Kolombia negara di baratlaut Amerika Selatan

Republik Kolombia terletak di sudut baratlaut benua Amerika Selatan, tempat pegunungan Andes yang amat tinggi itu bercabang menjadi tiga kisaran yang terpisah. Kolombia merupakan tanah genting besar yang penuh kontras.

Kolombia berdampingan dengan Ismus Panama sehingga pantainya berbatasan dengan Samudra Pasifik dan Laut Karibia. Dua pertiga wilayahnya merupakan perluasan cekung Sungai Amazon yang lembap dan panas, tempat beberapa gelintir orang Indian mengembara.

Yang perlu diketahui

  • Presiden: Iván Duque Márquez Trending
  • Ibu kota: Bogotá
  • Luas: 1,142 juta km²
  • Kode panggilan: +57
  • Zona waktu: Waktu Kolombia (COT); (UTC-4)

Sepertiga negeri merupakan jajaran yang pejal. Di sepertiga bagian barat negeri yang tinggi inilah hampir semua bangsa Kolombia bertempat tinggal. Oleh karena itu, cerita tentang Kolombia merupakan cerita tentang sebuah negeri pegunungan.

Di kawasan gunung yang membubung tinggi itulah peradaban Indian mula-mula tumbuh subur. Suku Indian yang paling maju adalah dari kelompok Chibcha, yang berdiam di cekung Kordilera Timur. Suku Chibcha adalah petani yang menanam kapas dan kentang serta tukang ahli yang mahir membentuk benda emas dan campuran emas yang sangat indah.

Kelompok Indian lain, yang hidup dari berburu dan kadang-kadang mencari ikan, mengembara di Kordilera Tengah dan Lembah Cauca, tempat sungai Cauca memotong antara barisan tengah dan barisan barat. Orang-orang ini mahir membuat gerabah dan mengerjakan logam.

Ketika bangsa Spanyol tiba di Dunia Baru, mereka ingin memperbesar kekayaannya. Mereka memaksa suku Indian bekerja keras di tambang dan di perkebunan di bawah kondisi yang sulit. Ketika pekerja Indian menjadi jarang, Negro dimasukkan dari Afrika dan karena terjadi perkawinan campur antara kulit putih dan Indian, Indian dan Negro, serta Negro dan kulit putih, maka warna kulit menjadi sangat bervariasi.

Dewasa ini penduduk Kolombia tersusun kurang lebih 68% orang mestizo (orang berdarah campuran), 20% orang Eropa, 7% orang Indian, dan 5% orang Negro. Pembauran kulit menghasilkan suatu variasi jenis fisik yang kaya dan, pada umumnya, semangat persamaan kulit mulai berkembang dalam struktur sosial negeri itu.

Meskipun bahasa Spanyol yang dituturkan di seluruh negeri sedikit bervariasi dari satu daerah ke daerah lain, bahasa Spanyol paling klasik (Castilia) di segenap Amerika Latin adalah bahasa yang dituturkan di Kolombia. Karena Kolombia secara relatif hanya mempunyai sedikit imigran setelah tahun-tahun pertama kolonisasi Spanyol, tidak ada bahasa Eropa lain yang mengganggu bahasa kaum conquistadores.

Kaum koloni awal membawa bahasa zaman keemasan kesusastraan Spanyol yang irama dan susunannya masih kuat, ke negeri itu. Sedikit pengaruh bahasa Indian yang masih terus hidup didapati terutama pada nama buah setempat (seperti guayaba, zapote, dan curuba) dan tidak jarang orang mendengar kata-kata Indian seperti taita (”ayah”) dan chivato (”anak”).

Bangsa Kolombia pada umumnya menaruh minat besar pada sejarah bahasa mereka dan dua orang dari para sarjana terkenal negeri itu Rufino Jose Cuervo (1844-1911) dan Miguel Antonio Caro (1843-1909) berhasil mengadakan berbagai penelitian linguistik yang penting.

Kesenian dan waktu senggang

Sejak berdirinya, Kolombia adalah bangsa sastra. Bogota, yang seringkali disebut sebagai Athena di Amerika Selatan, bangga akan ratusan toko buku dan bahkan dikatakan bahwa penyemir sepatu kota pun membacakan sajak sambil menggosok sepatu.

Begitu banyak orang Kolombia menjadi pengarang dan penyair amatir sehingga mereka berkelakar tentang kecakapan kesusastraan mereka dan menceritakan berbagai anekdot yang menyenangkan tentang kegemaran favorit mereka. Sejenis cerita seperti itu menceritakan kunjungan penyair besar Chili Pablo Neruda ke sebuah kota Kolombia.

Lebih dahulu Neruda mengirim kawat memberitahukan kedatangannya. Ia menerima jawaban kawat sebagai berikut ini, ”Selamat datang! Enam puluh ribu penyair menunggu Anda.” Tentulah begitu karena jumlah penduduk kota itu 60.000 orang.

Rasa humor bangsa Kolombia yang mendalam itu menyebabkan Neruda tersenyum simpul atas sambutan yang jelas dibesar-besarkan. Namun, minat pada kesusastraan negeri itu amat sangat luas. Sejak kemerdekaan, para penulis Kolombia menghasilkan sejumlah karya yang menarik, beberapa di antaranya dikenal di seluruh dunia yang berbahasa Spanyol dan dianggap klasik.

Di antara para penulis Kolombia yang paling terkenal pada abad ke-19 dan ke-20 adalah Jorge Isaacs, Jose Eustacio Rivera, Tomas Carrasquilla, dan Cerman Arciniegas. Minat yang membesar pada cerita roman pelopor diperlihatkan oleh popularitas karya pengarang seperti Gabriel Garcia Marquez. Penyair utama Kolombia termasuk Jose Asuncfon Silva dan Penyair diplomat Guillermo Valencia.

Kolombia juga telah memberikan sumbangan dalam bidang kesenian lain. Beberapa senimannya, seperti pelukis kontemporer Fernando Botera dan Alejandro Obregon dan pemahat Edgar Negret, telah mencapai reputasi yang menonjol. Karya mereka tidak hanya dipamerkan di negeri mereka sendiri, melainkan juga di banyak negeri lain.

Walaupun Kolombia hanya menghasilkan sedikit dalam teater, sekurang-kurangnya seorang penulis drama kontemporer-Isaac Chocron telah memperoleh pengakuan secara luas.

Bangsa Kolombia mencintai musik, tarian, dan olahraga. Banyak tarian daerah favorit yang diiringi oleh tiple, atau gitar asli, menceritakan kisah populer dalam bentuk tarian. Bambuco dan cumbia menceritakan aspek lain tentang masa pacaran. Dalam chichimaya seorang penari wanita menggambarkan seekor lembu yang mencoba menanduk lembu jantan pasangannya.

Merengue, daerah yang wilayah pantainya menjadi milik bersama dengan beberapa pulau Laut Karibia, telah menjadi nama tarian yang terkenal di berbagai bagian dunia. Adu banteng, sabung ayam dan sepak bola merupakan olahraga tontonan yang populer. Banyak orang Kolombia adalah pendaki gunung, pemain ski, dan pembalap sepeda yang bersemangat. Tejo, permainan lempar cakram Indian kuno, masih dimainkan secara luas.

Perayaan dan Festival Kolombia

Dalam sebuah negeri yang sesaleh Kolombia, memusatkan berbagai festival penting sepanjang hari libur keagamaan adalah hal yang wajar.

Beberapa perayaan ini merupakan saat menggembirakan yang ditandai oleh parade, tarian, atau pesta. Di banyak kota, khususnya di Barranquilla, musim sebelum 40 hari masa penantian Paskah, dirayakan dengan kegembiraan istimewa. Topeng berwarna cerah dan jubah panjang, atau capuchones, seringkali dikenakan oleh para pria dalam pawai Karnaval.

Kadang-kadang dalam arak-arakan itu tampak kendaraan yang dihias beraneka warna dan tarian simbolis yang menggambarkan seekor caiman (buaya) karton yang sedang diintai oleh para pemburu. Selama Minggu Suci si kaya dan si miskin bersama-sama pergi bertudung dan tanpa alas kaki dalam ibadat khidmat pada prosesi salib, sedangkan pesta Santo Yohanes dirayakan dengan penyalaan api tinggi di atas perbukitan di sekeliling desa.

Hari Santo Fransiscus di Quibdé serta Santo Isidore di Cuaca merupakan perayaan terkenal menghormati kedua orang suci pelindung ini. Pada saat hari libur para ibu rumah tangga lebih teliti mempersiapkan makanan yang disukai bangsa Kolombia.

Masakan tradisional Kolombia adalah makanan sehat, yang terdiri atas hidangan seperti mazamorra, sop kental tepung jagung, kacang, dan sayuran; sobrebarriga, rebusan daging sapi, dan cuchuco, sejenis sop bawang. Arepa, roti yang dibuat dari tepung jagung, biasanya menyertai hidangan makan.

Beberapa kota Kolombia terkenal karena festival atau perayaan khususnya. Festival Cerita Rakyat Antar-Amerika terjadi di Manizales pada bulan Januari, sedangkan pada bulan Juli Santa Marta menyelenggarakan festival laut tahunan. Festival tebu di Cali pada akhir Desember merupakan saat menari, berparade, balap kuda, dan pertarungan banteng.

Pada bulan Mei para ahli hortikultura berkumpul di Medellin di tengah-tengah pedesaan yang penuh ditumbuhi anggrek-untuk festival bunga. Pada tanggal 8 Juni mahasiswa Kolombia mendapat kehormatan dalam suatu perayaan Bogota, yaitu upacara yang diselenggarakan guna memperingati mahasiswa yang gugur dalam pemberontakan melawan pemerintah yang dahulu.

Pakaian bangsa Kolombia pedalaman dan tepi kota adalah sederhana Hampir setiap orang mengenakan alpargates atau sandal bersol rami, yang nyaman. Ruanas dikenakan pada hari hujan atau dalam cuaca dingin. Ruanas mantel wol pendek segi empat berukuran sekitar 1,2 m dengan lubang di tengah untuk kepala, merupakan pakaian tradisional pria Kolombia yang berdiam di dataran tinggi yang dingin.

Wanita pada umumnya mengenakan paholén, syal besar yang dibuat dari katun atau sutera dengan warna cerah. Pada saat festival para wanita mengenakan rok berenda berwarna menyala dengan blus berjumbai-jumbai putih, sedangkan prianya mengikatkan saputangan berwarna cerah di sekeliling lehernya. Pria dan wanita Kolombia seringkali mengenakan topi jerami, yang disebut jipijapas, sebagai pelindung dari terik matahari. Pakaian khas Barat, yang sekarang pada hakikatnya te’lah dikenakan oleh semua penduduk kota, mulai semakin diterima di kawasan pedesaan pedalaman.

Pendidikan Kolombia

Pendidikan dasar di Kolombia bebas tetapi tidak diwajibkan. Meskipun berbagai upaya keras sedang dilakukan untuk menambah melek huruf, jumlah guru dan ruang kelas masih kurang mencukupi bagi semua anak usia sekolah. Kebanyakan kota besar mempunyai universitas, yang beberapa diantaranya sudah berdiri sejak tahun-tahun awal negeri itu.

Universidad Nacional de Colombia di Bogota adalah salah satu lembaga pertama di Amerika Selatan sehingga menjadikan Bogota sebuah kota universitas. Di antara pendidikan tinggi terbaru adalah sekolah tinggi ilmu kedokteran Universidad de Valle di lembah Cauca, Universidad Industrial de Santander di Bucaramanga, dan Universidad de los Andes di Bogota.

Instituto Caro y Cuervo di Bogota patut disebut secara khusus. Pusat unik untuk studi bahasa Spanyol ini ditempatkan di sebuah gedung tua sedikit di luar kota. Lembaga itu-yang menarik para sarjana dari seluruh dunia-telah melanjutkan karya penyusunan kamus yang dimulai oleh Cuervo dan telah mulai menerbitkan berbagai karya besar dalam bahasa Spanyol.

Museum Kolombia khususnya yang di Bogota-adalah museum terkaya di antara museum di Amerika Selatan. Museum Nasional mempunyai banyak koleksi tentang sejarah dan arkeologi. Lembaga Antropologi, yang ditempatkan di bangunan yang dahulu merupakan sebuah penjara dipusat Bogota’, kini juga merupakan daya tarik kota itu.

Museum Emas, tambahan baru bagi daya tarik kultural kota tersebut, lahir dari gagasan unik yang dikandung oleh Bank Republik itu. Bank itu memutuskan bahwa beberapa cadangan emasnya harus ditanam pada pembelian berbagai benda yang dibuat oleh suku Indian pra-Kolombia dan memulai dengan memperoleh koleksi pribadi.

Dalam sebuah gedung baru dan indah yang diresmikan pada tahun 1968, dipamerkan beribu-ribu benda menawan. Museum Kolonial, semula adalah sebuah biara Jesuit, menyimpan lukisan kolonial, patung keagamaan, dan barang-barang perak. Quinta de Bolivar, rumah bangsawan-tempat dahulu Simon Bolrvar berdiam dipersembahkan untuk berbagai masalah yang berhubungan dengan Sang Pembebas.

Geografi Kolombia

Dari perbatasan Ekuador-Kolombia, pegunungan Andes menyebar ke utara menjadi tiga barisan utama: Kordilera Barat (kisaran barat) dan Kordilera Tengah yang letaknya sejajar dengan pantai Pasifik, dan Kordilera Timur (kisaran timur), yang memutar ke timurlaut bentuknya berkelok-kelok dengan cekung yang tinggi dan lembah yang dalam. Sungai utama Kolombia, Sungai Magdalena, berputar antara deretan tengah dan deretan timur ke Laut Karibia.

Kunjungi Peta Kolombia atau di google map

Iklim Kolombia adalah vertikal yaitu, iklim yang lebih bervariasi karena ketinggian dari pada karena musim dan suhu berkisar dari panas tropis hingga dingin hampir membeku. Tierra caliente (zone tropis) meninggi hingga kurang lebih 900 m di atas paras laut. Tierra templada (zone sedang) terletak antara 900-2.000 m.

Lebih tinggi lagi adalah tierra fria (zone dingin), yang meninggi hingga hampir 2.700 m. Di atas ketinggian itu adalah paramo (daerah tanpa pohon), atau hutan dingin, yang bertemu dengan garis salju pada lebih kurang 4.600 m.

Banyak aneka jenis tanaman dan hewan tumbuh subur di Kolombia. Jenis tanaman berkisar dari bambu, karet, nyiur, dan kaktus hingga kayu keras hutan gunung yang lebat. Di lereng gunung yang lebih rendah hidup babi, tapir, kera, armadillo, dan purna. Buaya, kura-kura, ular, dan kadal mendiami dataran rendah. Bangau kecil, itik, dan bangau besar mendiami perairan dataran rendah, sedangkan toucan, kakak tua, dan parkit berkicau dari puncak pohon hutan tropis. Di gunung yang tinggi melayang-layang burung nasar, elang, dan rajawali.

Hingga belakangan ini kawasan gunung dan lembah Kolombia masih demikian terisolasi satu sama lain sehingga penduduknya berkembang pada ukuran perbandingan dan dengan sikap yang berbeda. Akibatnya, negeri itu lambat mencapai persatuan yang nyata.

Bahkan setelah Kolombia merebut kemerdekaannya pada tahun 1819, penduduk seringkali menganggap negeri mereka sebagai republik federal dari negara-negara yang berdaulat dan cenderung bersifat lebih setia pada wilayahnya sendiri dibandingkan dengan pemerintah nasionalnya.

Kota Besar

Sejak berdirinya, kota-kota Kolombia hampir sepenuhnya terisolasi satu sama lain. Berbahayanya perjalanan yang disebabkan oleh medan bergunung menghalangi komunikasi antara tempat kediaman yang tinggi di Andes dan tempat kediaman di sepanjang dataran rendah pantai.

Sebagai akibatnya, setiap pusat penduduk negeri itu memperlihatkan individualitas yang kuat. Penduduk pedalaman pada umumnya pendiam dan konservatif, sedangkan mereka yang diam di sepanjang pantai seringkali bersifat lebih ramah, hangat, dan tanggap terhadap gagasan baru yang berbeda. Setiap kawasan memiliki cerita daerah, tarian, dan musik sendiri; gaya pakaian sendiri; serta cara masak sendiri; sedangkan dari satu kota ke kota lainnya bahasa Spanyol digunakan dengan aksen berbeda.

Pada abad ke-20 isolasi_kota?kota Kolombia akhirnya dipecahkan oleh kapal terbang. Pada tahun 1919 negeri itu mendirikan perusahaan penerbangan komersial yang pertama di Amerika dan kini bandar udara Bogota El Dorado, merupakan salah satu bandar yang tersibuk di benua tersebut.

Bagi negara berpegunungan, penerbangan merupakan langkah raksasa ke depan dalam pemecahan masalah komunikasi. Jalan mobil dan kereta api pertama mulai muncul pada waktu yang hampir bersamaan dengan munculnya pesawat terbang. Namun, pembangunan jalan raya dan jalan kereta api di negeri yang tidak rata itu ternyata sangat sulit dan mahal sekali. Baru sejak Perang Dunia II sebagian besar kota di dataran tinggi mulai mempunyai transpor biaya rendah yang disediakan oleh jalan raya segala cuaca.

Bogota

lbu kota Kolombia, Bogota, didirikan lebih dari 400 tahun yang lalu. Pada tahun 1536 Gonzalo Jiménez de Quesada meninggalkan koloni pantai Santa Marta dengan kurang lebih 800 tentara Spanyol untuk mencari kota ajaib El Dorado, yang-menurut legenda Indian merupakan tempat emas yang melimpah ruah sehingga pada hari festival khusus kepala suku Indian mengoles badannya dengan debu emas.

Selama hampir 2 tahun conquistadores Spanyol berjuang untuk mencari jalan dengan menembus neraka rimba hijau, danau, dan sungai menuju sabana (padang) yang tinggi, dingin, tak berpohon, dan dikelilingi oleh gunung, 2.640 m di atas paras laut. Di sanalah, pada tanggal 6 Agustus 1538, Jimenez de Quesada mendirikan sebuah kota yang diberi nama Santa Fe de Bogota, mungkin sekali guna menghormati Bacata, kepala suku Indian Chibcha.

Sabana Bogota merupakan salah satu plato yang paling indah di dataran tinggi Andes. Banyak danau kecil yang ada pada tahun 1538 telah lenyap dan berubah menjadi kebun buah serta ladang gandum. Pohon eucalyptus yang tinggi, yang semula dibawa ke Kolombia dari Australia, menjulang menghiasi pemandangan. Pedesaan yang mengelilingi kota itu didominasi oleh kebun kopi dan petak-petak lahan kecil tempat petani Indian dan mestizo menanam bahan makanan, kebanyakan untuk keperluan mereka sendiri.

Bogota, yang merupakan ibu kota modern dan tumbuh subur, yang kini berpenduduk lebih dari 4.000.000 jiwa-terkenal akan kekolotan dan kesungguhan mereka. Dalam beberapa tahun yang lalu, gedung-gedung tinggi dan kawasan tempat tinggal yang baru dibangun telah mengubah wajah kota. Akibatnya, dibandingkan dengan usianya, Bogota tampak baru, sedangkan daya tarik kolonialnya masih tetap bertahan pada gereja tua, istana, dan jalan sempit yang berkelok-kelok.

Kota-kota Lain

Kedua bandar laut tertua di negeri itu, yaitu Kartagena dan Santa Marta, merupakan dua dari sisa kolonisasi Spanyol pertama di Amerika. Santa Marta, didirikan pada tahun 1525, menjadi’bandar pisang terpenting dan setiap tahunnya mengapalkan berjuta-juta tandan pisang dari pelabuhan ke berbagai kota di dunia. Kartagena merupakan salah satu kota pertama Granada Baru yang menyatakan kemerdekaannya dari Spanyol.

Banyak dari temboknya-seperti tembok benteng dengan tinggi 12 m dan tebal lebih dari 15 m-masih tetap tegak meskipun kota itu pernah dirampok oleh pencari harta benda seperti Sir Francis Drake dan dikepung oleh angkatan perang Inggris di bawah komando Edward Vernon.

Selama abad ke-19 kota Barranguilla, yang terletak antara Santa Marta dan Kartagena, dekat muara Sungai Magdalena, mulai berkembang sebagai bandar laut dan pusat perdagangan. Kini Barranguilla merupakan metropolitan yang makmur, tempat kedudukan berbagai gedung perkantoran modern, pabrik, dan kawasan tempat tinggal, serta bandar utama negeri itu. Negro dan Mulatto, keturunan bekas budak, merupakan kelompok penduduk terbanyak di kawasan pantai.

Beberapa kota di pedalaman negeri itu mencerminkan pertumbuhan industri Kolombia. Medellin, pusat manufaktur terpenting, didirikan pada tahun 1675. Kini kota itu merupakan kota modern yang gilang-gemilang pada ketinggian sekitar 1.500 m di lembah curam Kordilera Tengah.

Sejumlah besar angkatan kerja Medellin bekerja di pabrik teksti| di kawasan itu. Pabrik ber-AC ini, banyak diantaranya dilengkapi dengan peralatan mesin mutakhir dan perkakas tenun otomatis, adalah di antara gedung yang termodern di seluruh Amerika Selatan. Kota itu adalah juga ibu kota daerah Antioquia. Penduduknya, sebagian besar keturunan Eropa murni, bertutur dalam bahasa Spanyol dengan nada naik turun yang jelas dan dengan bangga menyebut diri mereka sebagai antioquenos.

Cali dengan cepat menyaingi Medellin. Lembah Cauca, tempat kota itu berada, diubah melalui proyek raksasa yang melibatkan pengendalian banjir, pengembangan pertanian, dan tenaga listrik. Lama sebagai pusat kehidupan akademik dan kegerejaan serta sebagai tempat beradanya dua dari 40 universitas negara itu.

Cali mengalami kemakmuran baru dan pertumbuhan ekonomi yang tajam. Bucaramanga, kota kolonial yang indah di pusat zone kopi, juga memperoleh kedudukan penting baru sebagai pusat perdagangan. Tekstil, semen, bahan kimia, korek api, dan minuman merupakan sebagian dari produk yang kini dimanufaktur; begitu pula jipijapas, topi jerami yang dipakai oleh banyak orang Kolombia.

Sejarah Kolombia

Pendatang Spanyol tiba di Granada Baru-sekarang Kolombia, Ekuador, Panama, dan VenezueIa-pada awal abad ke-16 dan mendirikan koloni pertamanya di sepanjang pantai Kolombia yang modern. Pada tahun 1530-an desas-desus tentang emas di pegunungan menggoda para pendatang masuk ke pedalaman.

Kehidupan sehari-hari di koloni pegunungan sulit dan penuh bahaya. Budak diperlukan untuk bekerja di pertambangan dan mengerjakan pertanian. Walaupun Indian Chibcha lemah dan mudah ditekan, secara berselang terjadi pemberontakan dan pertempuran kecil. Gempa bumi merupakan hal yang biasa, penyakit tersebar ke mana-mana, dan para pejabat Spanyol bertengkar sengit di antara mereka.

Hingga pertengahan abad ke-18 Granada Baru diperintah oleh seorang audiencia wilayah, pejabat tinggi istana yang diangkat oleh Spanyol. Selama bertahun tahun kebencian terhadap kekuasaan Spanyol bertambah dan khususnya kaum criollos penduduk yang lahir di Amerika dari leluhur Eropa murni mulai sangat menginginkan kemerdekaan.

Pada tahun 1781 seorang pemberontak bernama José Antonio Calan memimpin sekitar 20.000 orang dalam pemberontakan terhadap Bogota’ yang disebut Los Comuneros (”penduduk kota”). Gubernur yang ketakutan itu lalu berjanji untuk menurunkan pajak dan memberikan hak otonomi yang lebih banyak sehingga para petani kembali ke ladangnya.

Namun, para pejabat kemudian melanggar persetujuan mereka dan Calan, bersama dengan pemimpin pemberontak lain, dieksekusi. Pemberontakan padam, tetapi genta pertama kemerdekaan telah berdentang.

Berangsur-angsur liberalisme abad ke-18, yang menyapu bersih Eropa, mencapai benua Amerika Selatan dan gagasan baru yang berani mulai mempengaruhi rakyat. Revolusi Amerika Utara (yang menghasilkan Amerika Serikat) dan revolusi Prancis bergema di Granada Baru.

Antonion Narino, salah seorang pembela kemerdekaan awal, menerjemahkan dan membagi-bagikan ”Deklarasi Hak Asasi Manusia”. Para sarjana Amerika Selatan amat terdorong oleh karya Alexander von Humboldt, seorang ilmuwan Jerman, yang menjelajahi secara luas Amerika Latin dan membuka tabir banyak ilmu pengetahuan.

José Celestino Mutis, ahli botani terkemuka, membangkitkan pengajaran ilmu kedokteran, matematika, dan sains. Majalah yang diperiksa isi naskahnya di Madrid mulai muncul dengan artikel tentang politik dan masalah sosial. Terjadilah perubahan keadaan. Para mahasiswa sekolah sains baru mereka yang mendengar tentang Humboldt serta mereka yang belajar tentang Mutis dan membaca majalah tersebut menjadi pemimpin perang kemerdekaan yang akhirnya meletus pada tahun 1810.

Pahlawan besar kemerdekaan Granada Baru adalah Simdn Bolivar, sang Pembebas. Bolivar mengadakan perjalanan dari Kartagena ke Carakas, Venezuela, untuk memimpin perang pembebasan. Di Boyaca, Kolombia, Bolivar memenangkan perang yang menjamin kemerdekaan dan menghancurkan kerajaan Spanyol di Amerika Selatan.

Jika Bolivar merupakan pembebas, maka Francisco de Paula Santander, kawan seperjuangan Bolivar, adalah organisator republik. Santander, dikenal sebagai Bapak bidang Hukum, berupaya menegakkan tertib ekonomi, pemerintahan stabil, dan sistem pendidikan yang luas. Sewaktu menjabat presiden, Santander menyatakan, ”Senjata telah memberimu kemerdekaan, hukum akan memberimu kebebasan”.

Hampir selama abad ke-19, Granada Baru (ketika itu tinggal Kolombia dan Panama) dipimpin oleh Partai Liberal yang progresif, anti pendeta, dan federalis. Pada tahun 1863 kaum Liberal memperoleh kemenangan besar ketika konstitusi diterima untuk melindungi kebebasan sipil dan hak regional serta penghapusan hukuman mati.

Konstitusi itu tetap berlaku hingga tahun 1886 ketika kaum Konservatif-yang pro-gereja dan percaya pada tradisi dan pemerintah pusat yang kuat-berkuasa. Negeri itu dinamai Republik Kolombia (sebagai penghormatan pada Colombus) dan presiden Konservatif, Rafael Nunez, menyatakan bahwa Konstitusi tahun 1863 tidak berlaku lagi.

Para pemimpin yang memimpin aksi kembali ke Spanyol yang konservatif daripada kembali ke Prancis yang liberal adalah Nunez dan Miguel Antonio Caro. Caro menyusun Konstitusi tahun 1886 yang, meskipun mengalami beberapa pergantian dan perubahan, tetap berlaku selama bertahun-tahun.

Antara tahun 1899-1902 kaum Liberal dan kaum Konservatif saling bertempur dalam perang saudara yang getir. Demikian besar kerugian jiwa dan harta sehingga negeri itu berada di tepi jurang kehancuran. Sementara itu pemerintah menolak pengesahan perjanjian untuk menyewakan kepada Amerika Serikat lahan yang diperlukan untuk membangun Terusan Panama.

Pada tahun 1903, dengan dukungan Amerika Serikat, Panama memberontak dan menjadi bebas dari Kolombia. Akibatnya, hubungan antara Kolombia dan Amerika Serikat menjadi tegang hingga tahun 1921, ketika Amerika Serikat akhirnya memberikan pampasan meliputi jumlah US $25.000.000 kepada Kolombia.

Selama awal dasawarsa abad ke-20 pemerintahan tetap di tangan kaum Konservatif. Kaum Liberal memperoleh kekuasaan kembali pada tahun 1930 dan dipertahankannya hingga tahun 1946, ketika Mariano Ospina Pérez dipilih menjadi presiden. Pada tahun 1948 Jorge Eliecer Caitan, pemimpin utama kaum Liberal, terbunuh di Bogota.

Pembunuhan Gaitan, yang tidak pernah terpecahkan, meledakkan serangkaian kerusuhan dengan kekerasan yang mengakibatkan kematian ribuan orang. Kaum Liberal di pemerintahan dipaksa memilih meletakkan jabatan atau disingkirkan dari jabatan. Pada tahun 1953 Jenderal Gustavo Rojas Pinilla melakukan kudeta dan memaksakan pemerintahan kediktatoran militer.

Kolombia berpemerintahan kediktatoran selama 4 tahun. Pada tahun 1957, di bawah pimpinan mantan presiden Alberto Lleras Camargo kaum Konservatif dan kaum Liberal bersatu dalam koalisi guna menggulingkan diktator tersebut. Lleras Camargo dipilih kembali sebagai presiden pada tahun 1958 dan Konstitusi diperbaiki sehingga memberikan Kolombia suatu sistem pemerintahan yang unik.

Menurut Konstitusi baru, kaum Liberal dan Konservatif, kedua partai politik dalam sejarah Kolombia, harus bergantian memegang kepresidenan setiap 4 tahun, sedangkan perwakilan dalam Kongres, majelis, serta dewan harus dibagi sama rata. Keseimbangan ini mengurangi pertikaian antara kedua partai itu sehingga dicapai gencatan senjata secara paksa menghasilkan suatu pemerintah yang lebih mantap.

Selama tahun-talwn belakangan ini, Kolombia sebenarnya tidak sepenuhnya bebas dari kekerasan. Gerombolan gerilya, dibantu oleh ekstremis komunis telah menyebabkan pertentangan intern yang gawat. Pada pertempuran antara gerilya dan tentara, pastor-patriot Camilo Torres gugur. Torres kemudian menjadi lambang perjuangan bagi kebebasan di Amerika Latin.

Fron Nasional, yaitu koalisi Liberal dan Konservatif, berakhir pada tahun 1974. Pada pemilihan yang diselenggarakan pada tahun itu, rakyat Kolombia memilih calon presiden atas pilihan mereka sendiri. Salah satu calon adalah seorang wanita. Walaupun wanita itu tidak menang, ia merupakan wanita pertama di Amerika Latin yang pernah mencalonkan diri untuk presiden.

Pada awal tahun 1980-an politik Kolombia ditandai oleh perselisihan intern, tetapi pemerintah bertindak lebih keras terhadap kegiatan gerilya dan berupaya memperbaiki hubungan dengan tetangganya-Venezuela.

Ekonomi

Dalam diskusi tentang ekonomi Kolombia, produk pertama yang teringat adalah kopi, ekspor utama negeri itu. Ketika kopi pertama kali tiba di Kolombia, para petani yang telah terbiasa minum cokelat segan membudidayakan tanaman yang produknya belum pernah dinikmati. Ada segudang anekdot tentang perlawanan mereka.

Suatu dongeng menceritakan tentang seorang pastur, yang terkenal di Santander, yang gemar sekali pada kopi menyebabkan dia memberlakukan aturan penebusan dosa secara luar biasa kepada para petani, yang mengaku dosa kepadanya. Mereka harus menanam 10, 20, atau 30 pokok kopi, sesuai dengan berat ringannya dosa.

Akibatnya, penanaman semakin diperbanyak karena dosa pun semakin bertambah sehingga kawasan luas negeri itu harus disediakan untuk menanam kopi. Kini aroma kopi Kolombia yang lembut dan unik itu terkenal di seluruh dunia dan produksi kopi negeri itu adalah nomor dua setelah Brasilia.

Kopi ditanam di cafetales, kebun hacienda yang luas di tierra templada. Tanaman itu biasanya tumbuh dari biji, lalu dipindahtanamkan dan terus-menerus dipangkas hingga tingginya 2-3 m, guna memudahkan memetik buahnya. Biasanya, tanaman kopi muda ditanam di bawah naungan pohon besar.

Setelah lebih kurang 5 tahun, tanaman itu mulai menghasilkan. Mula-mula timbul bunga putih yang menyebarkan bau harum ke udara. Kemudian, muncullah buah kopi yang membesar, yang berubah dari merah menjadi hijau ketika matang. Buah yang berisi biji kopi itu, dipetik oleh para wanita (seringkali disebut chapoleras, atau ”kupu-kupu”), karena tangan wanita paling sesuai untuk pekerjaan lembut itu.

Selama satu abad sebelum Perang Dunia I di Kolombia hanya ada industri kecil dan kehidupan terikat pada irama alam pertanian. Pemilik tanah kaya mengimpor sepatu dan topinya dari London, gaunnya dari Paris, dan perkakas rumahnya dari Wina. Sebagian besar penduduk mengenakan pakaian tenunan kapas dari Manchester, Inggris, dan para pekerja pedesaan menggunakan pisau besar juga dibuat di kota tersebut.

Paku, selot, dan engsel datang ke Jerman. Buah anggur dan zaitun datang datang dari Spanyol. Iklan di toko berbunyi (dalam bahasa Spanyol). ”tembikar Inggris” atau ”barang kaca Prancis”. Kolombia hanya menyediakan sedikit sekali kebutuhan penduduknya dan, pada hakekatnya, semua kebutuhan hidup baik yang mendesak maupun yang mewah diimpor dari luar negeri.

Ternyata Perang Dunia I menghentikan sediaan Eropa, sedangkan Perang Dunia II akhirnya membuat keadaan menjadi lebih berat lagi. Akhirnya, rakyat Kolombia terpaksa mengembangkan industri mereka sendiri dan berjalan dengan sepatu bualan mereka sendiri. Kini segala sesuatu yang bahannya dari kayu atau sutera, semua tekstil dan perkakas rumah, dan banyak barang plastik serta logam dibuat sendiri.

Dahulu atap sabak pun diimpor dari Inggris. Kini atap sabak Inggris telah diganti dengan genting semen dan asbes buatan lokal. Kordilora Timur terbukti begitu kaya akan bijih besi sehingga baja Kolombia sekarang digunakan dalam pembangunan di seluruh negeri itu. Perkembangan pesat industri minyak sekarang menempati kawasan pantai yang gersang di sepanjang Sungai Magdalena yang tadinya diabaikan saja hingga belakangan ini.

Walaupun industri Kolombia sedang melangkah jauh, sebagian besar penduduknya masih mengerjakan pertanian. Selain kopi, panen yang dihasilkan untuk ekspor adalah pisang, kapas, dan tembakau. Hewan ternak untuk daging dipelihara di peternakan besar di bagian timur negeri tersebut, sedangkan kayu gelondong datang dari hutan lembah Sungai Amazon. Panen lain meliputi kacang, jagung, buah, dan kentang.

Orang Kolombia dewasa ini, seperti orang Spanyol pendahulunya, masih mengekstrak logam mulia dari tambang di gunung. Emas, besi, platina, dan timbel adalah beberapa mineral yang juga dihasilkan oleh negeri yang merupakan produsen zamrud terbesar dunia. Zamrud Kolombia dinilai tinggi karena bermutu bagus dan luar biasa.

Salah satu aspek ekonomi Kolombia yang paling maju adalah program reformasi lahan. Di bawah pengawasan Instituco Colombiano de Reforma Agraria (INCORA), yang diciptakan oleh undang-undang pembaharuan agraria, ribuan campesino petani miskin ditolong agar dapat membeli dan mengolah tanah mereka sendiri.

Program itu menjadi model untuk pembaharuan di negeri Amerika Latin lain. Namun, kekurangan kredit, pupuk, peralatan mesin, dan fasilitas gudang mengurangi kesempatan untuk mewujudkan perubahan jangka panjang dalam pola pertanian.

Cerita Kolombia itu luas dan kompleks, dan penduduknya bangga akan Warisan kunonya. Penderitaan negeri itu, seperti penderitaan banyak republik saudaranya di Amerika Selatan, terutama berasal dari adanya kemiskinan yang merata dan kurangnya penduduk yang cukup berpendidikan.

Namun, jumlah orang terdidik mulai bertumbuh, sedangkan industri bertambah dalam tempo yang cepat. Perbedaan regional yang dahulu merintangi perkembangan total negeri itu berangsur-angsur hilang dan rakyat Kolombia sekarang mulai bekerja bersama-sama untuk memecahkan masalah mereka bersama.

Perusahaan bisnis di Kolombia

CompanyIndustrySectorNotes
ACES ColombiaConsumer servicesAirlinesAirline, defunct 2003
AeroAndinaIndustrialsAerospaceAircraft
Aerolínea de AntioquiaConsumer servicesAirlinesRegional airline
AerosucreIndustrialsDelivery servicesCargo airline
AKT motosConsumer goodsAutomobilesMotorcycles
Alpina Productos AlimenticiosConsumer goodsFood productsDairy, food, beverage
ArcadiaConsumer servicesPublishingMonthly magazine
AutecoConsumer goodsAutomobilesMotor vehicle manufacturer
AviancaConsumer servicesAirlinesAirline
Avianca CargoIndustrialsDelivery servicesCargo airline
Avianca HoldingsIndustrialsDelivery servicesAirlines, transportation, cargo
Banco AV VillasFinancialsBanksBank, part of Grupo Aval Acciones y Valores
Banco de BogotáFinancialsBanksCommercial bank
Banco de OccidenteFinancialsBanksBank
BancolombiaFinancialsBanksCommercial bank
Bavaria BreweryConsumer goodsBrewersBrewery, part of Anheuser-Busch InBev (Belgium)
CambioConsumer servicesPublishingMonthly magazine
Caracol RadioConsumer servicesBroadcasting & entertainmentRadio network
Caracol TelevisiónConsumer servicesBroadcasting & entertainmentBroadcaster
CarullaConsumer servicesFood retailers & wholesalersSupermarket, part of Grupo Éxito
Citytv BogotáConsumer servicesBroadcasting & entertainmentTelevision station
Claro ColombiaTelecommunicationsMobile telecommunicationsMobile phones, part of América Móvil (Mexico)
Colombia MóvilTelecommunicationsMobile telecommunicationsMobile phones
Colombia Stock ExchangeFinancialsInvestment servicesPrimary stock exchange
Compañía Colombiana AutomotrizConsumer goodsAutomobilesAutomotive, defunct 2014
Copa Airlines ColombiaConsumer servicesAirlinesAirline
CorficolombianaFinancialsSpecialty financeFinancial services, part of Banco de Bogotá
Crepes & WafflesConsumer servicesRestaurants & barsRestaurant chain
CromosConsumer servicesPublishingWeekly magazine
DaviviendaFinancialsBanksBank
DineroConsumer servicesPublishingMonthly publication
EasyFlyConsumer servicesAirlinesRegional airline
EcopetrolOil & gasExploration & productionPetroleum
El ColombianoConsumer servicesPublishingNewspaper
El EspectadorConsumer servicesPublishingNewspaper
El HeraldoConsumer servicesPublishingNewspaper
El SigloConsumer servicesPublishingNewspaper
El PaísConsumer servicesPublishingNewspaper
El TiempoConsumer servicesPublishingNewspaper
El UniversalConsumer servicesPublishingNewspaper
EmcaliUtilitiesWaterState-owned utility
Empresas Públicas de MedellínUtilitiesMultiutilitiesElectricity, gas, water, sanitation, and telecommunications.
ETBTelecommunicationsFixed line telecommunicationsTelecommunications
Fox TelecolombiaConsumer servicesBroadcasting & entertainmentTelevision productions
FSSConsumer goodsClothing & accessoriesSports apparel
GM ColmotoresConsumer goodsAutomobilesSignificant General Motors (USA) subsidiary
Grupo ArgosIndustrialsBuilding materials & fixturesCement
Grupo Aval Acciones y ValoresConglomertatesBanking, telecom, real estate
Grupo Editorial NormaConsumer servicesPublishingBook publisher
Grupo ÉxitoConsumer servicesBroadline retailersRetail stores
Grupo NutresaConsumer goodsFood productsConfectionery
HACEBIndustrialsIndustrial machineryIndustrial equipment
Hamburguesas El CorralConsumer servicesRestaurants & barsFast food
Helados La FresitaConsumer goodsFood productsFrozen foods
IndumilIndustrialsDefenseMilitary weapons manufacturer
InterBolsaFinancialsInvestment servicesFinancial services
Jeno’s PizzaConsumer servicesRestaurants & barsPizza chain, now part of Telepizza (Spain)
Jet-SetConsumer servicesPublishingMagazine
Juan Valdez CaféConsumer servicesRestaurants & barsCoffee house
LATAM Cargo ColombiaIndustrialsDelivery servicesCargo airline, part of LATAM Airlines Group (Chile)
Líneas Aéreas SuramericanasIndustrialsDelivery servicesCargo airline
ManuelitaConsumer goodsFarming & fishingAgriculture
Maravillas de Colombia S.A.Consumer goodsRecreational productsFireworks
Masivo Integrado de Occidente (MIO)Consumer servicesTravel & tourismBus transit
Medellín MetroConsumer servicesTravel & tourismBus transit
Miguel CaballeroConsumer goodsClothing & accessoriesBulletproof clothing
National Guarantees FundFinancialsBanksCommercial lender
NoelConsumer goodsFood productsCookies and crackers, part of Grupo Nutresa
OdinsaIndustrialsConstruction & materialsConstruction
Organización Ardila LülleConglomertatesCommunications, beverages, textiles, entertainment
Organizacion CoronaConsumer goodsFurnishingsCeramics
Pollos FrisbyConsumer servicesRestaurants & barsRestaurant chain
PostobónConsumer goodsSoft drinksBeverage
Productora de SoftwareTechnologySoftwareSoftware
Productos RamoConsumer goodsFood productsSnack foods
QualaConsumer goodsFood productsFood, beverages, personal care products
RCN TVConsumer servicesBroadcasting & entertainmentTelevision network
RTI ProduccionesConsumer servicesBroadcasting & entertainmentTelevision production
SaetaConsumer goodsClothing & accessoriesTextile brand
SATENAConsumer servicesAirlinesGovernment airline
SemanaConsumer servicesPublishingWeekly magazine
SofasaConsumer goodsAutomobilesAutomotive
SoHoConsumer servicesPublishingMagazine
TelecaribeConsumer servicesBroadcasting & entertainmentRegional television network
Telefónica TelecomTelecommunicationsFixed line telecommunicationsTelecommunications
TelepacíficoConsumer servicesBroadcasting & entertainmentTelevision network
TerpelOil & gasExploration & productionGas/oil
TransMilenioConsumer servicesTravel & toruismPublic transit
Vanguardia LiberalConsumer servicesPublishingNewspaper
VivaColombiaConsumer servicesAirlinesAirline
Win SportsConsumer servicesBroadcasting & entertainmentSports network

Universitas terbaik di Kolombia

Public National

UniversityEstablishedLocation
National University of Colombia1867Bogotá, Medellín, Manizales, Palmira, Arauca, Leticia, Tumaco and San Andrés
Pedagogical and Technological University of Colombia1953Tunja, Chiquinquirá, Duitama, Sogamoso and Bogotá
National Pedagogic University1955Bogotá
Technological University of Pereira1958Pereira, San Andrés, Belén de Umbría, Mistrato, Santuario, Quinchía, and Puerto Carreño
Superior College of Public Administration1958Bogotá, Barranquilla, Bucaramanga, Cali, Cartagena, Cúcuta, Fusagasugá, Ibagué, Manizales, Medellin, Neiva, Pasto, Pereira, Popayán, Tunja, and Villavicencio
University of the Amazon1971Florencia
University of the Llanos1974Villavicencio
National Open and Distance University1981 
Military University Nueva Granada1982Bogotá
University of the Pacific1988Buenaventura, Guapi, and Tumaco
University College of Cundinamarca1945Bogotá

Public Departmental

University of Antioquia1803Medellín, Andes, Amalfi, Carmen de Viboral Caucasia, Envigado, Puerto Berrío, Santa Fe de Antioquia, Segovia, Turbo, and Yarumal
University of Cartagena1827Cartagena
University of Cauca1827Popayán
University of Nariño1905Pasto, Ipiales, and Tumaco
University of Atlantico1941Barranquilla, Puerto Colombia
University of Caldas1943Manizales
University of Tolima1945Ibagué
University of Valle1945Cali, Buenaventura, Buga, Caicedonia, Cartago, Palmira, Tuluá, Yumbo, Zarzal, and Santander de Quilichao
Francisco José de Caldas District University1948Bogotá
Industrial University of Santander1948Bucaramanga, Barrancabermeja, Barbosa, Málaga, Piedecuesta, and Socorro
University of Magdalena1958Santa Marta
University of Pamplona1960Pamplona, Cúcuta, and Villa del Rosario
University of Quindio1960Armenia
Francisco de Paula Santander University1962Cúcuta and Ocaña
University of Cordoba1962Montería
University of Cundinamarca1969Fusagasugá, Chía, Chocontá, Facatativá, Girardot, Soacha, Ubaté, and Zipaquirá
South Colombian University1970Neiva, Pitalito, Garzón, La Plata
Central University of Valle del Cauca1971Tulua
Technological University of Chocó1972Quibdó
Popular University of Cesar1973 
University of La Guajira1977Riohacha, Albania, Fonseca, Maicao, Manaure, Villanueva, and Montería
University of Sucre1977Sincelejo
Tecnológico de Antioquia1983Medellín, Abejorral, Andes, Ciudad Bolivar, Guatapé, Jericó, San Rafael, Santa Bárbara, Sonson, Urrao, Yali, Yolombó, Amalfi, Cisneros, Anorí, Hispania, Frontino, San Carlos, Belmira, Betulia, Ituango, San Andrés de Cuerquia, San Roque, Valdivia, Vagachí, Dabeiba, Fredonia, San Jerónimo, San Pedro de los Milagros, and Sopetrán.
Fundación Universitaria Internacional del Trópico Americano – UNITRÓPICO2000Yopal

Private Catholic

NameEstablishedLocation
Saint Thomas Aquinas University1580Bogotá, Tunja
Pontifical Xavierian University1623Bogotá, Cali
Our Lady of the Rosary University1653Bogotá
Saint Buenaventura University1708Bogotá, Medellín, Cali,
Cartagena de Indias
Pontifical Bolivarian University1936Medellín
Catholic University of Manizales1954 
La Salle University1964Bogotá
Catholic University of Colombia1970Bogotá
Saint Martin University1981Bogotá and others
Universidad Católica de Oriente1982Rionegro
Catholic University of Pereira  
University Corporation Minuto de Dios  
Marian University  
Sergio Arboleda University1985Bogotá, Santa Marta
University of La Sabana1979Chía

Private Nonsectarian

UniversityEstablishedLocation
Externado University of Colombia1886Bogotá
Free University of Colombia1890 (1923)Bogotá, Cali, Barranquilla,
Pereira, Cucuta,
Cartagena de Indias,
Puerto Colombia and Socorro
University of the Andes1948Bogotá, Cartagena de Indias
University of Medellín1950Medellín
La Gran Colombia University1951Bogotá, Armenia
University of America1952Bogotá
Jorge Tadeo Lozano University1954Bogotá, Cartagena de Indias,
Santa Marta, Chía
INCCA University of Colombia1955Bogotá
Autonomous University of Bucaramanga1956Bucaramanga
Santiago de Cali University1958Cali, Palmira
University EAFIT1960Medellín
Pilot University of Colombia1962Bogotá
Cooperative University of Colombia1964Medellín, Bogotá, Cali, Pereira,
Bucaramanga, Santa Marta, Ibagué, Popayán,
Montería, Neiva, Pasto,
Villavicencio, Barrancabermeja,
Apartadó, Arauca, Cartago, Espinal,
Central University1966Bogotá
University of the Coast1970Barranquilla
Universidad del Norte1966Barranquilla
Autonomous University of the Caribbean1967Barranquilla
EAN University1967Bogotá
Universidad Autónoma de Occidente1970Cali
Autonomous University of Colombia1971Bogota
Escuela Colombiana de Ingeniería1972Bogotá
Fundación Universitaria INPAHU1974Bogota
Antonio Nariño University1976Bogota, Medellin, Cali,
Cartagena de Indias, Armenia,
Santa Marta, Puerto Colombia
Universidad El Bosque1977Bogotá
Autonomous University of Manizales1979Manizales
University of Boyacá1979Tunja, Sogamoso and Yopal
University ICESI1979Cali
University of Ibagué1980Ibague
Politécnico Grancolombiano1981 
University Foundation of the Andes Area1983Bogota, Medellin,
Pereira, Valledupar
University of Santander UDES1996Bucaramanga, Bogota,
Cucuta, Valledupar
Cooperative University of San Gil  
FESC University1995Cúcuta, Ocaña
Simón Bolívar University1972Barranquilla, Cúcuta
University of Manizales Manizales

GERMAN ARCINIECAS, Penulis Latin America: A Cultural History
Editor: Sejarah Negara Com

Kolombia negara di baratlaut Amerika Selatan