Kolumbia Inggris bersabuk pegunungan 800 km, Kordilera Barat

Kolumbia Inggris biasa disebut B.C. (kependekan British Columbia). Dengan nada setengah berkelakar orang mengatakan bahwa B.C. itu adalah kependekan British California (Kalifornia Inggris).

Pada kenyataannya, iklim di pesisir selatan yang dihuni oleh sebagian besar penduduk Kolumbia Inggris itu memang jauh lebih mirip dengan iklim di Kalifornia daripada dengan iklim di daerah lain di Kanada.

Hampir 50% penduduk propinsi ini yang berjumlah 2.700.000 jiwa itu tinggal di kota Vancouver dan sekitarnya. Di kota ini suhu rata-rata pada bulan Januari adalah 1,8° C, yang berarti bahwa suhu harian rata-rata pada bulan terdingin masih di atas titik beku. Akan tetapi, musim dingin di daerah ini biasanya disertai hujan dan kabut yang merupakan ciri daerah pesisir baratlaut Pasifik.

Di seberang Selat Georgia, 130 km dari kota Vancouver, terletak kota besar utama lainnya di Kolumbia Inggris yaitu Victoria, ibu kota propinsi. Musim dingin di daerah ini masih lebih nyaman. Victoria terletak di tepi pelabuhan yang terlindung di sudut tenggara Pulau Vancouver, dan dibentengi terhadap badai Pasifik oleh pegunungan di pulau itu.

Curah hujannya yang rendah, yaitu kira-kira 70 cm per tahun, sudah memadai untuk melestarikan padang rumputnya yang hijau dan kebunnya yang anggun itu. Bunga mawar berbunga pada bulan Januari. Victoria lebih hangat di musim dingin daripada kebanyakan kota di Amerika Serikat bagian selatan.

Musim panas di daerah Vancouver-Victoria berudara sejuk dan cerah, dengan suhu rata-rata di bulan Juli kurang dari 20°C. Tidaklah mengherankan kalau banyak orang Amerika dan orang Kanada yang mempunyai rumah peristirahatan di Kepulauan Teluk atau di pesisir selat yang berkelok-kelok itu.

Ada dua sebab yang mengakibatkan adanya cuaca yang tidak menentu Yang pertama, Arus Jepang mempernyaman iklim di seluruh daerah pesisir Pasifik, termasuk Kolumbia Inggris, sedangkan Pulau Vancouver bertindak sebagai penahan terhadap hempasan air hujan yang dapat mewujudkan curah hujan tahunan rata-rata sampai lebih dari 510 cm’di pesisir barat pulau itu.

Yang kedua, pegunungan yang menjulang terjal dari daerah pesisir menghadang arus udara yang amat sangat panas atau amat sangat dingin yang bertiup dari daerah prairi dan pedalaman Kolumbia Inggris.

Mungkin iklimlah yang menyebabkan penduduk daerah pesisir Kolumbia Inggris berlainan dengan penduduk Kanada lainnya. Mereka tidak begitu merasa terancam oleh berbagai unsur sehingga mereka lebih bebas dan cenderung bersikap sebagai perorangan.

Atau mungkin karena mereka itu bermigrasi ke sana justru untuk mencari kebebasan dan melarikan diri dari cuaca yang kejam di berbagai propinsi lainnya.

Dalam hal apa pun, Vancouver terkenal sebagai tempat yang tidak kolot dan, seorang penulis Kolumbia Inggris, Roderick Haig-Brown, berucap, ”… beberapa pengunjung menyatakan bahwa penduduk Pulau Vancouver adalah insan yang paling aneh di dunia, padahal mereka tidak mengenal penduduk kepulauan yang terletak di antara Pulau Vancouver dan daratan induk itu.”

Roderick merasa bahwa penduduk di daerah Pegunungan Karibu dan Kootenay di daerah pedalaman pun aneh juga, dan cuacanya jauh berbeda. Menurut iklimnya, Kolumbia inggris merupakan lahan yang serba kontras: di Dawson Creek suhu dapat mencapai -46°C di musim dingin,’ sedangkan Kamloops seperti terbakar sinar matahari di musim panas.

Di pesisir barat Pulau Vancouver, Danau Henderson rata-rata bercurah hujan 670 cm per tahun. Namun, daerah Lembah Thompson yang terletak di antara barisan pegunungan disebelah timur, merupakan negeri sagebrush yang bercurah hujan kurang dari 18 cm per tahun.

Kolumbia Inggris bersabuk pegunungan 800 km

Geografi Kolumbia Inggris

Ciri Kolumbia Inggris yang paling mencolok adalah pegunungannya. Sabuk pegunungan selebar 800 km, yang dikenal sebagai Pegunungan Kordilera Barat, terdiri atas 4 daerah. Daerah di sepanjang pesisir yang membentang sepanjang kira-kira 160 km ke arah pedalaman adalah daerah Pegunungan Pantai yang tidak rata, dengan banyak di antara puncak-puncaknya menjulang setinggi 3.000 m.

Peta Kolumbia Inggris

Kunjungi Kolumbia di google map

Daerah berikutnya adalah Tanah Tinggi Pedalaman, yaitu suatu daerah dataran tinggi kasar yang selalu dilanda kekeringan yang menampung sebagian besar lahan peternakan di propinsi ini. Di belahan timur Kolumbia Inggris terdapat Pegunungan Kolumbia dan Pegunungan Rocky yang terletak di perbatasan dengan Alberta.

Sekitar 2/3 penduduk Kolumbia Inggris tinggal di daerah VancouverVictoria yang terletak di sudut baratdaya propinsi ini. Bagian lain propinsi terbesar di Barat ini, sangat jarang penduduknya.

Penduduk tersebar di sepanjang lembah sungai Fraser, Peace, Thompson, dan Kolumbia, di lahan barisan Karibu dan Lembah Okanagan di daerah pedalaman sebelah selatan. Banyak di antara daerah itu adalah negeri yang tampak masih liar, tetapi luar biasa indahnya.

Sewaktu terbang di atas daerah itu, hanya orang yang bermata jeli yang mampu melihat lahan yang dapat diusahakan-yaitu jalur hijau di sepanjang sungai atau danau sempit yang berliku-liku di sela-sela pegunungan. Jalur hijau yang terbesar adalah Lembah Fraser di selatan, sepanjang kira-kira 160 km dan selebar 8-32 km.

Sungai Fraser telah dilukiskan oleh penulis novel Kanada Hugh McLennan sebagai berikut, “Ketika Anda melihat ke celah yang terjal itu di berbagai tempat dalamnya sampai ribuan meter akan Anda lihat si penyusup itu. Ia mengalir dengan kekuatan maha dahsyat sejauh lebih dari 960 km dan hanya di beberapa titik saja arusnya relatif tenang.

Boleh dikata Sungai Fraser itu sama sekali tidak mengalir, melainkan menggelegak dengan pusaran airnya yang demikian ganas sehingga kayu gelondong yang terbawa arusnya mungkin hanya berputar-putar saja di satu titik tertentu selama berhari-hari, seakan-akan terperangkap di dalam komidi putar cairan.”

Hanya pada kira-kira 100 km terakhir, sebelum masuk ke Lautan Pasifik di Vancouver, sungai itu akhirnya menjadi jinak. Bagian hilir lembah Sungai Fraser merupakan daerah pertanian paling subur di propinsi ini, yang terutama dimanfaatkan untuk peternakan sapi perah.

Ekonomi Kolumbia Inggris

Hanya sebagian kecil lahan di Kolumbia Inggris yang dimanfaatkan untuk usaha tani. Jantung kekayaan propinsi ini terletak di dalam hutannya yang maha luas itu, terutama Douglas fir, western hemlock, dan western cedar di Pegunungan Pantai. Kayu keras pohon tersebut merupakan sumber kayu bermutu tinggi untuk konstruksi rumah tangga dan industri.

Berbagai industri penebangan kayu, penggergajian kayu, dan pemanufakturan yang menghasilkan kertas dan produk kayu lainnya masih tetap merupakan industri terpenting di Kolumbia Inggris.

Industri pertambangan juga tidak kalah pentingnya. Kolumbia Inggris mengungguli semua propinsi lain dalam produksi timbel. Namun tambang yang paling berharga adalah tembaga. Pertambangan tembaga telah tumbuh pesat dan minyak bumi, gas alam, serta seng juga ditambang dalam kuantitas yang cukup besar.

Perairan Kolumbia Inggris adalah bagian dari daerah penangkapan ikan salem terbesar di dunia yang juga mencakup perairan pantai Baratlaut Amerika. Meskipun ikan salem adalah rajanya ikan, berbagai macam ikan lainnya juga ditangkap secara komersial ataupun oleh para penggemar olahraga memancing.

Sektor pertanian tidak begitu penting dibandingkan dengan pertambangan, tetapi sama sekali tidak berarti bahwa sektor itu tidak ada artinya. Peternakan dan pemerahan susu merupakan sumber pendapatan utama dari sektor pertanian. Propinsi ini juga merupakan gudang buah-buahan.

Kolumbia Inggris kaya dengan sumber tenaga air. Dua pembangunan raksasa di bidang hidroelektrik di Sungai Peace dan Sungai Kolumbia menjamin kesinambungan sediaan tenaga listrik untuk industri pemanufakturan, pertambangan, dan kota-kota besar yang sedang tumbuh dengan pesat. Industri pembuatan kapal dan pemasokan berbagai peralatan bagi para penggemar olahraga berperahu merupakan industri yang tumbuh subur.

Penduduk

Penduduk pribumi Kolumbia Inggris adalah orang Indian, suku pesisir yang terkenal karena tiang totem berukirnya yang anggun, kebudayaannya yang kompleks, dan kemahirannya dalam menangkap ikan. Di antara mereka itu adalah suku Haida yang bengis dan biasa menyerang permukiman suku saingannya.

Banyak di antara kebudayaan mereka dibinasakan sewaktu para pemukim pertama tiba, tetapi sekarang suku Ikan Salem itu kembali memegang tampuk pimpinan kesukuan. Penerapan berbagai tema Indian oleh para seniman telah memberi makna baru bagi kebanggaan Indian. Kira-kira 52.000 orang Indian sekarang ini tinggal di Kolumbia Inggris.

Dua pertiga penduduk propinsi ini adalah keturunan Inggris. Para pedagang bulu binatang yang berasal dari Skotlandia dan para perintis Inggris merupakan pemukim pertama. Orang Skandinavia datang menyusul bersama sejumlah pemukim Jerman, Belanda, dan Prancis.

Seperti kebanyakan daerah pesisir Pasifik lainnya, Kolumbia Inggris pun dibanjiri oleh para imigran dari Asia, yang diawali dengan orang Cina yang bekerja pada perusahaan perkeretaapian lintas benua.

Vancouver mempunyai salah satu kelompok masyarakat Cina terbesar di Amerika Utara. Pada umumnya, pembauran berbagai kelompok keturunan itu telah berlangsung secara damai. Hampir % penduduk Kolumbia Inggris adalah kelahiran Kanada.

Di antara Penduduk Baru Kanada itu yang paling ketat kemargaannya adalah orang Doukhobor, yaitu suatu kelompok penganut sekte keagamaan yang sangat patuh berasal dari Rusia, bermukim di Saskatchewan, dan kemudian pindah ke wilayah Grand Forks dan Kootenay Barat di Kolumbia Inggris.

Sebagai insan yang sangat cinta damai, beberapa orang Doukhobor tidak bersedia menyatakan sumpah setia kepada Kanada, tidak mau berdinas pada angkatan bersenjata, atau bahkan menolak untuk menyekolahkan anak-anak mereka.

Hal itu telah menimbulkan ketegangan, terutama antara pihak pemerintah dan golongan yang paling membangkang, yaitu Putra Kemerdekaan. Meskipun jumlah mereka kecil, orang Doukhobor, seperti halnya orang Indian, merupakan tantangan bagi kemampuan Kolumbia Inggris menangani berbagai problema kelompok minoritas.

Penduduk Kolumbia Inggris di daerah Vancouver-Victoria merasa sangat dekat dengan tetangga mereka di seberang perbatasan. Bagi mereka berkendaraan selama 4-5 jam ke Seattle, Washington, bukan merupakan masalah. Seattle bukan sekadar tempat berkunjung.

Penduduk Kolumbia Inggris merasa betah berada di sana dan di negara bagian Baratlaut Pasifik pada umumnya. Perasaan akrab dengan tetangga seberang perbatasan itu mungkin lebih besar dibandingkan dengan yang ada di berbagai bagian lain Kanada, kecuali di Propinsi Atlantik, karena banyak penduduk Kanada yang mempunyai kerabat di Inggris Baru.

Pada saat-saat timbulnya rasa tidak puas terhadap para penguasa yang berada jauh di sebelah timur Kanada, sekelompok kecil penduduk Kolumbia Inggris menyatakan keinginannya untuk bergabung dengan Amerika Serikat sebagai sebuah negara bagian.

Kenyataannya, mayoritas penduduk Kanada merasa bangga menjadi bangsa Kanada. Seperti halnya saudara setanah air mereka, mayoritas penduduk Kanada lebih menyukai hockey daripada baseball dan pandangan mereka terhadap berbagai masalah internasional benar-benar berciri khas Kanada dan bukannya Amerika.

Namun, mereka bertenggang rasa terhadap rasa tidak percaya yang dipendam oleh penduduk Kanada Barat lainnya terhadap daerah Timur, yaitu pusat kekuasaan Kanada di Quebec dan Ontario, tempat berbagai perusahaan raksasa Kanada bermarkas besar.

Mereka merasa bahwa penduduk timur dan para penguasa di Ottawa tidak memahami berbagai problema khusus mereka. Mereka memberikan suara kepada satu partai tertentu dalam pemilu tingkat federal, tetapi memberikan suara kepada partai lain pada pemilu tingkat propinsi.

Mungkin sebagai ungkapan antagonisme terhadap daerah Timur, mereka acapkali tidak memberikan dukungan kepada kedua partai utama, yaitu Partai Liberal dan Partai Progresif Konservatif, dan mempercayakan pemerintahan tingkat propinsi kepada Partai Kredit Sosial.

Meskipun partai kecil ini tidak pernah menguasai pemerintahan tingkat federal, ia telah memerintah Kolumbia Inggris selama bertahun-tahun. Partai ini berhaluan relatif konservatif. Partai Demokrat Baru yang berhaluan ekstrem juga berkedudukan kuat di Kolumbia Inggris.

Penduduk Kolumbia Inggris sangat menggandrungi olahraga di alam terbuka-misalnya berperahu, memancing, berjalan kaki, tenis, dan golf kalau cuacanya bagus serta hockey dan curling di musim dingin. Vancouver merupakan pusat olahraga berperahu di Kanada.

Kota itu juga merupakan pintu gerbang ke arena bermain Pulau Vancouver, yaitu lahan pesisir yang permai di sebelah utara, atau ke surga bagi para penggemar olahraga memancing, yaitu sejumlah danau dan riam di daerah pedalamannya.

Kolumbia Inggris merupakan lahan perintis yang masih muda tetapi telah maju teknologinya. Di sini terdapat suatu jaringan jalan raya yang bagus sekali dan telah pula memiliki ribuan kilometer jalan kereta api.

Perkeretaapian, penerbangan, dan, sejak tahun 1962, Jalan Raya Lintas Kanada (yang memungkinkan orang untuk berkendaraan dari satu ujung Kanada ke ujungnya yang lain tanpa melewati Amerika Serikat) telah menghapus keterpencilan yang dahulu merupakan ciri khas propinsi ini. Di Kolumbia Inggris, jalur penerbangan telah mencapai hampir seluruh wilayahnya, bahkan berbagai permukiman Indian yang terpencil.

Para seniman dan penulis lebih tertarik kepada Vancouver dan Pulau Vancouver. Kegiatan kesenian masih bersifat kedaerahan dan dilandasi oleh lahannya yang megah dan sejarah keperintisannya. Saat ini berbagai teknik dan ide mutakhir sedang digandrungi oleh suatu kelompok yang terdiri atas para seniman muda yang terutama terpusat di Vancouver.

Kota Besar

Vancouver adalah kota terbesar di daerah Barat Kanada dan merupakan salah satu kota terbesar di Kanada. Kota ini tidak saja merupakan titik pusat kegiatan ekonomi di propinsi ini, tetapi juga merupakan pusat perkapalan untuk menyalurkan berbagai produk perkayuan, perikanan, barang jadi, dan sebagian hasil gandum Propinsi prairi ke Timur dan daerah lain.

Vancouver memperoleh kedudukan pentingnya berkat pelabuhan alamnya yang besar, di samping iklimnya. Ketika daerah itu digabungkan pada tahun 1886, “kota” ini terdiri atas sejumlah jalan berlumpur dan pondok kayu, sebuah kedai minum, dan sebuah perusahaan penggergajian kayu di hutan rimba.

Dewan kota mengadakan rapat di dalam kemah. Akan tetapi, Vancouver merupakan pintu yang terbuka bagi pasar raya di Asia dan daerah Barat Kanada yang kaya itu sehingga menjadi sebuah pelabuhan utama.

Sekarang kota ini juga menjadi pusat pemrosesan kayu dan bahan pangan, serta markas besar perusahaan pertambangan, konstruksi, dan berbagai perusahaan lainnya. Banyak kegiatan perbelanjaan dilakukan lewat berbagai toko dengan pelayanan lewat pos di Vancouver.

Kira-kira 425.000 penduduk tinggal di kota, sedangkan yang 850.000 tinggal di daerah pinggiran kota. Kota Vancouver yang dilingkari oleh pegunungan berselimut salju itu merupakan kawasan tempat tinggal yang anggun, teater, dan balai pajang seni.

Kota ini juga memiliki orkes simfoni dan kelompok opera. Di kota ini terletak pula Universitas Fraser dan Universitas Kolumbia Inggris. Taman Stanley, dengan kerimbunan hutan belantara dan pantainya, merupakan taman kota terbesar dan terindah di dunia.

Kalau Vancouver terkenal sebagai pusat industri pariwisata, industri ini bahkan lebih penting lagi bagi ibu kota Victoria. Kota yang berpenduduk hampir sebanyak 235.000 jiwa ini didatangi sekitar 500.000 wisatawan setiap tahunnya.

Menjadi tuan rumah bagi para wisatawan dan melaksanakan kegiatan pemerintahan merupakan bidang usaha utama di kota ini. Victoria adalah permata mungil yang membanggakan kebun-kebunnya, rangkaian bunga yang menghias jalan-jalannya, Gedung Parlemen yang dindingnya tertutup tanaman rambat ivy, dan Universitas Victoria yang sedang tumbuh.

Banyaknya laut pedalaman yang terlindung di dekatnya telah menjadikan kota itu surga bagi para penggemar olahraga berperahu. Victoria juga merupakan kota tetirah yang banyak digemari penduduk Kanada yang jemu dengan musim dingin yang berlangsung selama 6 bulan itu.

Sejarah

Orang Eropa mula-mula menjangkau Kolumbia Inggris dari arah laut. Pada tahun 1778 Kapten James Cook dari Angkatan Laut Kerajaan Inggris berteduh di Laut Pedalaman Nootka yang terletak di pulau besar yang kelak dinamakan menurut George Vancouver, salah seorang perwira mudanya.

Vancouver sendiri kembali ke negerinya pada tahun 1792 setelah berlayar mengelilingi pulau itu. Pada tahun 1793 dia menghabiskan musim panas di Bella Coola di daratan induk, tanpa menyadari bahwa penjelajah pertama yang bakal menjangkau Pasifik dari arah timur tidak lama lagi akan tiba di tempat itu juga.

Ketika Alexander Mackenzie dari North West Fur Company melakukan penyeberangan lintas benua yang heroik itu dan tiba di pesisir tepat setelah Vancouver berlayar pulang, kedua insan tersebut saling tidak tahu-menahu tentang kegiatan petualangan mereka masing-masing.

Pada tahun 1805, penjelajah lain dari North West Fur Co. itu, yakni Simon Fraser, mendirikan pos perniagaan pertama di Kolumbia Inggris. Tiga tahun kemudian dia menjelajah sungai, yang dinamakan menurut namanya, yang mula-mula ditemukan oleh Mackenzie pada tahun 1793.

Para penjelajah dari Hudson’s Bay Company mulai menjelajah Sungai Kolumbia. Kedua perusahaan itu bergabung dengan nama Hudson’s Bay Company pada tahun 1821.

Pada tahun 1834, seorang pejabat perusahaan itu, yakni James Douglas, mendirikan Fort Victoria (kelak menjadi Victoria) di Pulau Vancouver. Inggris menghibahkan pulau itu kepada perusahaan tersebut dengan syarat agar dibentuk sebuah permukiman di sana. Douglas kemudian diangkat sebagai gubernur Pulau Vancouver.

Pada tahun 1858 tiba-tiba saja Victoria berubah menjadi kota yang tumbuh dengan pesatnya. Kota ini menjadi pos perbekalan bagi ribuan orang Amerika, Kanada, dan Australia dalam perjalanan mereka ke ladang emas Sungai Fraser.

Inggris kemudian mendirikan koloni Kolumbia Inggris di daratan induk dan mengangkat Douglas menjadi gubernur koloni itu pula. Demam emas meletakkan dasar bagi permukiman tetap di daerah pedalaman, sedangkan ditemukannya batubara di Nanaimo di Pulau Vancouver merupakan titik awal penyebaran permukiman ke arah utara Victoria.

Pada tahun 1867 Perjanjian Amerika Utara melahirkan Dominion Kanada yang merdeka, yang terdiri atas keempat propinsi di sebelah timur. Di daerah pesisir, kedua koloni tersebut bergabung menjadi Kolumbia Inggris, dengan Victoria sebagai ibu kotanya.

Kolumbia Inggris belum yakin ingin bergabung dengan propinsi-propinsi terpencil di Timur itu. Rakyat mulai memperdebatkan berbagai alternatif, yaitu akankah mereka tetap menjadi koloni mahkota Inggris?

Kesetiaan kepada Inggris di daerah ini jauh lebih kokoh ketimbang daerah lain di Kanada. Atau haruskah mereka mengajukan permohonan untuk bergabung dengan Amerika Serikat? Banyak di antara para pemukim di daerah itu adalah pencari tambang emas yang berasal dari Amerika.

Kanada menanggapi ancaman pemisahan diri ini dengan sebuah janji untuk membangun jalur kereta api lintas benua yang akan mempertautkan Kolumbia Inggris dengan daerah Timur. Dengan adanya syarat itu, Kolumbia Inggris sepakat menjadi propinsi keenam di Kanada pada tahun 1871. Pada saat itu penduduknya terdiri atas sekitar 9.000 orang Eropa dan orang Indian yang banyaknya kira-kira 3 kali lipat jumlah penduduk kulit putih.

Kanada menepati janjinya membangun jalur kereta api itu. Pada tahun 1885 buruh bangunan yang menggarap jalur ke barat bertemu dengan rekannya yang menuju ke timur dari Vancouver di sebuah ngarai di Kolumbia Inggris, dan mereka bersama-sama memancangkan paku yang mempertautkan daerah Timur dan Barat.

Kota Vancouver, dengan gubuk dan kemah yang terletak di ujung barat jalur kereta api itu, tumbuh menjadi pintu gerbang barat Kanada ke dunia luar dan menjadi sebuah kota metropolitan yang berhiaskan pencakar langit yang gemerlapan, arus lalu lintas yang semrawut, dan kompleks perumahan mentereng di sepanjang pesisirnya seperti sekarang ini.

Diulas oleh:
BARRY BROADFOOT, The Vancouver Sun
Editor: Sejarah Negara