yang cukup banyak menghasilkan keuntungan bagi pemiliknya.

Dari hasil survey, bisnis laundry tidak membutuhkan modal besar. Untuk itu, bisnis cuci pakaian ini bisa menjadi menjadi salah satu rekomendasi terbaik, karena cukup berpeluang menghasilkan keuntungan. Lihatlah kesibukan di sekitar anda, mereka pergi pagi pulang malam untuk bekerja. Lalu kapan mereka akan mencuci pakaian? Inilah saatnya anda menjadi penerima jasa laundry untuk mereka.

Skema bisnis laundry

Jika anda berniat terjun ke dunia bisnis janganlah sembararangan alias asal-asalan, begitu juga bisnia laundry. Paling tidak Anda harus membuat skema bisnis laundry sebagai rambu-rambu ketika anda nanti menjalankannya. Konsep seperti ini jangan diabaikan, karena penting agar rencana anda matang untuk mencapai yang kita inginkan.

Di bawah ini adalah gambaran skema bisnis laundry kiloan yang bisa anda pertimbangkan terutama bagi yang pemula: Sekali lagi jangan abaikan persiapan awal sebelum memulai bisnis laundry. Berikut hal-hal yang bisa anda lakukan:

1. Survei tempat

Pastilah anda benar-benar paham bahwa bisnis laundry cuku bisa dilakukan di rumah, namun coba anda perhatikan lingkungan sekitar, apakah prospek untuk bisnis ini? Jika lingkungan sekitar anda adalah perumahan yang mayoritas ibu-ibunya adalah wanita karir maka peluang bisnis laundry anda patut dicoba. Namun, jika lingkungan anda yang mencari nafkah mayoritas bapak-bapak sedangkan ibu-ibunya di rumah saja, rasanya sempit peluang untuk usaha tersebut.

2 Menemukan target

Lokasi atau tempat merupakan faktor yang erat kaitannya dengan bisnis laundry anda. Coba tanyakan kepada diri anda, Siapa yang menjadi target saya?, mahasiswa kost, pekerja, perantau atau masyarakat sekitar Anda sendiri? Ini berkaitan dengan survey tempat, analisa sematang mungkin.

3. Branding

Semua usaha tidak mungkin akan langsung laris, begitu juga dengan bisnis laundry, anda akan jungkir balik kelalahan tentunya. Sembari menjalankan bisnis, bangunlah branding anda melalui promosi. Misalnya dengan membagikan brosur, atau lebih simpel buatlah fans page facebook dan bagikan kepada teman sebanyak mungkin agar mereka mengenal nama bisnis laundry anda. Usahakan namanya unik dan mudah diingat, jika perlu buatlah logo yang mudah diingat.

Perhitungan usaha laundry dan rincian modal usaha laundry rumahan

Mengapa kami merekomendasikan bisnis ini? Karena kami merasa bahwa bisnis laundry modalnya yang tidak begitu besar, malah bisa dikatakan kecil. Jika anda membuka jasa Laundry kiloan di rumah tentunya tidak membutuhkan sewa tempat, ini berarti sudah hemat banyak bukan? Apa saja peralatan usaha laundry kiloan? Berikut sedikit rinciannya:

Nama BarangJmlHarga RP
Mesin cuci2 buah3.000.000-
Mesin pengering1 buah3.600.000-,
Setrika2 buah200.000-,
Deterjen10 liter200.000-,
Pewangi10 liter350.000-,
Plastik kemasan10 pcs100.000-,
TOTAL7.450.000-,

Rincian di atas hanya merupakan kisaran modal minimal yang akan anda keluarkan dengan catatan tanpa sewa tempat dan upah karyawan, karena karyawannya adalah anda sendiri

Dari hitungan kisaran modal yang harus anda keluarkan di atas maka dapat kita perkirakan berapa keuntungan yang mungkin akan diperoleh dari bisnis laundry kiloan di atas:

JasaPerkilo/RpJml/hariHasil/Rp
i kg laundry7.000-,.50 kg350.000-,.
Total sebulan (kotor)10.500.000-,.
Pengeluaran
Bayar air, listrik, dll
4.000.000-,
Total sebulan (bersih)6.500.000-,

Contoh usaha laundry

Menurut jenisnya bisnis laundry dapat dibagi menjadi 6, yaitu sebagai berikut:

1. Laundry kiloan

Seperti telah di bahas di atas, beaya yang harus dikeluarkan pengguna jasa laundry dihitung berdasarkan kiloan, berapa berat pakaian yang akan dicuci, biasanya pakaian yang dicuci tidak melihat jenis pakaiannya, namun dihitung beratnya saja.

Biasanya konsumen memilih jasa laundry kiloan karena pakaian yang ingin dicuci tidak membutuhkan perhatian khusus, seperti pakaian harian.

Ada juga konsumen yang memilih jasa ini karena ingin harga yang lebih murah. Jasa laundry ini lebih cocok jika berada di kawasan kost mahasiswa atau karyawan pabrik.

2. Laundry konvensional

Jasa laundry konvensional hanya menyediakan layanan cuci spesifik. Misalnya jas, yang tentu saja cara mencucinya lebih hati-hati dari pada pakaian biasa. Atau biasa juga jasa cuci boneka yang cara pencuciannya lebih teliti.

Karena cara pencuciannya lebih teliti dan tentu saja membutuhkan waktu relatif lama, maka jasa laundry jenis ini menarik harga yang lebih tinggi daripada laundry kiloan. Biasanya pemilik bisnis laundry ini juga melayani dry clean, maka bisa diperkirakan modal awalnya lebih mahal juga.

3. Laundry sepatu

Jasa laundry jenis ini merupakan tren baru dan mulai berkembang seiring daya beli masyarakat yang lebih tinggi. Selain itu, pengguna jasa ini biasanya mereka memiliki sepatu premium yang membutuhkan layanan cuci yang terbaik.

Para Laundry sepatu biasanya memperluas usahanya dengan repaint sepatu, sehingga bagi pelanggan yang ingin sepatunya tampak lebih baru bisa menggunakan layanan tersebut.

4. Laundry bisnis

Jenis Laundry bisnis ini di incarkan kepada konsumen dari badan usaha, misalnya sebuah perusahaan yang menjadi klien laundry ini dengan mencucikan seragam karyawannya agar lebih awet dan bagus.

Biaya awal laundry jenis ini lebih besar, karena jumlah pakaian yang dicuci sangat banyak. Bisa saja setiap perusahaan memiliki kebutuhan yang lebih spesifik, sehingga Anda pelru menyediakan aneka perlengkapan laundry tambahan untuk memenuhi kebutuhan mereka. 

5. Laundry hotel

Seperti namanya, laundry ini biasanya bekerja sama dengan pihak hotel untuk mencucikan seluruh perlengkapan kamar maupun tamu yang menginginkan pakaiannya dicuci. Landry jenis ini membutuhkan perhatian khusus karena berhubungan dengan kepuasan klien. Pasti semua hotel akan berusaha memberikan pelayanan terbaiknya, maka jika Anda menarget bisnis ini persiapkan memberikan layanan yang lebih memuaskan.

6. Laundry express

Laundry express agak berbeda dengan kelima jenis laundry sebelumnya, mereka lebih mengutamakan aspek kecepatan. Karena kebutuhannya demikian maka dibutuhkan perlengkapan mesin cuci yang lebih banyak. Bisnis ini juga tidak bisa ditenagai sendiri, paling tidak ada beberapa karyawan pembantu untuk mempercepat proses pengerjaannya.

Kelemahan usaha laundry dan kelebihannya

Apapun bisnisnya pasti ada kelemahan dan kelebihannya, karena itulah penyeimbang kehidupan. Jika anda berniat membuka bisnis laundry coba pertimbangkan beberapa kelemahan dan kelebihannya berikut!

Kelemahan

Ada beberapa kelemahan bisnis laundry yang perlu anda perhitungkan, antara lain sebagai berikut:

  • Persaingan yang tinggi
  • Ketergantungan pada cuaca
  • Membutuhkan ruang yang tidak sedikit

Kelebihan

Meskipun memiliki kelemahan, namun usaha ini juga memiliki kelebihan, yaitu sebagai berikut:

  • Relevan dengan zaman
  • Bisa dipelajari dengan mudah
  • Bisa dimulai di rumah sendiri, jadi menghemat biaya sewa tempat.

Peluang usaha laundry, Mengapa Layak dicoba?

Membuka bisnis, kadang orang sering bingung menentukan jenis bisnis apa yang ingin digeluti. Nah, bagi yang masih bingung memilih, laundry bisa dijadikan alternatif pilihan yang tepat. Ada beberapa alasan mengapa bisnis ini layak untuk dicoba sekarang yaitu :

1. Banyak dibutuhkan orang

Hal tersebut terkait dengan pola kehidupan masyarakat modern seperti saat ini yang menyebabkan kebutuhan akan jasa laundry makin meningkat. Misalnya seperti pekerjaan mereka yang menuntut mobilitas tinggi sehingga tidak punya banyak waktu luang. Jangankan untuk kegiatan mencuci baju, bahkan untuk istirahat saja harus mencuri-curi waktu.

2. Target pasar luas

Usaha pencucian alias laundry, punya banyak target pasar sehingga menjadikannya cukup bisa diandalkan untuk menghasilkan lebih banyak keuntungan. Sebut saja anak kos, pegawai, mahasiswa, atau pun pasangan keluarga yang sibuk bekerja. Semuanya butuh jasa laundry.

Asalkan bisa memilih tepat usaha yang strategis serta mau sedikit berusaha untuk promosi, semua target tersebut pasti tepat sasaran.

3. Mudah dikerjakan sendiri

Untuk membuka serta mengendalikan bisnis laundry, tidak dibutuhkan suatu keahlian khusus. Cukup dikerjakan sendiri juga sudah bisa beroperasi. Bahkan tanpa perlu karyawan saat awal membukanya bisa dilakukan. Hal inilah yang menjadi pertimbangan jika modal yang dimiliki kebetulan tidak banyak (tidak perlu bayar pegawai).

4. Memberikan penghasilan yang cukup potensial

Usaha laundy ini bisa memberikan penghasilan potensial. Pengusaha laundry bisa mendapat penghasilan tetap dari konsumen yang sudah berlangganan. Keuntungan yang diberikan usaha ini juga cukup menjanjikan bagi yang menjadikan usaha ini bisnis sampingan.

5. Tidak harus menyewa tempat

Bagi yang ingin menjadikan bisnis laundry untuk pekerjaan sampingan, disarankan untuk melakukan kegiatan usaha di rumah saja. Jenis usaha ini dapat dengan mudah dijalankan di rumah, tanpa harus menyewa tempat usaha. Cocok juga untuk ibu rumah tangga yang ingin mencari pendapatan tambahan lain di luar gaji yang diberikan suami.

6. Tidak terpengaruh faktor eksternal

Usaha laundry ini juga cukup unik. Salah satu bentuk usaha yang tidak terpengaruh dengan faktor ekternal. Misalnya keberadaan cahaya matahari. Di jaman yang canggih seperti saat ini, untuk mengeringkan baju yang baru dicuci, sudah ada mesin pengeringnya. Maka tidak perlu takut jika musim hujan dan kebetulan orderan sedang ramai.

7. Harga murah namun tetap menguntungkan

Bisnis laundry walaupun dapat menetapkan harga yang murah, karena menghitungnya per kilo namun tetap saja masih untung. Apalagi jika didukung dengan punya pelanggan atau konsumen yang banyak. Hal inilah yang turut menjadi penyebab, usaha laundry ini sangat potensial untuk coba dijalankan.

8. Biaya perawatan alat murah

Untuk membuka bisnis ini, peralatan utama yang diperlukan cukup sederhana. Misalnya hanya beberapa mesin cuci dan mesin pengering. Jika pintar-pintar merawat peralatan ini, kerusakan dapat diminimalisir. Memang jika kurang berhati-hati saat menggunakan, mungkin akan memakan biaya perbaikan yang mahal. Untuk itu, sebaiknya gunakan sebaik-baiknya agar cukup terawat.

9. Mudah dipromosikan

Jenis bisnis seperti laundry, juga tidak sulit sebenarnya dalam hal promosi. Apalagi didukung dengan teknologi seperti saat ini. Pengusaha tidak harus repot-repot pasang brosur ke banyak tempat. Contoh mudahnya, bisa dengan tawarkan jasa di aneka media sosial yang saat ini sudah banyak bermunculan.

10. Bisa dijalankan dengan modal kecil

Bisnis laundry, termasuk jenis bisnis yang bisa dimulai walaupun pun hanya punya modal yang relatif kecil. Hal yang paling dibutuhkan hanya mesin cuci, setrika, atau jika memungkinkan sebuah alat pengering. Tidak perlu karyawan dulu saat awal-awal berdiri. Baru nanti juga sudah mulai banyak punya pelanggan, bisa dipertimbangkan bantuan pegawai.

Baca Juga: Bisnis Kuliner: Konsep, alasan, dan cara memulainya

Cara Membuka Bisnis Loundry

Untuk memulai membuka bisnis laundry, diperlukan beberapa cara. Cara-cara tersebut bisa dikatakan menjadi langkah persiapan yang harus dilakukan oleh pengusaha. Apa saja persiapan saat akan membuka bisnis laundry?, berikut uraian selengkapnya

1. Mempersiapkan modal

Modal yang dibutuhkan untuk membuka bisnis ini, tentu saja berbeda-beda. Tergantung dari jumlah mesin cuci serta peralatan yang dibutuhkan selama bisnis beroperasi. Misalnya jika sudah mesin cuci di rumah, artinya tidak perlu beli. Jika begitu adanya, maka modal bisa digunakan untuk membeli kebutuhan lainnya.

Jika kebetulan belum punya semua (mesin cuci, detergen, pewangi, setrika, dan lainnya), sebaiknya lakukan survey ke toko langsung. Hal ini dilakukan supaya bisa mengetahui harga barang-barang tersebut sesungguhnya berapa. Khusus untuk deterjen dan pewangi, lebih baik beli dalam jumlah banyak karena umumnya harga bisa jauh lebih murah.

Baca juga: Bisnis Kecil Kecilan

2. Memilih lokasi strategis

Upayakan membuka bisnis ini di tempat yang strategis. Lokasi usaha laundry memang paling cocok di daerah kost-kosan, area kontrakan, perumahan atau sekitar kampus. Jika kebetulan rumah yang akan menjadi lokasi usaha sudah berada di area-area tadi artinya sudah pas.

Namun jika rumah ternyata berada di lingkungan yang kurang strategis. Bisa diupayakan untuk menyewa tempat. Menyewa tempat ini memungkinkan pengusaha untuk sedikit mengeluarkan tambahan modal yang cukup banyak.

3. Menyiapkan perlengkapan

Agar usaha laundry bisa berhasil sukses, maka bukan hanya mesin cuci, setrika, dan alat pengering berkualitas saja yang harus disiapkan. Perlengkapan seperti sabun cuci, pewangi pakaian, plastik kemasan, dan lain-lain juga perlu disediakan. Semuanya juga harus dimasukkan dalam perhitungan modal.

Jangan kaget, karena modal di awal pembukaan bisnis ini memanglah cukup besar. Namun seiring berjalannya waktu, saat bisnis mulai berkembang modal akan tergantikan yaitu berasal dari pembayaran jasa laundry para konsumen.

4. Pahami cara mencuci yang benar

Sebagian besar orang memang menganggap mencuci pakaian adalah hal sepele. Jadi kebanyakan tidak tahu dan kurang memahami cara mencuci yang benar seperti apa. Jika ingin membuka usaha bisnis laundry, hal ini tidak boleh dilakukan. Pengusaha diharuskan memahami cara mencuci yang benar agar tidak sampai membuat konsumen kecewa dengan pelayanan.

Misalnya setiap jenis kain dari beberapa pakaian punya perawatan yang berbeda-beda. Ada kain bahan kain yang nyatanya tidak bisa dicampur dengan jenis kain lainnya. Menghapal nama bahan kain yang mudah luntur. Bagaimana cara menghilangkan noda yang membandel pada pakaian, cara mencuci jeans yang benar, dan lain sebagainya.

5. Perhitungkan biaya operasional

Modal yang dikeluarkan di awal usaha dirintis dipergunakan untuk membeli kebutuhan perlengkapan awal. Namun biaya operasional berbeda. Biaya ini akan dikeluarkan setiap bulannya . Contoh biaya operasional seperti biaya listrik, air, keperluan pembelian detergen dan pewangi, gaji pegawai (jika mempergunakan) dan lain-lain.

Ada lagi salah satu jenis pengeluaran yang dikategorikan sebagai biaya operasional, yaitu biaya sewa tempat. Ini akan dikeluarkan jika tempat usaha laundry yang dijalankan tidak di rumah sendiri. Sebaiknya biaya-biaya seperti ini turut juga dipikirkan di awal.

Baca Juga: Strategi Pemasaran Lokal agar dapat bersaing

Tips Agar Bisnis Laundry Sukses

Ketika bisnis sudah dimulai lalu berhasil dijalankan, tapi tidak menggunakan strategi yang tepat mungkin usaha akan sulit berkembang. Maka agar usaha laundry bisa berkembang dan sukses perlu adanya strategi khusus dan tepat. Berikut tips strategi untuk mengembangkan usaha laundry :

1. Pilih lokasi yang tepat dan mudah dijangkau

Sama seperti jenis bisnis lainnya, laundry juga perlu didirikan pada lokasi yang strategis. Kemudahan untuk dijangkau banyak orang juga akan berpengaruh pada usaha tersebut. Hal ini karena dengan akses yang mudah dijangkau serta lokasi yang strategis akan membuat konsumen yang berdatangan akan semakin banyak.

Lalu apa seperti apa lokasi stategis yang mudah dijangkau dan cocok digunakan untuk usaha laundry itu?. Lokasi yang tepat misalnya sekitar perumahan, perkantoran atau area kampus dianggap sebagai tempat yang paling pas. Oleh karena di tempat-tempat tersebut umumnya sangat ramai menjadikan peluang orang datang untuk melaundry tentu lebih tinggi.

Baca juga: Usaha Rumahan yang Menjanjikan

2. Menyediakan beragam layanan

Agar Lebih banyak menarik konsumen, sediakan layanan yang beragam. Misalnya saja jasa layanan antar jemput pakaian kotor yang akan dilaundry. Jadi mekanismenya konsumen hanya perlu menelepon dan pakaian kotor miliknya nanti akan dijemput. Sebaliknya, apabila pakaian sudah selesai dibersihkan, konsumen tersebut tidak perlu repot mengambilnya karena akan diantar.

Untuk mengawali pembukaan usaha laundry, berikan layanan ini secara gratis. Hitung-hitung masa promo. Namun jika bisnis dirasa sudah mulai berkembang, mulailah untuk memperhitungkan biaya ongkos kirim jika kebetulan rumah konsumen agak jauh dari lokasi usaha.

3. Pelayanan yang ramah dan profesional

Hingga saat ini bisnis laundry semakin banyak digeluti orang. Hal ini tersebut yang menyebabkan pesaing juga semakin banyak bermunculan. Jika tidak ingin konsumen lari pada pesaing, sebaiknya layani konsumen dengan sebaik-baiknya. Keramahan yang paling utama. Konsumen akan merasa senang jika dilayani dengan ramah. Perlakukan meraka bak raja dan ratu.

Sehingga di kemudian hari mereka akan kembali untuk menikmati jasa laundry yang diberikan. Untuk lebih professional, agar mereka tidak bosan menunggu pakaian selesai dicuci, berikan fasilitas yang memadahi. Misalnya saja pasang wifi di tempat usaha. Jadi sembari menunggu, mereka dapat menikmati wifi gratis dan tidak bosan.

4. Memikirkan pemasaran yang kreatif

Punya usaha laundry juga harus siap memasarkan jasa tersebut. Apalagi jika usaha dihitung masih mulai dirintis. Pemasaran harus lebih gencar dilakukan. Pikirkan jenis pemasaran yang unik yang kemungkinan tidak digunakan oleh pesaing. Misalnya saja promosikan usaha lewat radio, surat kabar, atau brosure.

Lebih baik lagi, bisa memanfaatkan era teknologi masa kini yaitu lewat media sosial maupun website. Cara promosi juga bisa dilakukan dengan memberikan diskon karena usaha juga masih tergolong baru dibuka. Cuci pakaian gratis mungkin bisa dibuat promosi, pasti banyak yang akan mencoba. Nah, dari sini baru tunjukkan kualitas laundry yang terbaik.

5. Selalu kreatif dan inovatif

Bukan hanya bisnis laundry saja sebenarnya. Dasar untuk dapat lebih kreatif dan inovatif adalah dengan melihat kebutuhan masyarakat. Misalnya saja jika selama ini hanya melayani mencuci pakaian, cobalah untuk meningkatkan layanan yang diberikan.

Bisa dengan menawarkan jasa cuci bed cover, boneka, sepatu, dan lain-lain. Semakin aneh-aneh malah makin membuat konsumen ingin mencobanya. Layanan seperti ini kini mulai banyak yang mencarinya. Jadi pertimbangkan untuk coba melayaninya demi menarik lebih banyak konsumen.

Bisnis laundry memang cukup berpeluang, apalagi di jaman sekarang orang yang lebih mementingkan bekerja daripada yang lain. Hal lain seperti mencuci, kadang tidak sempat dilakukan. Ini yang malah akan menjadi potensi untuk membuka bisnis laundry. Jadi bisnis ini cukup menarik untuk dicoba.