Strategi Jitu Memulai Bisnis Cafe

  • Whatsapp

Sejarah Negara Com – Bisnis Cafe: Hampir di setiap pusat perbelanjaan dapat ditemui café-café. Mulai café terkenal hingga café yang biasa. Beberapa tahun terakhir ini, bisnis café semakin menjamur. Bermunculannya café-café disebabkan oleh gaya hidup masyarakat yang modern. Kunjungan seseorang ke sebuah café tidak sekadar untuk minum kopi, tetapi bisa menjadi ajang pertemuan dengan rekan kerja, teman, atau klien bisnis.

Kemunculan café-café tidak selalu di pusat-pusat perbelanjaan. Kini, bisnis café mulai merambah di berbagai wilayah strategis, baik di kota besar maupun kota kecil. Peminatnya pun beragam, mulai kalangan pelajar hingga sebuah komunitas tertentu.

Bacaan Lainnya

Membuka usaha café dapat dibilang gampang-gampang susah. Namun, jika kita mampu mengelola dengan baik, bisnis café akan berjalan lancar. Tentu saja, pengelolaan usaha café harus dilakukan dengan profesional dan cerdas.

Bisnis Cafe

Cafe, Kopi Hingga Minuman Ringan

Zaman dahulu, café yang berkelas menengah ke bawah adalah warung kopi. Peminatnya beragam, terutama dari kalangan bawah. Di warung kopi ini, menu minuman biasanya hanya ada kopi hitam, kopi susu, dan teh.

Kini, warung kopi modern yang disebut café tidak hanya menyediakan jenis minuman kopi sebagai menunya, tetapi ditambah dengan jenis minuman lain, seperti aneka jus, milkshake, dan aneka minuman ringan lainnya.

Menu hidangan berupa kudapan atau makanan pun beragam. Ada jenis roti, mie, pasta, hingga menu nasi. Bahkan, jenis makanan luar negeri pun menjadi bagian dari menu hidangan di café.

Baca juga: Bisnis Butik Online yang menggiurkan, ini tips agar sukses

Memulai Bisnis Cafe

Bagi yang baru memulai membuka usaha café, Anda bisa belajar melalui kursus atau mengikuti pelatihan-pelatihan bisnis. Hal ini dilakukan agar Anda memiliki bekal dalam mengelola sebuah usaha, terutama bisnis café.

Bagi sebagian orang, berbisnis café bisa menjadi lahan basah yang menguntungkan. Bagi sebagain yang lain, malah menjadi bangkrut.

Permasalahan seperti ini yang harus diperhatikan. Mengapa sebuah usaha café bisa menguntungkan atau bangkrut?

Banyak faktor yang menjadi pemicu keadaan tersebut.

Dalam berbisnis café, pelanggan adalah sumber utama yang menyebabkan usaha café bertahan dan berjalan. Jadi, bagaimana caranya agar pelanggan senantiasa datang ke café tanpa adanya rasa bosan. Ini menjadi pekerjaan rumah bagi mereka yang membuka usaha café.

Baca juga: Beternak Burung LoveBird secara koloni dan prospek bisnisnya

3 Strategi jitu dalam Berbisnis Cafe

1. Menentukan Pelanggan

Sebelum membuka café, tentukan pelanggan Anda. Cari pelanggan yang dapat mengunjungi café Anda sesering mungkin. Pelanggan bisa dari kelas menengah ke atas atau menengah ke bawah.

Lebih baik mencari pelanggan sebuah komunitas tertentu karena memiliki banyak anggota. Di antaranya klub motor, klub sepeda, komunitas blogger, dan lain-lain.

2. Menentukan Lokasi

Lokasi yang dipilih dalam membuka usaha café adalah tempat yang strategis. Lokasinya dapat dijangkau, aksesnya mudah, dan berkesan nyaman. Agar berkesan, interior café didesain semenarik mungkin.

3. Menyediakan Fasilitas Tambahan

Selain menu minuman dan makanan, alangkah lebih baik jika menambahkan beberapa fasilitas lain dalam café yang memberi kemudahan atau kenyamanan pelanggan. Misalnya, ruangan ber-AC, ruangan khusus perokok, fasilitas jaringan internet, toilet, dan tempat ibadah.

Selain itu, fasilitas lain dapat ditambahkan sesuai dengan komunitas pelanggan café. Jika pelanggan berasal dari komunitas buku, bisa disediakan ruang baca, perpustakaan kecil, dan ruang diskusi. Bisa juga dengan mengadakan acara, seperti diskusi kecil atau bedah buku setiap seminggu sekali.

Fasilitas tambahan disesuaikan dengan jenis pelanggan yang telah ditetapkan.

Kebutuhan fasilitas tambahan setiap komunitas tentu akan berbeda. Pengelola café harus bisa membaca keinginan pelanggan. Pelayanan yang maksimal dan kebersihan juga menjadi prioritas utama dalam menjalankan bisnis café.

Baca juga: Boneka Barbie, Bisnis Menggiurkan yang terus berlanjut

Pos terkait